FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 06-2020

    328

    BAKTI perkuat akses internet di NTT

    Kategori Sorotan Media | Viska

    FLORES TIMUR (IndoTelko) - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) memperkuat keberadaan titik akses internet di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
    “BAKTI di NTT sudah membangun 753 titik akses internet, itu adalah internet gratis yang langsung dihubungkan dengan satelit,” tutur Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate  dalam sambutannya pada acara peresmian akses internet yang berlangsung di Kantor Desa Woloklibang, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Jumat (26/6) lalu.
    Diungkapkannya, di Kabupaten Flores Timur terdapat 38 lokasi akses internet yang sudah dihubungkan langsung dengan satelit, baik satelit dalam negeri maupun satelit dari negara lain. Dari total 7.764 titik akses internet di seluruh Indonesia, 753 diantaranya terpasang hampir 20 Kabupaten di Provinsi NTT. Selain akses internet, sebanyak 133 lokasi di Provinsi NTT juga terpasang Base Transceiver Station (BTS), dan 5 lokasi Networking Operations Center Palapa Ring.
    Saat ini Indonesia menggunakan 9 satelit, 5 diantaranya dari Indonesia dan 4 lainnya dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 
    Menurutnya, satelit yang tersedia belum cukup sehingga masih banyak yang harus dikerjakan. “Untuk pendidikan di wilayah-wilayah yang backbone fiber optiknya sudah ada yang digelar oleh operator seluler misalnya itu, bisa mendapatkan akses internet yang besar karena ada jaringan fiber optiknya,” terang Menteri Johnny
    Johnny berharap, dari 58 titik akses internet di Kabupaten Flores Timur yang langsung dihubungkan ke satelit, dan juga BTS (Base Transceiver Station) yang sudah dibangun oleh BAKTI, dapat digunakan dengan baik. “Kita tentu harapkan bahwa fasilitas tersedia ini dapat digunakan dengan baik, karena ini diberikan untuk kantor desa, layanan pemerintahan berbasis elektronik, untuk sekolah dan untuk puskesmas dalam rangka pelayanan kesehatan,” kata Menkominfo. 
    Pembangunan infrastruktur TIK yang secara keseluruhan di wilayah 3T, baik melalui fiber optik, microwave link dan satelit yang sudah bisa disediakan semuanya pada tahun 2023 nanti, “Mudah-mudahan seluruhnya bisa digunakan melalui pelayanan online,” imbuhnya.(wn)
    Sumber: Indotelko.com

    Berita Terkait

    Pemerintah Akselerasi Penyediaan Internet di Fasyankes

    Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate menegaskan, pemerintah berkomitmen melakukan akselerasi penyediaan akses int Selengkapnya

    Pemerintah Akselerasi Akses Internet di Puskesmas dan Rumah Sakit

    Pemerintah berkomitmen mengakselerasi akses internet di fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di seluruh wilayah Indonesia, yakni di puske Selengkapnya

    Kementerian Kominfo bantu akses internet bagi terdampak COVID-19

    Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memberi bantuan layana Selengkapnya

    Permudah WFH dan SFH, 2.000 Akses Internet Disiapkan Hadapi New Normal

    Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyiapkan 2.000 titik akses internet d Selengkapnya