FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    21 07-2020

    253

    Gojek: Indonesia Siap Memasuki Transformasi Digital

    Kategori Berita Kementerian | Irso
    Vice President of Public Policy & Government Relations Gojek, Tricia Istiara Iskandar dalam Webinar Mendorong Akselerasi Transformasi Digital dari Ruang Serbaguna Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (21/07/2020).

    Jakarta, Indonesia - Sebagai salah satu startup digital terbesar di Asia Tenggara, Super App Gojek menilai karakter masyarakat Indonesia menandakan Indonesia sudah siap untuk memasuki era transformasi digital. 

    “Karakter dari pada masyarakat Indonesia dari angka-angka yang kita dapatkan, memang sudah menandakan bahwa Indonesia itu sudah siap memasuki era transformasi digital,” kata Vice President of Public Policy & Government Relations Gojek, Tricia Istiara Iskandar dalam Webinar Mendorong Akselerasi  Transformasi Digital dari Ruang Serbaguna Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Selasa (21/07/2020).

    Menurut Tricia  salah satu tanda kesiapan Indonesia memasuki transformasi digital adalah pengguna aktif internet sebanyak 175,4 juta dari total populasi 272,1 juta jiwa. Sedangkan di internal Gojek sendiri memiliki lebih dari 500 ribu mitra merchane, 96 persen diantaranya adalah pelaku UMKM.

    Selain itu, aplikasi Gojek telah didownload lebih dari 170 juta yang beroperasi di 215 kota di Asia Tenggara. Oleh karena itu, menurutnya masih banyak lagi karakter masyarakat yang secara langsung menandakan kesiapan Indonesia memasuki transformasi digital., terutama di saat pandemi Covid-19.

    “Dari data yang kita dapatkan, memang produk-produk kita seperti Go-Send selama bulan Ramadan itu bisa naik sekitar 103% karena adanya keterbatasan untuk keluar jadi menggunakan produk kita,” jelas Tricia.

    Peningkatan digital activities menurut Tricia juga berkat dukungan infrastruktur ICT dan dukungan jaringan internet dari Kementerian Kominfo sehingga selama pandemi Covid-19, layanan digital lainnya juga meningkat.

    “Event online pun jadi meningkat menjadi 32 kali, mungkin dulunya sedikit sekali Webinar seperti ini tetapi sekarang masyarakat bisa mengupload sendiri event online-nya untuk mempromosikan webinar-nya,” ujarnya.

    Menurut Tricia, layanan lain seperti donasi melalui Gopay meningkat dua kali lipat, pembelian obat di GoMed juga meningkat 103 dan transaksi GoFood naik tiga kali lipat. Peningkatan tersebut menurut Gojek tidak hanya untuk membantu UMKM, tetapi juga menandakan kesiapan Indonesia menuju transformasi digital.

    Berita Terkait

    Terapkan Digitalisasi Layanan untuk Dukung Percepatan Transformasi Digital

    Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti meminta seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Selengkapnya

    Menkominfo: Terapkan 3I Agar Jadi Pemenang di Era Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G.Plate menyatakan pandemi Covid-19 merupakan momentum bagi para siswa dan mahasiswa untuk mengasa Selengkapnya

    RUU PDP Lengkapi Momentum Percepatan Transformasi Digital

    Upaya bersama antara pemerintah dan DPR RI dalam mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (RUU PDP) menjadi pendorong mo Selengkapnya

    Pemerintah Tingkatkan Fasilitasi untuk Akselerasi Transformasi Digital

    Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ahmad M. Ramli menyatakan akselerasi transform Selengkapnya