FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    28 07-2020

    136

    Gabung Pendekatan, Kominfo Sosialisasi Gakum SFR

    Kategori Berita Kementerian | mth

    Yogyakarta, Kominfo –  Guna meningkatkan jangkauan sosialisasi penegakan hukum yang berkaitan dengan penggunaan spektrum frekuensi radio (SFR), Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (SFR) Kelas I Yogyakarta Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika menggabungkan pendekatan sosialisasi tatap muka dan dalam jaringan (daring).

    “Peserta sejumlah 100 orang menggunakan ruang dengan ukuran dua kali lipat dari jumlah yang hadir. Pelaksanaan sosialisasi tetap mengedepankan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19,” kata Kepala Balmon Yogyakarta Heriyanto, saat membuka Sosialisasi Pengawasan, Pengendalian dan Optimalisasi Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio di Wilayah DIY dan sekitarnya, di Yogyakarta, Senin (27/07/2020).

    Menurut Heriyanto, melalui strategi komunikasi yang terencana dan tepat, kegiatan sosialisasi menjadi salah satu media dalam menyampaikan informasi dan penjelasan mengenai penggunaan spektrum frekuensi radio. “Kegiatan ini dalam rangka penegakan hukum di bidang penggunaan spektrum frekuensi radio kepada masyarakat dan stakeholder terkait,“ ujarnya.

    Sosialisasi bertujuan memberikan pengetahuan kepada pengguna frekuensi radio di wilayah DIY dan sekitarnya tentang pentingnya Frekuensi BMKG dan Penerbangan. "Ada  juga informasi tentang layanan perizinan (e-licensing perizinan ISR) dan ketentuan operasional penggunaan spektrum frekuensi radio, sehingga peserta dapat mengaplikasikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait penegakan hukum bidang spektrum frekuensi," tutur Kepala Balmon SFR Kelas I Yogyakarta.

    Balmon Yogyakarta terus berupaya mendekatkan informasi seputar Spektrum Frekuensi Radio kepada masyarakat, baik melalui sosial media, meeting online dan metode lainnya yang efektif dan efisien. Diharapkan, pengawasan, pengendalian dan optimalisasi penggunaan spektrum frekuensi radio di wilayah DIY dan sekitarnya bisa dirasakan manfaatnya bersama.

    Narasumber yang hadir secara daring antara lain Kepala Stasium Iklim (BMKG), Reni Kraningtyas; Manager Teknik, Perum LPPNPI Cabang Yogyakarta Dudik Fahrudin Sukarno; dan Fahmi serta Adityawarman dari Ditjen SDDPI Kementerian Kominfo.  "Sedangkan peserta yang berasal dari komunitas postel, instansi pemerintah, dan stakeholders terkait di wilayah kerja Balmon Yogyakarta," ungkap Heriyanto.

    Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi, yang turut hadir di kegiatan tersebut, menjelaskan frekuensi sebagai sumberdaya terbatas harus dikelola dengan baik. “Seorang kepala daerah menertibkan wilayahnya. Akibat penggunaan frekuensi ilegal, dampaknya membahayakan dan bisa berakibat fatal, baik untuk melihat prakiraan cuaca, keselamatan penerbangan atau lainnya. Untuk itu pentingnya pengaturan penggunaan frekuensi radio agar tepat penggunaanya,” katanya.

    Berita Terkait

    Tingkatkan SDM, BPSDMP Kominfo Jabar Gelar Bimtek TIK

    Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika info Bandung Jawa Barat, bers Selengkapnya

    Bangun Infrastruktur TIK, Kominfo Siapkan Bauran Pembiayaan

    Kementerian Komunikasi dan Informatika saat ini tengah menyusun skema bauran pembiayaan atau blended financing untuk menyelesaikan pembangun Selengkapnya

    Pilkada 2020, Kominfo Sosialisasikan Pemilih Cerdas, Damai dan Sehat

    Kementeriaan Komunikasi dan Informatika tengah melaksanakan sosialisasi berkaitan dengan Pemilihan Umum Serentak 2020. Selaras dengan agenda Selengkapnya

    4 Kebijakan Prioritas Kominfo Dorong Akselerasi Transformasi Digital

    Sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan percepatan transformasi digital nasional, Kementerian Komunikasi dan Informatika Selengkapnya