FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    10 09-2020

    187

    Perlu Upaya Bersama Kendaikan Covid-19 dalam Pilkada Serentak

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Sejumlah anggota Satlantas Polres Boyolali membagikan masker kepada pengendara motor di Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (10/9/2020). Pembagian masker yang dilakukan Forkopimda Boyolali, KPU, dan Bawaslu tersebut bertujuan untuk mendukung percepatan penanganan COVID-19 serta kelancaran proses Pilkada Kabupaten Boyolali. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Jelang penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2020, Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) menegaskan pentingnya gotong royong dan penegakan protokol kesehatan di kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan Pilkada serentak 2020.

    Dalam acara Pencanangan Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 Yang Aman, Damai dan Sehat Kamis (10/9/2020) di Polda Metro Jaya, Erick mengatakan pemerintah saat ini terus berupaya menekan angka dan fatalitas kasus agar berangsur membaik. Hal ini menurutnya menjadi tanggung jawab bersama semua pihak, mulai dari KPU, Bawaslu termasuk para kontestan yang akan bertarung dalam pilkada.

    "Tolong dipastikan, bahwa suksesnya pilkada jangan menjadi kegagalan penanganan Covid-19. Karena tidak ada artinya, sukses pilkada tetapi penanganan Covid gagal," tegas Ketua Pelaksana KPCPEN Erick Thohir.

    Erick juga meminta para kontestan pilkada, mendukung upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjaga fatalitas kasus di tengah-tengah masyarakat, meskipun sedang bersaing dalam kontestasi pilkada. “Ini tanggung jawab bersama, dan pemimpin sejati adalah pemimpin yang bertanggung jawab pada masyarakat.”

    Ia melanjutkan, "Dalam tren-nya sendiri, fatalitas kasus kita baik, dari 9% di bulan April terus menurun menjadi 4% (Agustus), tetapi dibandingkan grafik (rata-rata) yang ada di dunia, kita masih lebih tinggi (persentasenya)."

    ”Sungguh kehilangan besar, bahwa karena Covid-19, ada anak yang kehilangan orang tuanya, orang tua kehilangan anaknya, dan suami yang kehilangan istrinya, dan sebaliknya. Bahkan dalam skala bernegara, negara telah kehilangan orang-orang terbaiknya, pemikir terbaiknya, para tenaga kesehatan, yang demikian berharga, dan semuanya tidak mudah tergantikan,” tambahnya.

    Oleh karena itu, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah berikut masyarakatnya harus menjaga agar penyebaran Covid-19 terkendali dan tren kesembuhan terus membaik. Memang diakuinya tidaklah mudah. "Tetapi kalau kita bergotong royong, Insya Allah bisa," tegas Erick.

    Untuk itu Operasi Yustisi akan diberlakukan. TNI-Polri bersama pemerintah daerah, didukung KPU, Bawaslu, tokoh agama, dan masyarakat akan menegakkan disiplin protokol kesehatan hingga ke desa-desa dan kelurahan. Hal itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo, bahwa 83 ribu titik yang tersebar di kelurahan dan desa menjadi ujung dari penyelesaian masalah.

    Pemerintah daerah harus bekerjasama dengan pemerintah pusat dan didukung penuh oleh KPCPEN dengan prioritas pada kesehatan. "Jadi prioritas Komite jelas: Indonesia sehat, Indonesia Bekerja, dan Indonesia Tumbuh dengan urutan prioritas yang jelas. Indonesia Sehat yang utama, kalau tidak sehat, maka tidak bekerja, kalau tidak bekerja, tidak tumbuh," ungkapnya.

    Untuk itu pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan memastikan bahwa Orang Tanpa Gejala (OTG) yang tidak bisa isolasi mandiri bisa dirawat di fasilitas seperti Wisma Atlet di Jakarta. “Ini agar memastikan kita bisa menjaga para dokter, perawat dan tenaga kesehatan, para pejuang dan pahlawan penanganan Covid-19, agar tidak kewalahan dan kelelahan. Seluruh Rumah Sakit bisa menjadi bagian upaya penanganan Covid-19, dengan memprioritaskan mereka yang memiliki gejala, dan menderita sakit,” tutup Erick.

    Berita Terkait

    Bersama 7 K/L Teknis, Kemenko Marves Bahas Manajemen Krisis dalam Komunikasi Pemerintah

    Guna mendukung koordinasi kehumasan tujuh kementerian dan lembaga, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi menggelar Forum Selengkapnya

    Presiden: Persiapkan Rencana Vaksin Covid-19 dengan Baik

    Selain persiapan matang yang dibutuhkan terkait pengadaan dan distribusi vaksin, edukasi mengenai rencana tersebut juga harus dilakukan deng Selengkapnya

    Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

    Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya agar peningkatan laju penularan pandemi tidak terjadi selepas masa libur tersebut. Selengkapnya

    Perlu Dukungan Positif Masyarakat Sukseskan Program Vaksin Covid-19

    Sebagai upaya pencegahan penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), pemerintah melakukan program vaksinasi, baik yang didatangkan dari Selengkapnya