FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    21 09-2020

    104

    Masker Scuba Dilarang karena Alasan Politik? Disinformasi!

    Kategori Berita Kementerian | srii003

    Jakarta, Kominfo - Beredar konten unggahan di media sosial Facebook. Isinya berupa tangkapan layar pemberitaan media televisi berkaitan dengan larangan penggunaan masker bertipe scuba. Larangan menggunakan masker scuba disebut-sebut merupakan bagian dari politik perusahaan.

    Berdasarkan penelusuran Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika, klaim keliru. Faktanya, larangan penggunaan masker bertipe scuba lebih kepada aspek fungsi.  Masker tersebut dianggap tidak efektif mencegah penyebaran Covid-19, bukan karena politik perusahaan.

    Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, masker scuba dan buff dinilai sebagai masker dengan satu lapisan, tipis dan mudah ditarik ke leher serta penggunaannya dirasa tidak berarti.

    Sebagai pencegahan, Wiku merekomendasikan masker bedah atau masker kain yang terdiri dari tiga lapisan kain katun.

    Hal itu juga dijelaskan oleh Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Kepala Leher RSA UGM, dr. Mahatma Sotya Bawono, M.Sc., Sp. THT-KL menyatakan bahwa penggunaan masker scuba dinilai tidak efektif sebagai pencegahan diri terhadap serangan Covid-19. 

    “Masker scuba memiliki efektifitas paling kecil hanya sekitar nol sampai lima persen sehingga tidak cukup untuk proteksi,” jelasnya seperti dilansir dari suara.com.

    Berikut laporan isuhoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Senin (21/09/2020):

    1. Surat Keputusan Penundaan Pilkada 2020 Akibat Pandemi Covid-19
    2. Penggunaan Masker Scuba Dilarang karena Alasan Politik
    3. Razia Masker Non Medis di Bundaran dekat SMPN 5 Kota Malang
    4. Tes Covid-19 di UK Adalah Bagian dari Konspirasi untuk Memanen Data DNA Biometrik Manusia
    5. Akun Facebook Mengatasnamakan Istri Gubernur Jawa Barat
    6. Foto Bakal Calon Wabup Muratara Inayatullah Berduaan dengan Wanita di Dalam Mobil
    7. Akun Facebook Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja Meminta Sumbangan
    8. Mata Pelajaran Sejarah Dihapus dari Kurikulum
    9. Minyak Kayu Putih Bisa Memutihkan Ketiak
    10. Ikan Siluman Tertangkap di Laut Cina Selatan

    Berita Terkait

    Menkopolhukam Dicopot? Awas Disinformasi!

    Beredar potongan video di media sosial Facebook berisi klaim bahwa Presiden Joko Widodo mencopot Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Selengkapnya

    Fatwa Haram MUI Soal Produk Prancis? Itu Disinformasi!

    Beredar sebuah narasi di sosial media Facebook yang menyebutkan MUI mengharamkan produk Prancis. Setelah ditelusuri oleh Tim AIS Kementerian Selengkapnya

    Video Penyerangan Ulama di Jakarta Selatan? Awas Disinformasi!

    Beredar konten video di media sosial Facebook yang memperlihatkan suasana keriuhan para santri di suatu tempat. Selengkapnya

    48 Orang Tewas Akibat Suntik Vaksin Covid-19? Awas Disinformasi!

    Beredar konten di media sosial Facebook mengenai adanya 48 warga Korea Selatan meninggal setelah mendapatkan vaksin Covid-19. Konten itu dis Selengkapnya