Digitalisasi Ekonomi dan Keuangan Syariah Bisa Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi untuk mencapai Visi Indonesia Maju mengalami tantangan yang cukup berat di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Cov Selengkapnya
Bogor, Kominfo - Berbagai perubahan penting telah terjadi di kawasan Indo-Pasifik dan dunia. Hal tersebut memberi kesempatan bagi negara-negara ASEAN untuk semakin memperkokoh kemitraan dengan negara-negara lain di kawasan sekitar, termasuk dengan India. Presiden Joko Widodo meyakini bahwa ASEAN dan India dapat memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan menghadang di masa mendatang.
India dapat menjadi mitra strategis ASEAN dalam penguatan kapasitas medis di kawasan, utamanya untuk mengelola atau menangani pandemi di masa ini, seperti peningkatan kapasitas pembuatan obat dan vaksin, bahan baku obat, hingga penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan.
“Kita harus mendorong akses kesehatan dengan harga terjangkau bagi semua, affordable health care for all,” ujarnya saat menyampaikan pidato secara virtual dalam KTT ke-17 ASEAN-India dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/11/2020).
Selain di bidang kesehatan, kemitraan ASEAN dan India dapat diarahkan bagi pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Dewasa ini, platform digital yang tengah dan terus berkembang mampu mendorong pergerakan ekonomi. India, sebagai salah satu negara dengan ekosistem ekonomi digital yang besar dan bertumbuh cepat, menurut Presiden dapat memperluas kerja samanya dengan negara-negara ASEAN yang juga tengah mengembangkan potensi ekonomi digital.
Kolaborasi terhadap peningkatan keamanan siber dan ranah digital juga sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, Kepala Negara menyambut baik program beasiswa India bagi 1.000 ilmuwan ASEAN.
“Saya sangat menyambut baik program beasiswa doktoral di Indian Institutes of Technology bagi 1.000 ilmuwan ASEAN, prakarsa Yang Mulia (Perdana Menteri Modi) cetuskan di tahun 2018. Kolaborasi ini dapat terus memperkuat dasar bagi kerja sama digital ASEAN-India,” kata Presiden.
Selain itu, Presiden berujar, pemulihan ekonomi mengharuskan kita untuk memperluas perdagangan. Kepala Negara percaya bahwa di saat yang tepat India dapat bergabung dengan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif regional (RCEP) untuk bersama meningkatkan daya saing dan rantai pasok di Indo-Pasifik.
“Perluasan konektivitas India dengan ASEAN adalah kunci penguatan kerja sama di berbagai bidang,” tuturnya.
Terakhir, Presiden percaya bahwa ASEAN Outlook on the Indo-Pacific dapat berperan menjadikan Indo-Pasifik kawasan yang stabil, aman, dan damai. Sinergi antara ASEAN Outlook dengan Indian-Pacific Ocean Initiative akan memperkuat kerja sama ASEAN-India.
Pertumbuhan ekonomi untuk mencapai Visi Indonesia Maju mengalami tantangan yang cukup berat di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Cov Selengkapnya
Pemerintah menyiapkan kurang lebih 4.300 hektare lahan bagi pengembangan kawasan. Pada fase pertama, 450 hektare disiapkan untuk membangun t Selengkapnya
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, I Gusti Bintang Darmawati menyatakan akses terhadap teknologi informasi menjadi kunci untuk meningk Selengkapnya
Momentum Peringatan Hari Konsumen Nasional 2021, Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengajak, seluruh masyarakat dapat meningkatkan pemaha Selengkapnya