FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    16 11-2020

    78

    Basahi Kepala Dulu Saat Mandi Sebabkan Stroke? Awas Hoaks!

    Kategori Berita Kementerian | doni003

    Jakarta, Kominfo – Di media sosial Facebook beredar konten unggahan yang menyatakan orang kerap mengalami stroke saat berada di kamar mandi karena mandi dalam urutan yang salah, dimulai dari kepala lebih dulu.

    Dalam konten itu, disebutkan urutan membasahi tubuh yang benar agar tidak terkena stroke, mulai dari menyiram air di telapak kaki hingga bahu dan kepala.

    Tim AIS Kementerian Komunikasi dan Informatika melakukan penelusuran fakta, hasilnya dilansir dari laman situs Kompas.com, klaim bahwa orang kerap mengalami stroke saat berada di kamar mandi karena mandi dalam urutan yang salah, dimulai dari kepala lebih dulu, tidak benar. 

    Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa membasahi kepala lebih dulu saat mandi dapat mengakibatkan stroke. Berikut laporan isu hoaks dan disinformasi yang telah diidentifikasi Tim AIS Kementerian Kominfo, Minggu (15/11/2020):

    1. Pekerja dari Tahun 1990-2019 Bisa Tarik Tunai Rp21 Juta dari Bank Indonesia
    2. Basahi Kepala Lebih Dulu saat Mandi Sebabkan Stroke
    3. Pernyataan Jack Ma tentang Jokowi yang Tidak Menanggapi Serius Hujatan dari Pembencinya
    4. Akun Facebook mengatasnamakan Gubernur Riau H. Syamsuar
    5. Akun WhatsApp Mengatasnamakan Bupati Kuningan untuk Meminta Sumbangan

    Berita Terkait

    Rapid Test Antigen di Rest Area Tol Jatim, Awas Hoaks!

    Telah beredar pesan berantai WhatsApp sebuah informasi yang mengatakan adanya rapid test antigen di beberapa titik di rest area atau tempat Selengkapnya

    Formaldehida dalam Vaksin Sebabkan Leukemia pada Anak? Itu Hoaks!

    Telah beredar pesan berantai melalui pesan instan WhatsApp berisi informasi mengenai kandungan formaldehida dalam vaksin bisa menyebabkan le Selengkapnya

    Tips Agar Hasil Tes Swab PCR Covid-19 Negatif? Awas Hoaks!

    Beredar unggahan video di YouTube mengenai cara agar ketika menjalani tes swab PCR Covid-19 hasilnya menjadi negatif. Konten video berdurasi Selengkapnya

    WNI Keturunan Dilarang Jadi Anggota Polri? Awas Disinformasi!

    Beredar sebuah konten disertai foto di media sosial Facebook yang menyesalkan di rezim Presiden Joko Widodo terdapat aparatur negara atau po Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA