FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    12 01-2021

    237

    Vaksinasi Upaya Jalankan Ajaran Agama untuk Saling Melindungi

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003
    Menag Yaqut Cholil Qoumas memberikan keterangan pers menyambut kedatangan 15 juta bahan baku vaksin COVID-19, di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. - (Setkab)

    Tangerang, Kominfo - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta seluruh umat beragama di Indonesia untuk tidak ragu berpartisipasi dalam program vaksinasi yang segera akan dijalankan pemerintah.

    “Saya ingin meminta kepada seluruh umat beragama, seluruh umat beragama yang sesuai dengan kriteria dan syarat kesehatan yang ditentukan, agar untuk jangan ragu mengikuti vaksinasi Covid-19 apabila nanti gilirannya sudah tiba,” ujarnya dalam keterangan pers menyambut kedatangan 15 juta bahan baku vaksin Covid-19, di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/01/2021).

    Menag menyampaikan, vaksinasi merupakan bagian dari upaya untuk menjalankan ajaran agama untuk saling melindungi. “Semua agama tanpa terkecuali mengajarkan kita untuk saling melindungi satu di antara yang lain, dan vaksinasi ini bagian dari upaya untuk menjalankan ajaran agama tersebut,” ujarnya.

    Program vaksinasi sendiri, imbuhnya, adalah upaya pemerintah untuk melindungi warganya. “Ini adalah ikhtiar atau usaha dari pemerintah sebagai wujud kecintaan pemerintah kepada warga negaranya, kecintaan pemerintah kepada bangsa Indonesia,” tuturnya.

    Menag menambahkan bahwa vaksin Covid-19 sudah memperoleh fatwa halal dan suci dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. “Artinya, vaksin ini boleh digunakan untuk seluruh umat Islam selama terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten,” ujarnya.

    Menutup keterangannya, Menag menekan bahwa vaksin bukanlah obat melainkan upaya pencegahan. Untuk itu, ia meminta semua pihak untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serte mencuci tangan).

    “Vaksin ini, sekali lagi, bukan obat tapi upaya pencegahan. Oleh karena itu, harus dilakukan secara simultan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang selama ini diberlakukan,” pungkasnya. 

    Berita Terkait

    Menparekraf: Banyak Perempuan Manfaatkan Internet untuk Jualan selama Pandemi

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menyatakan potensi ekonomi digit Selengkapnya

    Presiden Tinjau Vaksinasi Massal Petugas Publik Perbankan dan Pasar Modal

    Dalam pelaksanaan vaksinasi massal di lokasi tersebut, sebanyak 780 orang telah terdaftar untuk menerima dosis vaksin CoronaVac dari Sinovac Selengkapnya

    Pemerintah Terus Upayakan Kontra Radikalisme

    Peristiwa pengeboman yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar pada Minggu (28/03/2021) lalu menjadi isu hangat yang diperbincangkan. U Selengkapnya

    Pengaruh PPKM Mikro dan Vaksinasi Menjadi Kunci Utama Pengendalian Covid-19 di Indonesia

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan optimisme bahwa seluruh indikator pengendalian Covid-19 sudah menunj Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA