FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 01-2021

    232

    Banjir di Kalsel, Presiden Perintahkan Jajaran Segera Kirim Bantuan

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003
    Sejumlah relawan menggunakan perahu karet membantu evakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Kampung Melayu, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (15/1/2021). Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menyatakan peningkatan status siaga darurat menjadi tanggap darurat, keputusan itu diambil mengingat musibah banjir yang terjadi semakin meluas di beberapa daerah di Provinsi Kalimantan Selatan. - (antarafoto)

    Bogor, Kominfo - Presiden Joko Widodo telah mendapatkan laporan langsung melalui telepon dari Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) terkait dengan bencana banjir yang melanda wilayah tersebut. Presiden pun telah memerintahkan jajarannya, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (dahulu Basarnas), hingga TNI dan Polri untuk segera mengirim bantuan yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana tersebut.

    Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan keterangan pers sebelum menghadiri acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2021 secara virtual, dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/01/2021).

    “Ya tadi saya sudah menelepon Gubernur Kalimantan Selatan untuk mendapatkan laporan mengenai banjir yang ada di Kalimantan Selatan dan saya juga telah memerintahkan Kepala BNPB, telah memerintahkan juga kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk secepat-cepatnya mengirim bantuan, terutama yang berkaitan dengan perahu karet yang sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana banjir di Kalimantan Selatan,” kata Presiden.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden kembali mengajak seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dari berbagai bencana, terutama banjir dan longsor karena akhir-akhir ini terjadi peningkatan curah hujan yang cukup ekstrem.

    “Perhatikan selalu peringatan dini dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika),” imbuhnya.

    Kepala Negara memastikan, dirinya akan terus memantau perkembangan sejumlah bencana yang terjadi di Tanah Air, seperti bencana tanah longsor di Sumedang, Jawa Barat, bencana gempa bumi di Majene, Sulawesi Barat, dan bencana banjir di Kalimantan Selatan.

    “Kita ingin baik pemerintah daerah, pemerintah pusat selalu hadir di tengah masyarakat dalam keadaan bencana ini,” tandasnya.

    Berita Terkait

    Tiga Visi Besar Presiden untuk Kemajuan Inovasi dan Teknologi Nasional

    Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui UU Nomor 11 Tahun 2019 akan berandil besar dalam menghasilkan inovasi dan kemajuan t Selengkapnya

    Buka Rakernas BPPT, Presiden Dorong Perekonomian Berbasis Inovasi dan Teknologi

    Presiden RI Joko Widodo mendorong penerapan perekonomian yang dilaksanakan dengan berbasiskan inovasi dan teknologi. Hal tersebut disampaika Selengkapnya

    Presiden: Ubah Tantangan Jadi Peluang

    Situasi pandemi Covid-19 saat ini harus dihadapi dengan kerja keras dan tanpa rasa pantang menyerah. Sebaliknya, tantangan yang ada saat ini Selengkapnya

    Presiden: Pencegahan dan Mitigasi Kunci Utama Kurangi Risiko Bencana

    BNPB mencatat, dalam rentang waktu satu tahun dari Februari 2020 hingga Februari 2021, sedikitnya ada 3.253 bencana yang terjadi di Indonesi Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA