FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    12 02-2021

    327

    Wasdal Frekuensi Tingkatkan Kepatuhan Pengguna

    Kategori Berita Kominfo | mth

    Batam, Kominfo - Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Batam melakukan pengawasan dan pengendalian (Wasdal) spektrum frekuensi radio di kabupaten Bintan. Menurut Kepala Balai Monitoring Kelas II Batam Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika, Abdul Salam, kegiatan itu ditujukan untuk meningkatkan kepatuhan dalam penggunaan spektrum frekuensi radio.

    “Kegiatan rutin dan berkesinambungan ini dilakukan guna meningkatkan kepatuhan terhadap penggunaan spektrum frekuensi radio,” ujarnya di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (12/02/2021).

    Menurut Kabalmon Batam, teknis pelaksanaan kegiatan yang berlangsung sejak 9 hingga 13 Februari 2021 itu berpedoman pada Perdirjen SDPPI Nomor 6 Tahun 2020 tentang Monitoring, pengukuran, inspeksi, deteksi dan idenifikasi spektrum frekuensi radio.

    "Pedoman tersebut dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan wasdal dapat berlangsung dengan baik, akuntabel, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan," ungkapnya.

    Kabalmon Kelas II Batam memimpin langsung kegiatan bersama anggota Tim M. Bakti Silaban, Ilham Rizky Sulaeman dan M. Fuzan Alkasyaf. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengukuran parameter teknis dan kualitas wilayah layanan radio siaran FM serta pengukuran kualitas wilayah layanan televisi siaran analog.

    Ketentuan teknis penyelenggaraan radio siaran FM telah ditetapkan dalam Permen Kominfo Nomor 3 Tahun 2017 tentang rencana induk frekuensi radio untuk keperluan penyelenggaraan radio siaran FM, sedangkan televisi siaran ditetapkan dalam Permen Kominfo Nomor 31 Tahun 2014 tentang rencana induk (master plan) frekuensi radio penyelenggaraan televisi siaran analog UHF.

    Koordinator Fungsional PFR M. Bakti Silaban menjelaskan pengukuran parameter teknis radio siaran FM dilakukan terhadap karakteristik pemancar radio siaran FM yang meliputi center frekuensi, kuat medan (field strength), bandwidth, sporious emisi dan harmonisa. Adapun pengukuran kualitas layanan dilaksanakan pada test point titik terluar wilayah layanan.

    Hasil pengukuran menunjukkan parameter teknis radio siaran FM telah sesuai dengan Permen Kominfo Nomor 3 Tahun 2017, sedangkan kualitas wilayah layanan belum memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.

    Tim berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna frekuensi sehingga dalam pengukuran ini Tim juga memberikan sosialisasi di lapangan tentang ketentuan teknis pemancar radio siaran FM yang ditetapkan dalam Permen Kominfo Nomor 3 Tahun 2017 dan ketentuan teknis televisi siaran analog yang ditetapkan dalam Permen Kominfo Nomor 31 Tahun 2014.

    Sosialisasi ini bertujuan agar kedua beleid tersebut dipatuhi dan diindahkan. Apabila ditemui pelanggaran teknis penggunaan spektrum, diberikan kesempatan perbaikan selama kegiatan berlangsung dan jika sampai batas waktu perbaikan belum melakukan perbaikan maka akan diberikan teguran tertulis dan menjadi target operasi penertiban.

    Berita Terkait

    Kunjungi Monumen Pers Nasional, Menkominfo Ungkap Kebanggaannya

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengunjungi Monumen Pers Nasional. Tiba di lokasi sekitar pukul 08.50 WIB, Menteri Johnny Selengkapnya

    Komitmen Amankan Frekuensi Kebencanaan untuk Dukung Penanggulangan Bencana

    Penggunaan frekuensi kebencanaan menjadi kunci dalam penanggulangan kejadian bencana. Melalui frekuensi radio yang terjaga mala pelaksanaan Selengkapnya

    Awas Hoaks! Akun Instagram Mengatasnamakan Kartu Prakerja

    Beredar informasi akun Instagram yang mengatasnamakan Kartu Prakerja. Dalam profil akun tersebut mencantumkan e-mail yang didaku prakerja ya Selengkapnya

    Awas Hoaks! Surat Pengangkatan CPNS dari Kementerian PANRB

    Beredar di media sosial surat yang berisi tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Jalur Khusus T.A 2013/2014. Surat itu menga Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA