FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    02 06-2021

    124

    Percepat Transformasi Digital Nasional Tepat Guna, Pemerintah Ajak Kolaborasi Mastel

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Jakarta, Kominfo - Berdiri sejak tahun 1993, saat ini sudah ada 29 asosiasi sektor telematika, 11 perusahaan, 4 organisasi non-profit dan 342 anggota baik profesional, pakar maupun akademisi, yang tergabung dalam Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), dan menjadikannya organisasi penting di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Indonesia.  

     “Telematika sudah tidak bisa dilepaskan dari kehidupan masyarakat. Mastel memposisikan diri sebagai a living enablers yang dinamis, hub bagi seluruh pemangku kepentingan, serta ikut aktif menjadi fasilitator percepatan program transformasi digital nasional yang tepat guna,” ujar Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno dalam sambutannya pada Halalbihalal Mastel 2021 yang berlangsung virtual dari Jakarta, Selasa (25/05/2021).

    “Mastel memiliki concern agar telematika terus berkontribusi untuk pembangunan di Indonesia dalam segala bidang. Kontribusi mencakup sumber daya manusia, kesehatan dan pertumbuhan industri, kemandirian dan kedaulatan dalam bentuk pendapat, masukan dan rekomendasi atas kebijakan regulasi dan hukum telematika baik kepada regulator, industri maupun legislator,” sambung Sarwoto.

    Senada dengan Sarwoto, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Wahyu Utomo, yang mewakili Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, juga menyampaikan bahwa Kemenko Perekonomian senantiasa mendukung mastel.

    “Seperti yang disampaikan sebelumnya, Mastel memiliki tag line a living enabler dan tentunya sektor komunikasi di masa pandemi Covid-19 menunjukkan sektor yang konsisten untuk berkembang. Kami harapkan peran dari sektor ini dapat terus ditingkatkan dalam rangka mendukung pertumbuhan perekonomian ke depan,” tuturnya.

    “Walaupun perekonomian kita saat ini masih mengalami kontraksi tetapi kita yakin dengan kebersamaan dan program-program yang dilakukan oleh Pemerintah dan kita konsisten dalam menjalankan prokes tentunya pertumbuhan yang ditetapkan pada tahun ini mudah-mudahan bisa tercapai,” lanjut Wahyu.

    Dalam kesempatan tersebut, Wahyu Utomo juga turut menyampaikan program-program Pemerintah terkait pemulihan ekonomi nasional yang masih tetap akan konsisten didukung. Pemerintah juga berfokus pada lima bidang yakni kesehatan, perlindungan sosial, dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi, insentif usaha dan pajak, serta beberapa Program Prioritas yang di dalamnya termasuk pengembangan TIK.

    Selanjutnya, Pemerintah akan tetap mendorong pengembangan kawasan seperti Kawasan Industri dan Kawasan Ekonomi Khusus. Pemerintah berharap Mastel dapat terus mendukung hal tersebut di samping juga tetap mengawal pengembangan big data, blockchain dan lain-lain. “Untuk itu saya rasa kolaborasi antara Mastel, Pemerintah dan akademisi serta masyarakat dan industri sangat penting untuk memulihkan ekonomi kita ke depan. Mari kita memperkuat dan mempererat kerja sama,” ajak Wahyu.

    Turut hadir dalam acara ini antara lain Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Viada Hafid; Deputi Sistem Nasional, Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, Mayjen. TNI Moh. Hatta Usmar Rukka; Ketua Dewan Profesi dan Asosiasi Mastel; Ketua Tim Pelaksana Wantiknas; Direktur Telekomunikasi, Direktorat Jenderal PPI, Kementerian Komunikasi dan Informatika; Kepala Bidang Telekomunikasi, Asdep Koordinasi Telekomunikasi dan Informatika Kedeputian VII Kemenko Polhukam; Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Utama Badan Siber dan Sandi Negara; serta perwakilan dari Kementerian dan Lembaga terkait. 

    Berita Terkait

    Percepat Reformasi Birokrasi, Wapres Minta Roadmap Reformasi Birokrasi Dievaluasi

    Keluhan masyarakat terhadap kinerja birokrasi hingga kini masih terjadi, terlebih dengan adanya pandemi Covid-19. Sebagai contoh, berlarutny Selengkapnya

    Pimpin Rapat Hilirisasi Ekonomi Digital, Presiden Instruksikan Percepatan Digitalisasi UMKM

    Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar. Untuk itu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk Selengkapnya

    Transformasi Digital Industri dan Peningkatan Prestasi Olahraga Harus Beriringan

    Pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 telah menekan seluruh industri secara global, termasuk sektor industri olahraga. Sumber utama pemasukan bi Selengkapnya

    Majukan Ekonomi Syariah Nasional Melalui Riset dan Inovasi Teknologi

    Riset dan inovasi terus diperlukan di dalam pengembangan industri yang bertujuan untuk tercapainya kemajuan peradaban. Merujuk pada Peratura Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA