FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    31 08-2021

    838

    Sinergisitas Kominfo - Jabar untuk Cetak Talenta Digital

    Kategori Berita Kominfo | Irso

    Jakarta, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menciptakan talenta digital melalui Program Digital Talent Scholarship (DTS) tahun 2021.

    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Kementerian Kominfo Hary Budiarto menyatakan sinergi yang digagas tidak hanya dalam bentuk sosialisasi, tapi juga sinergisitas program. 

    “Kami berharap pemerintah provinsi Jawa Barat dapat mengamplifikasi program Digital Talent Scholarship yang mensinergikan ide-ide, program-program yang dapat mendukung terciptanya talenta digital di Indonesia dan khususnya di Jawa Barat,” ungkapnya dalam Sosialisasi Program Digital Talent Scholarship 2021 – Provinsi Jawa Barat, secara virtual dari Jakarta, Selasa (31/08/2021).

    Menurut Hary Budiarto, Program DTS Kominfo dapat berkontribusi dalam rangka mendorong penguatan SDM yang unggul di Indonesia, khususnya di Jawa Barat di era digital, era transformasi digital, dan era revolusi industri 4.0. 

    “Kita bisa terus bekerjasama pada tahun 2022, 2023 dan 2024 sehingga kita memasyarakatkan Jawa Barat menjadi masyarakat yang digital,” ujarnya 

    Menurut Kabalitbang Hary Budiarto, dalam program DTS, Kementerian Kominfo menyediakan 7 academy, antara lain Vocation School Graduate Academy (VSGA), Fresh Graduate Academy (FGA), Professional Academy (PRO), Thematic Academy (TA), Government Transformation Academy (GTA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), dan Talent Scouting Academy (TSA). 

    “Jadi bapak dan ibu bisa memilih akademi yang mana sesuai dengan profesi yang ada, dan juga ada 103 tema yang cukup banyak dari masing-masing akademi,” ujarnya.

    Kepala Balitbang SDM Kementerian Kominfo menjelaskan, 103 tema tersebut ditentukan berdasarkan kebutuhan di industri, lembaga publik maupun swasta, serta masyarakat secara umum.

    “Jadi kami melakukan sosialisasi untuk kegiatan pengembangan SDM digital ini agar dalam rangka masyarakat, khususnya di Jawa Barat bisa mengambil peluang-peluang dan potensi-potensi yang cukup besar,” jelasnya.

    Program DTS Kominfo 2021 dilaksanakan secara daring, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk turut mengambil bagian dalam program tersebut. 

    “Mumpung ini masih PPKM, bapak ibu ada di rumah bekerja secara online maka bisa mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian Kominfo di dalam mengembangkan SDM digital di Indonesia,” tandasnya.

    Sinergi Program 

    Kepala UPTD Pusat Layanan Digital, Data dan Informasi Geospasial (Jabar Digital Service), Agi Agung Gali Purwo menyatakan, Program DTS Kominfo sejalan dengan fokus pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam membangun industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK).  

    “Harapan kami melalui sosialisasi Digital Talent Scholarship ini benar-benar bisa untuk menghadirkan talenta digital yang memperkuat keberadaan instansi publik, karena instansi publik pun perlu diperkuat kebutuhan talenta digitalnya,” ujarnya. 

    Menurut Agi Agung, pandemi Covid-19 mengharuskan Indonesia termasuk secara global untuk fokus dalam pengembangan dan menghadirkan talenta digital di semua sektor.

    “Katakanlah kebutuhan talenta digital ini nampaknya hampir di semua lini dan di tingkat global pun, kita sama-sama memikirkan kira-kira strategi kebijakannya seperti apa agar talenta digital ini bisa atraktif untuk stay dan berkinerja di sektor publik di pemerintahan,” jelasnya. 

    Kepala UPTD PLDDIG Agi Agung menjelaskan, Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah penduduk terbanyak, yakni sekitar 20 dari total popluasi penduduk di Indonesia. Hal tersebut menurutnya perlu didukung dengan program dan kebijakan yang memerlukan talenta digital.

    “Untuk Jawa Barat, kami di sini tidak hanya ada wilayah urbannya saja tapi kawasan pedesaannya juga cukup banyak dan ada banyak challenge, dari mulai digital devide, masyarakat kita yang mudah sekali percaya hoaks, kemudian infrastruktur juga berbeda-berbeda-beda,” ujarnya.

    Kepala UPTD PLDDIG menyatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memiliki visi pembangunan digital dengan tagline Jabar Digital Province. Tagline sebagai bentuk inisiatif dan upaya untuk memperkuat unit digital di Pemprov Jabar. 

    “Karena maju mundur sebuah organisasi sangat bergantung kepada SDM-nya dan kami di Jawa Barat merasakan sendiri kurangnya talenta digital di lingkungan pemerintahan,” tandasnya.

    Menurut Kepala UPTD PLDDIG Agi Agung, Pemprov Jabar memiliki beberapa program yang juga sejalan dengan program di Kementerian Kominfo, seperti program Desa Digital Tematik

    “Program ini kita kolaborasi dengan startup yang konsern untuk pembangunan digital di desa dengan beberapa tema di sektor pertanian, kesehatan, pendidikan, perikanan. Kita juga diberikan bantuan oleh rekan-rekan dari Kominfo untuk penyediaan Wi-Fi gratis melalui program BAKTI (Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi),” imbuhnya.

    Berita Terkait

    Manfaatkan SiCantik Cloud, Kominfo: Layanan Terpadu Hemat Biaya

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong pemerintah daerah memanfaatkan SiCantik Cloud. Layanan itu akan memadukan layanan perizinan Selengkapnya

    Buka Pelatihan DLA, Kominfo Siapkan 300 Kursi untuk Jadi Pemimpin Digital

    Program Pelatihan Digital Leadership Academy (DLA) telah dibuka sejak 19 Agustus 2021. Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan kes Selengkapnya

    Inilah Tiga Pendekatan Kominfo Kembangkan Talenta Digital Indonesia

    Upaya Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk mendukung ekosistem digital tidak hanya dengan membangun infrastruktur digital. Namun, pa Selengkapnya

    Menkominfo: Lahan Stasiun Bumi SATRIA-I Sesuai Tata Ruang Daerah

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan penyiapan stasiun bumi Satelit Multifungsi Satelit Republik Indonesia (SATRIA- Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA