FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    31 08-2021

    349

    Pemerintah Siapkan Stimulus BBI dan Bantuan Permodalan DigiKU

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003

    Jakarta, Kominfo - Tahun 2020, sekitar 88% pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah mengalami penurunan permintaan produknya hingga 60%. Guna meningkatkan permintaan produk Artisan Indonesia, pemerintah terus mendorong Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), pemberian stimulus BBI, serta penyediaan modal melalui DigiKU.

    “Menyangkut seperti program stimulus, menurut saya programnya sangat bagus sekali, karena jumlah yang masuk sekarang juga meningkat untuk UMKM,” ujar Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam rapat koordinasi yang berangsung virtual dari Jakarta, Selasa (31/08/2021).

    Menko Luhut menegaskan bahwa seluruh program dorongan UMKM ini harus ditindaklanjuti dengan baik dan optimal. “Kita bisa dorong UMKM untuk membuat yang lebih hightech. Kita juga bisa fokus ke UMKM yang bisa memanfaatkan teknologi sehingga ini bisa membantu kemajuan bangsa di depan,” tandasnya.

    Dalam pertemuan tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo R. M. Manuhutu menjelaskan telah terjadi penurunan permintaan terhadap produk Artisan Indonesia selama masa Pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pemerintah akan meningkatkan pendampingan yang meliputi kampanye Gernas BBI, pemberian Stimulus BBI, serta penyediaan permodalan UMKM melalui DigiKU.

    “DigiKU rencananya dalam waktu dekat akan diluncurkan kembali dengan target penyaluran kredit sebesar 16 triliun rupiah,” tutur Deputi Odo.

    DigiKu merupakan program penyaluran kredit untuk UMKM yang disediakan pemerintah melalui HIMBARA yang dapat menjadi alternatif pembiayaan yang aman dan terjangkau bagi UMKM/UKM/Artisan.

    Hingga Juli 2021, tercatat jumlah UMKM/IKM/Artisan on-boarding telah mencapai 7.217.201 unit atau mengalami peningkatan sebesar 90% sejak BBI diluncurkan, sehingga total saat ini sudah mencapai 15,2 juta unit. Selanjutnya, Kampanye Gernas BBI juga akan dilanjutkan secara berkesinambungan untuk bulan September hingga November 2021 yang turut dilakukan oleh KKP di Aceh, Kemendes PDTT di Kalimantan Timur, serta Kemendikbud Ristek di Maluku. Kampanye tersebut dilakukan guna meningkatkan literasi digital dan finansial, serta mendorong peningkatan transaksi belanja produk artisan.

    Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan Stimulus BBI, yang merupakan program dukungan yang diberikan melalui pemberian insentif untuk belanja. Penerima stimulus BBI adalah merchant/pelaku UMKM yang ada di e-commerce dan tergabung dalam program, serta secara tidak langsung adalah pembeli/konsumen akhir yang berbelanja. Stimulus BBI diberikan kepada pelaku ekonomi kreatif subsektor Fesyen, Kuliner, dan Kriya dengan total anggaran senilai Rp 200 miliar rupiah.

    “Program Stimulus BBI akan segera dilaksanakan untuk mendukung pemulihan ekonomi di Q3 dan Q4,” tutur Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo dalam pertemuan yang sama.

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menyampaikan dukungannya dalam pelaksanaan Gernas BBI dengan melakukan perluasan akses pembiayaan dan pengembanyak skema pembiayaan UMKM dari hulu ke hilir. “OJK juga memfasilitasi digitalisasi UMKM serta membangun kampus UMKM sebagai pembinaan dan pendampingan bagi UMKM,” jelas Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso.

    Berita Terkait

    Pemerintah Tetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022

    Pemerintah telah menyepakati dan menetapkan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2022. Selengkapnya

    Presiden Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Objek Reforma Agraria

    Penyerahan sertifikat kali ini juga istimewa karena sertifikat-sertifikat tersebut berasal dari tambahan tanah baru dari pemerintah untuk ma Selengkapnya

    Pemerintah Dorong Industri Film Manfaatkan Platform Digital

    “Pembukaan bioskop telah dilakukan seiring dengan perbaikan level PPKM. Ini diterapkan di daerah PPKM Level 3 dan 2. Aplikasi PeduliLindun Selengkapnya

    Pemerintah Lanjutkan PPKM Luar Jawa-Bali Hingga 4 Oktober, Penyesuaian Pembatasan di Level 3

    Pemerintah kembali melanjutkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Luar Jawa-Bali, yang berlaku tanggal 21 Sept Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA