FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    23 09-2021

    215

    Indonesia Dorong Penguatan Sistem Ketahanan Kesehatan Dunia pada Global Covid-19 Summit

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Bogor, Kominfo - Krisis Covid-19 menunjukkan rapuhnya ketahanan kesehatan global, baik di negara berkembang maupun di negara maju. Oleh sebab itu, arsitektur sistem ketahanan kesehatan dunia harus diperkuat, seperti yang telah dilakukan oleh IMF atau Dana Moneter Internasional di bidang keuangan.

    Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam acara Global Covid-19 Summit yang digelar secara virtual, dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/09/2021)

    “Kita harus menyusun mekanisme baru penggalangan sumber daya kesehatan dunia, termasuk untuk pembiayaan darurat kesehatan dunia yang antara lain digunakan untuk pembelian vaksin, obat, dan alat kesehatan,” ujar Presiden.

    Menurut Presiden, standar protokol kesehatan global harus segera disusun agar standar di semua negara bisa sama. Standar tersebut antara lain mengatur tentang perjalanan lintas batas negara.

    Di samping itu, Presiden Jokowi juga menyerukan agar negara berkembang harus diberdayakan menjadi bagian dari solusi. Kapasitas manufaktur lokal harus dibangun agar kebutuhan vaksin, obat-obatan, dan alat kesehatan bisa tersedia secara cepat dan merata di seluruh dunia.

    “Indonesia berkomitmen dan mampu menjadi bagian dari rantai pasok global,” jelasnya.

    Berkaitan dengan vaksin, Presiden menegaskan ketimpangan vaksin antarnegara harus segera diatasi. Melalui Covax Facility, kerja sama berbagi dosis atau dose-sharing dan akses yang merata terhadap vaksin harus ditingkatkan.

    Presiden juga meminta agar politisasi dan nasionalisme vaksin harus diakhiri. Menurutnya, solidaritas dan kerja sama merupakan kunci agar dunia segera keluar dari pandemi dan segera pulih bersama.

    “Sebagai Presiden G20 tahun depan, Indonesia akan berkontribusi pada upaya dunia memperkuat arsitektur ketahanan kesehatan global demi anak cucu kita di masa depan,” tandasnya.

    Untuk diketahui, pertemuan tingkat tinggi dunia terkait penanganan pandemi Covid-19 tersebut digagas oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Ini merupakan pertemuan kedua yang digagas Presiden Biden setelah Meeting of Major Economic Forum pada 17 September 2021 lalu.

    Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut yaitu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

    Berita Terkait

    Pemerintah Dorong Kemandirian Sektor Kesehatan

    Pandemi Covid-19 telah memicu berbagai perubahan di sektor kesehatan secara global. Indonesia pun dituntut untuk mampu beradaptasi sehingga Selengkapnya

    Presiden Dorong Mentan Seriusi Porang Jadi Komoditas Andalan Ekspor

    Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk menjadikan porang sebagai komoditas ekspor andalan baru di Selengkapnya

    Sinergisitas untuk Hapus Kejahatan Online pada Perempuan dan Akan

    Menteri PPPA menjelaskan, kekerasan seksual online secara skala dampaknya akan menjadi lebih luas. Beberapa bentuk kekerasan seksual online Selengkapnya

    Perkuat Solidaritas dan Kerja Sama IMT-GT Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan perlunya memperkuat solidaritas dan kerja sama Sub-Regional Indonesia- Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA