FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    24 10-2021

    496

    Transaksi e-Commerce Lampaui Rp 266 Triliun, Pemerintah Gencarkan e-Smart IKM

    Kategori Berita Pemerintahan | adhi004
    Pengunjung bertransaksi menggunakan QRIS di kios oleh-oleh pasar Mama-mama Papua, Jayapura, Papua, Sabtu (23/10/2021). Sebanyak 34 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan dan mitra Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Papua menggunakan QRIS sebagai sarana pembayaran digital. - (antarafoto)

    Jakarta Pusat, Kominfo - Pemerintah berupaya mendorong para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dapat mengaplikasikan teknologi digital termasuk dalam aspek pemasaran.  Transformasi digital yang terjadi saat ini dipercepat dengan kondisi dunia karena terjadinya pandemi Covid-19. Kondisi tersebut telah mengubah perilaku konsumen, salah satunya dalam hal pemilihan saluran pembelian atau belanja konsumen.

    Plt. Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian, Reni Yanita menyampaikan, pihaknya melihat adanya peluang ekonomi digital Indonesia yang begitu luar biasa. Oleh karena itu, pada tahun 2017, Kemenperin meluncurkan program e-Smart IKM.

    “Program ini diharapkan agar produk-produk IKM nasional memiliki kualitas yang bisa berdaya saing global, dengan memanfaatkan platform digital yang ada seperti e-commerce, website dan media social,” tutur Reni di Jakarta Pusat, Minggu (24/10/2021).

    Menurut data Bank Indonesia (BI), nilai transaksi e-commerce Indonesia pada tahun 2020 mencapai Rp266,3 triliun. Sejak tahun 2020, pelaksanaan program e-Smart IKM menjadi bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Gernas BBI merupakan sebuah gerakan nasional sebagai bentuk dukungan terhadap industri/produk dalam negeri.

    “Selain itu, kampanye Gernas BBI yang intens dilakukan pemerintah juga bertujuan meningkatkan UMKM/IKM onboarding di plaform digital, dengan target sebanyak 30 juta UMKM/IKM onboarding pada tahun 2023,” ungkapnya.

    Plt. Dirjen Reni menambahkan, pihaknya telah melaksanakan berbagai program dalam mendukung Gernas BBI, di antaranya pelaksanaan webinar series bersama marketplace Indonesia dan puncaknya pada Festival Joglosemar pada bulan Mei 2021. Sebagai kelanjutan program pembinaan dari Gernas BBI,Ditjen IKMA melaksanakan kegiatan Workshope-Smart IKM bagi sentra IKM di Kota Malang.

    ‘’Sebagai tindak lanjut program e-Smart IKM ini, ke depannya kepada para IKM yang aktif dan lolos kurasi akan dipilih untuk mengikuti sustainable program dari Ditjen IKMA, antara lainpendampingan digital marketing, manajemen usaha, dan fasilitasi membership di e-commerce global dalam program IKM Go Global,” paparnya.

    Plt. Dirjen Reni mengajak pemerintah daerah dan kolaborator untuk dapat meneruskan pembinaan kepada para IKM, sehingga mereka mendapat akses untuk terus berkembang dalam rangka meningkatkan daya saing industri demi masa depan Indonesia yang lebih baik. “Apresiasi yang sebesar-besarnyakepada marketplace yang bersedia berkolaborasi bersama kami dalam upaya edukasi kepada IKM. Sudah saatnya marketplace di Indonesia dibanjiri oleh produk lokal,” tambahnya.

    Berita Terkait

    Dorong Transformasi Digital, Pemerintah Tingkatkan Alokasi Pendanaan Infrastruktur Digital

    Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan berbagai program pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi. Selengkapnya

    Siap Hadapi Event Internasional, Pemerintah Terapkan Sistem Bubble

    Dengan menerapkan kebijakan yang memungkinkan masuknya Wisatawan Asing (dari Singapura), namun hanya di Kawasan tertentu dan terbatas, sehin Selengkapnya

    Promosikan Potensi Investasi dan Pariwisata, Pemerintah Gelar Side Events G20

    Tujuannya, untuk mempromosikan keragaman budaya sekaligus potensi wisata dan investasi yang ada di Indonesia, serta menggerakkan perekonomia Selengkapnya

    Pandemi Covid-19 Terkendali Selama Nataru, Pemerintah Apresiasi Peran Masyarakat

    Pemerintah menilai pengendalian mobilitas masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19 selama hari Natal 2021 dan tahun baru 2022 berjalan s Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA