FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    04 11-2021

    272

    Kemenag Segera Rilis Empat Aplikasi Layanan Digital Umat Hindu

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Jakarta, Kominfo - Transformasi digital yang diusung Menag Yaqut Cholil Qoumas sejak memimpin Kementerian Agama terus bergulir. Terbaru, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu akan merilis empat aplikasi layanan digital.

    “Empat aplikasi layanan digital ini merupakan buah kerja sama antara Ditjen Bimas Hindu dengan programmer-programmer dari kalangan anak muda Hindu,” ungkap Dirjen Bimas Hindu, Tri Handoko Seto, di Jakarta, Kamis (04/11/2021).

    Rilis aplikasi yang diharapkan memudahkan akses layanan masyarakat ini akan digelar Sabtu minggu ini. Ada empat aplikasi, yaitu: e-Pasraman, Sindu (Sistem Informasi Hindu), Wedangga (Weda dalam Genggaman Anda), dan Digital Arsip.

    e-Pasraman adalah aplikasi layanan pendidikan Hindu berbasis digital. Aplikasi ini dihadirkan untuk membantu proses belajar mengajar antara siswa dan tenaga pengajar di Pasraman.

    “Melalui aplikasi ini, orang tua siswa nantinya juga dapat turut mengawasi perkembangan proses belajar anak-anaknya,” sambungnya.

    Sindu merupakan sistem aplikasi digital berbasis web yang terintegrasi dengan data-data keumatan Hindu. Misalnya, data pendidikan, data penyuluh, guru agama, data pegawai, dan data lainnya.

    “Sindu akan menjadi holding application. Jadi hanya dengan mengakses Sindu, user bisa terintegrasi dengan berbagai data dan layanan aplikasi digital Bimas Hindu RI,” tutur Tri Handoko Seto.

    “Sindu akan menjadi aplikasi yang terus bertumbuh untuk memberikan pelayanan mudah, murah, dan cepat,” sambungnya.

    Terkait Wedangga, Tri Handoko Seto menjelaskan bahwa itu adalah aplikasi media digital berbasis web yang mempermudah umat mengakses kitab suci Hindu. "Melalui aplikasi ini, umat tidak hanya ditampilkan teks asli dan terjemahannya saja, namun juga bisa mendengarkan langsung lantunan beserta terjemahannya,” tuturnya.

    Aplikasi keempat yang akan dirilis adalah Digital Arsip. Ini merupakan transformasi model pengarsipan dokumen kepegawaian Ditjen Bimas Hindu. Rilis empat aplikasi ini akan disiarkan secara langsung melalui kanal media Youtube Bimas Hindu RI.

    “Nanti akan ada demo aplikasi. Kita harapkan umat Hindu dari berbagai daerah ikut bergabung secara virtual agar bisa lebih familier dengan fitur-fiturnya,” tutup Tri Handoko Seto.

    Sumber

    Berita Terkait

    Menteri Senior Singapura Apresiasi Penanganan Covid-19 di Indonesia

    Pada kesempatan ini Menteri Senior Teo Chee Hean pun menyampaikan apresiasinya terhadap Indonesia yang sangat baik dalam menangani pandemi C Selengkapnya

    Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi Transformasi Digital yang Inovatif

    “Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama memperkuat sinergi lintas sektor dan stakeholders, dengan para pelaku usaha, profesional, aka Selengkapnya

    Peningkatan Potensi Ekonomi Digital untuk Mendukung UMKM

    “Program Kartu Prakerja juga turut membantu para pelaku usaha maupun calon pelaku usaha untuk meningkatkan kompetensinya. Berdasarkan data Selengkapnya

    Pemerintah Dorong UMKM Perempuan Maksimalkan Potensi Lewat Digitalisasi dan Sertifikasi Halal

    Dibandingkan dengan rata-rata dunia, perempuan Indonesia memiliki rasio kepemilikan usaha yang lebih tinggi. Data dari Google dan Kantar pad Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA