FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    22 11-2021

    126

    Pantau Situasi Pandemi Global, Menkes: Tetap Waspada

    Kategori Berita Pemerintahan | adhi004
    Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) di Kantor Presiden, pada Senin, 22 November 2021. - (BPMI)

    Jakarta Pusat, Kominfo - Pemerintah terus memantau perkembangan situasi pandemi Covid-19 secara global. Presiden Joko Widodo menekankan seluruh masyarakat untuk tetap waspada terutama dalam menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    “Semua gerakan atau kejadian kasus di negara-negara luar negeri ini kita pelajari dengan ketat, kita awasi dengan ketat dan kita laporkan ke Bapak Presiden agar membuat kita tetap waspada terutama di masa Nataru ini,” ucap Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, dalam keterangannya selepas rapat terbatas (ratas) yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (22/11/2021).

    Budi menyebutkan bahwa kasus konfirmasi Covid-19 di Eropa terus mengalami peningkatan yang disebabkan oleh varian delta dan turunannya. Namun, kasus konfirmasi di beberapa negara yang sempat terkena virus korona varian delta sudah mulai melandai.

    “India yang dulu pernah puncaknya terkena delta, sekarang masih landai sesudah 195 hari. Contohnya juga Afrika Selatan pernah kena delta juga sekarang melandai sudah 134 hari. Indonesia 124 hari, Maroko 101 hari, dan Jepang 86 hari,” ujar Budi.

    Pemerintah juga terus mengamati perkembangan situasi pandemi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang masih terpantau aman. Namun, Budi mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap kenaikan kasus di setiap daerah.

    “Walaupun memang jumlahnya masih kecil, positivity rate-nya masih rendah, BOR rumah sakitnya juga masih rendah, tapi kita mengikuti daerah-daerah ini agar jangan sampai kita terlambat kalau nanti ada kenaikan,” lanjut Menteri Kesehatan.

    Menteri Kesehatan pun meminta pemerintah daerah untuk terus memperhatikan dan meningkatkan kedisiplinan dalam pengetesan dan pelacakan di daerahnya masing-masing. Hal ini dinilai penting untuk mencegah adanya gelombang baru.

    “Jadi testing harus dilakukan terhadap orang-orang kontak erat hasil dari tracing. Kami melihat kota-kota yang ada kenaikan disiplin untuk tracing kontak eratnya dan melakukan testing bagi orang yang didefinisikan sebagai kontak kerat sudah sangat rendah,” ucap Budi.

    Budi mengatakan bahwa pemerintah Indonesia telah menyuntikkan 225 juta dosis vaksin Covid-19. Menteri Kesehatan mengimbau masyarakat Indonesia yang belum divaksin untuk segera mendapatkan vaksinasi, terutama untuk para lansia.

    “Tidak usah khawatir, vaksin-vaksin sudah terbukti aman, tidak usah ragu-ragu untuk segera divaksin, jangan sampai terjadi apa yang di Eropa bisa terjadi di Indonesia,” tandas Budi.

    Berita Terkait

    Tren Kasus Covid-19 Menurun, Presiden Ingatkan Jajarannya Tetap Waspada

    Presiden RI Joko Widodo meminta jajarannya untuk tetap waspada dalam menghadapi pandemi Covid-19 terutama menjelang libur Natal dan Tahun Ba Selengkapnya

    Manfaatkan Peluang Ekonomi Digital, Menko Perekonomian: Jadi Pemain Bukan Target Pasar

    “Nilai transaksi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 124 Milliar pada tahun 2025. Dari besarnya potensi tersebut, pelaku Selengkapnya

    Situasi Pandemi Masih Terkendali Meski Ada Peningkatan Kasus

    Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan menyatakan situasi pandemi Covid-19 saat ini terkendali meski terjadi p Selengkapnya

    Lanjutkan PPKM Berbasis Level, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

    Wakil Presiden K. H. Ma’ruf Amin memimpin Rapat Terbatas tentang Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), secara virtu Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA