FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    25 11-2021

    77

    Hari Guru Nasional 2021, Presiden: Mari Bersama Pulihkan Pendidikan

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Meski tengah diterpa oleh pandemi COVID-19, pendidikan di tanah air masih dapat terus berlangsung karena adanya inovasi, kreativitas, dan dedikasi para guru. Hal tersebut disampaikan Presiden RI Joko Widodo menyambut Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2021 yang jatuh pada hari Kamis (25/11/2021).

    “Hampir dua tahun dalam selubung pandemi global, dunia pendidikan di tanah air tetap berjalan meski dengan penyesuaian di sana-sini. Semua itu bisa berlangsung berkat inovasi, kreativitas, adaptasi teknologi, dan tentu saja dedikasi para guru untuk tetap setia mengawal pendidikan generasi muda,” ujar Presiden pada akun twitter resminya @Jokowi, Kamis (25/11/2021).

    Dalam momentum peringatan yang mengusung tema “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan”, Presiden meminta semua pihak untuk bekerja sama dalam memulihkan pendidikan yang terdampak akibat pandemi.

    “Kini, seraya bekerja keras mengakhiri pandemi ini, mari bergandeng tangan untuk bersama memulihkan pendidikan,” ujarnya.

    Sementara itu, Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf amin menilai bahwa peran guru sangat vital bahkan tidak tergantikan dalam menavigasi putra-putri bangsa di tengah berbagai tantangan dunia modern dan kemajuan teknologi. Guru memegang peranan penting dalam upaya pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk mewujudkan Indonesia Maju. Oleh karena itu, Wapres menegaskan bahwa pemerintah akan terus meningkatkan kesejahteraan para guru sebagai penyemai tunas bangsa tersebut.

    “Pemerintah akan terus memperbaiki kualitas pendidikan, termasuk meningkatkan kesejahteraan guru,” tegas Wapres, Kamis (25/11/2021).

    Lebih lanjut, Wapres menyebutkan bahwa guru bukan sekadar profesi, melainkan bakti mulia para pendidik untuk membentuk karakter, mengasah kemampuan, dan mempersiapkan masa depan sebuah bangsa.

    “Pasca bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki pada tahun 1945, gurulah yang menjadi tumpuan bangsa Jepang untuk bangkit membangun kembali negerinya yang sudah porak-poranda,” tuturnya.

    Dalam masa perjuangan, sambung Wapres, di Indonesia juga muncul para pahlawan dalam dunia pendidikan. “Kita pun memiliki pahlawan-pahlawan kemerdekaan yang membaktikan diri sebagai pendidik anak bangsa, seperti Ki Hajar Dewantara, Dewi Sartika, serta lainnya,” sebutnya.

    Maka tak elak, kata Wapres, jika selama ini guru dikenal sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, karena memang jasanya tidak akan pernah ternilai. “Jasa mereka sangat besar karena selain menjadi teladan dan suluh kehidupan, guru juga telah menjadi sumber kekuatan bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.

    Dalam momen peringatan Hari Guru Nasional ini, Wapres mengucapkan terima kasih atas segala dedikasi para guru. “Kepada kalian para guru, kami semua mengucapkan terima kasih atas dedikasi kalian yang tulus dalam menyemai tunas-tunas bangsa,” ungkapnya.

    Terakhir, Wapres pun mengucapkan selamat Hari Guru Nasional 2021 kepada para guru di seluruh penjuru tanah air. “Selamat Hari Guru. Indonesia maju karena baktimu yang tidak kenal waktu,” pungkasnya.

    Sumber 

    Berita Terkait

    Bertemu Menlu Prancis, Presiden Dorong Percepatan Indonesia-EU CEPA

    Dalam pertemuan tersebut, Presiden menyampaikan lima poin utama terkait hubungan kedua negara. Selengkapnya

    Aktivitas Ekonomi Kembali Normal, Presiden: Waspada Ketidakpastian Global

    Presiden mengatakan bahwa purchasing manager index (PMI) juga sudah menunjukkan angka yang lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi. Selengkapnya

    Presiden: Investasi Jangkar Pemulihan Ekonomi Indonesia

    Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara meminta seluruh jajarannya untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh investor tan Selengkapnya

    Wapres Apreasiasi Semangat Santri Berkarya di Tengah Pandemi

    Wapres memberikan apresiasinya atas acara penganugerahan yang selama dua tahun terakhir diadakan di masa pandemi Covid-19. Sebab, acara ini Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA