FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    08 01-2022

    196

    Pemerintah Dorong PT dan SMK Terlibat Pengembangan Mobil Listrik

    Kategori Berita Pemerintahan | srii003

    Jakarta Pusat, Kominfo - Dunia industri dan otomotif di Tanah Air akan terus mengalami perkembangan. Salah satu yang menjadi program jangka panjang pemerintah dalam dunia industri dan otomotif adalah dengan mengembangkan mobil listrik. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy sangat mendorong pengembangan mobil listrik, terutama yang dilakukan oleh lembaga pendidikan baik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) maupun perguruan tinggi.

    “Saya akan berupaya untuk menghubungkan gagasan-gagasan yang ada di SMK ataupun perguruan tinggi dengan pihak terlibat termasuk dunia industri. Mudah-mudahan ini bisa memotivasi dan mendorong SMK untuk ambil bagian dalam program jangka panjang transportasi listrik,” ujarnya saat memberikan arahan pada Diskusi antar Kepala SMK Muhammadiyah dengan perwakilan Perguruan Tinggi Muhammadiyah secara daring, dari Jakarta Pusat, Sabtu (08/01/2022).

    Pada kesempatan diskusi yang diadakan Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah itu, para Kepala SMK Muhammadiyah dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah menyatakan komitmen untuk dapat turut mendukung program jangka panjang pemerintah dalam mengembangkan transportasi listrik di Indonesia.

    Menyambut baik komitmen tersebut, Menko PMK langsung meminta data konkret dari jumlah SMK dan Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang nantinya bakal terlibat dalam pengembangan mobil listrik di lembaga pendidikan. Ia pun mengimbau agar SMK maupun perguruan tinggi itu dapat menyesuaikan program studi dengan bidang keahlian yang dibutuhkan.

    “Saya memang bukan ahli di bidang ini, tapi mengikuti perkembangan di kabinet sepertinya Indonesia akan mengambil dominasi untuk transportasi listrik ini karena sebagian besar bahan yang dibutuhkan kita punya,” ungkapnya.

    Meskipun demikian, Muhadjir tak memungkiri bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi untuk bisa masuk ke dalam pasar industri otomotif apalagi transportasi listrik. Hingga saat ini, dominasi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) masih sulit untuk ditaklukkan.

    “Itu juga yang menjadi salah satu kendala mobil SMK. Ekosistem otomotif di kita memang belum sepenuhnya mendukung,” tandas Menko PMK.

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap, lembaga pendidikan seperti yang berada di bawah Perserikatan Muhammadiyah bisa terus mengembangkan potensi yang ada. Adapun pemanfaatan hasil pengembangan itu bisa dimulai dari lingkungan internal perserikatan.

    “Nantinya, kalau kita sudah berhasil mengembangkan mobil listrik, untuk eksplorasi pasar itu bisa dimulai dari lingkungan perserikatan. Kalau di dalam perserikatan berhasil, saya yakin ke depan akan meluas meskipun ini memang perlu jangka panjang,” pungkasnya. 

    Berita Terkait

    Dorong Transformasi Digital, Pemerintah Tingkatkan Alokasi Pendanaan Infrastruktur Digital

    Pemerintah telah mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan berbagai program pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi. Selengkapnya

    DPR, Pemerintah dan Penyelenggara Sepakati Pemilu Serentak 14 Februari 2024

    Kesepakatan itu diambil dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat terkait Penetapan Jadwal Pemilu Serentak 2024 yang digelar di Gedung Nus Selengkapnya

    Pemerintah Dorong Komitmen Pembentukan UPTD PPA di Daerah

    Menurut Menteri Bintang, KemenPPPA akan terus memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembentukan UPTD PPA melalui komitmen pemerintah Selengkapnya

    Presiden Dorong Kemudahan Akses Permodalan bagi Pelaku UMKM

    Meskipun pelaku usaha UMKM di Tanah Air jumlahnya sangat besar, namun hingga saat ini porsi kreditnya di perbankan masih berkutat di kisaran Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA