FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
17 05-2017

274

Menkominfo Apresiasi Kesepakatan Pembelian Satelit Palapa-N1

Kategori Berita Kementerian

Jakarta, Kominfo- Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi komitmen produsen satelit Tiongkok, China Great Wall Industry Corporation (CGWIC) dalam kesepakatan kerjasama pembelian Satelit Palapa-N1 dengan PT Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS).

"Kita menjadi saksi join venture antara Indosat, PSN dan CGWIC. Para stakeholder mempunyai keyakinan untuk menbangun, meluncurkan dan mengoperasikan satelit. Bagaimana kita mengakselerasi broadband di Indonesia," ujar Rudiantara pada acara Asia Pacific Satellite Communications Systems International Conference (APSAT) 2017 di Jakarta, Rabu (17/5/2017).

Satelit yang akan diberi nama Palapa Nusantara 1 atau Palapa N-1 akan menjadi generasi penerus dari satelit Palapa-D pada slot orbit 113 bujur timur. Satelit Palapa N-1 akan mengoptimalkan sumber daya spektrum yang ada untuk menyediakan layanan penyiaran (broadcast) dan pita lebar (broadband) di seluruh wilayah Indonesia dengan menggunakan teknologi terbaru dalam industri satelit yaitu High Throughput Satellite (HTS).

Penandatangan kontrak ini membuktikan komitmen penuh Indosat Ooredoo dalam mendukung program pemerintah untuk memperluas akses broadband untuk masyarakat dan pelaku bisnis di Indonesia. "Akses broadband adalah kunci masyarakat untuk mendapatkan informasi dan manfaat lebih banyak dari dunia digital. Satelit baru ini akan membantu mempercepat penetrasi broadband dan mewujudkan apa yang dicita-citakan pemerintah untuk menjadi negara digital terbesar di Asia Tenggara," ujar President Director & CEO Indosat Ooredoo Alexander Rusli. 

Pemerintah dikatakan Rudiantara mensupport dan akan memfasilitasi sektor dan ekosistem untuk membangun satelit. "Kita membutuhkan satelit, butuh broadband. Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat mendapat akses melalui broadband atau satelit. Kita juga harus memastikan bandwidth yang cukup. Semua harus mengubah mindset ke arah lebih baik. Selain itu kita juga perlu men-develop generasi muda terkait hal ini," pungkas Rudiantara. (VE)

comments powered by Disqus