FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
18 05-2017

755

Siapkan Daya Saing Angkatan Kerja Muda, Kominfo Gelar Sertifikasi SKKNI

Kategori Berita Kementerian | Diani Hutabarat

Malang, Kominfo - Pusat Pengembangan Literasi SDM Komunikasi  Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Sertifikasi Nasional Berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Komunikasi untuk Angkatan Kerja Muda. Sertifikasi dilaksanakan dalam konsentrasi penyiaran, animasi, video editing, dan multimedia. Pelaksanaan Ujian Sertifikasi dilaksanakan di Tempat Uji Kompetnsi (TUK) Hotel Horison Malang, Jawa Timur, mulai Selasa (16/05/2017) sampai Kamis (18/05/2017).
Pembukaan kegiatan yang diikuti 76 orang peserta itu dihadiri Kepala Badan Litbang SDM Kemenkominfo Basuki Yusuf Iskandar, Kepala Pusat Literasi dan Profesi SDM Komunikasi Gati Gayatri,  Kepala Bidang Literasi Komunikasi Ricky H. Paat,  Kepala Balai Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika Surabaya Zulkarnain, dan Anggota Komisi I DR RI Nurhayati Ali Assegaf.
Kepala Balitbang SDM Basuki Yusuf Iskandar dalam sambutan pembuka mengatakan sertifikasi diselenggarakan untuk membantu angkatan kerja muda. Para Peserta lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Diploma, sampai dengan S1 bidang komunikasi yang terpilih dapat memanfaatkannya untuk memperoleh pekerjaan atau membuka lapangan kerja.
“Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya Kementerian Kominfo dalam mewujudkan peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa, yang merupakan salah satu arah kebijakan umum pembanguan dan prioritas nasional Pemerintah RI tahun 2015-2019 sebagaimana ditegaskan dalam program Nawa Cita,” katanya.
Basuki Yusuf Iskandar banyak mengupas mengenai arti penting peningkatan SDM Indonesia agar mampu bersaing di era pasar bebas. Menurutnya seiring bergulirnya pasar bebas, tak bisa dimungkiri masuknya tenaga kerja asing ke Indonesia membutuhkan kesiapan SDM Indonesia. "Karena itulah kegiatan sertifikasi seperti kali ini sangat penting sebagai sarana meningkatkan SDM di Indonesia agar tidak kalah dengan tenaga kerja asing. Pesatnya pertumbuhan dunia periklanan, kehumasan, penyiaran dan distribusi konten digital via media sosial menjadikan kebutuhan akan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) semakin besar,” jelasnya.
Lebih lanjut, Basuki menilai Program Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI Bidang Komunikasi dapat membantu angkatan kerja muda memperoleh sertifikat kompetensi bidang keahlian Pembuatan 3D Model Digital, Penyuntingan Audio Video, dan Penulisan Naskah.
“Sasaran kegiatan ini adalah terwujudnya SDM angkatan kerja muda bidang Komunikasi yang berhasil lulus uji kompetensi dan memiliki Sertifikat sebagai bukti kepemilikan kompetensi standar yang dapat dimanfaatkan dalam mencari lapangan kerja sesuai bidang keahlian yang dimiliki, yang nantinya akan dapat memberikan kontribusi pada produktivitas dan daya saing bangsa,” paparnya.
Kepala Pusat Literasi dan Profesi SDM Komunikasi Gati Gayatri menjelaskan peluang kerja di bidang komunikasi khususnya multimedia, digital imaging, dan video editing semakin besar. Di sektor itu, tenaga kerja asal Indonesia akan mendapat pesaing yang sangat besar dari tenaga kerja asing yang jelas mengincar posisi penting di sektor ini di Indonesia.
“Adanya sertifikasi ini sangat penting, ini tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah pusat saja. Kegiatan di (Kota) Malang ini adalah merupakan bagian untuk melibatkan pemerintah daerah untuk bersama-sama peduli meningkatkan SDM yang dimiliki,” terangnya.
Menurut Kepala Bidang Literasi Komunikasi Ricky H. Paat sebagai leading sector pembangunan bidang Kominfo, Kementerian Kominfo mempunyai tugas mengembangkan SDM di bidang ini sejalan dengan kebijakan pembangunan nasional, yaitu perluasan penciptaan lapangan kerja serta peningkatan keterampilan tenaga kerja.
"Pada pelaksanaan kali ini bidang yang kami fasilitasi adalah bidang keahlian komunikasi berbasiskan Penyiaran, yaitu Pembuatan 3D Model Digital, Penyuntingan Audio Video, dan Penulisan Naskah. Ketiga keahlian ini sangat mendukung perkembangan bidang komunikasi, terutama dengan pesatnya pertumbuhan dunia industri kreatif, penyiaran, dan distribusi konten komunikasi via media sosial digital,” kata Ricky.
Dalam kegiatan itu, Kepala BPPKI Surabaya Zulkarnain mengungkapkan kegiatan sertifikasi sangat penting sebagai sarana meningkatkan kualitas SDM Indonesia agar tidak kalah dengan tenaga kerja asing. "Kegiatan di (Kota) Malang ini adalah merupakan bagian untuk melibatkan pemerintah daerah untuk bersama-sama peduli meningkatkan SDM yang dimiliki, " tuturnya.
Anggota Komisi I DPR RI, Nurhayati Ali Assegaf menerangkan kegiatan Sertifikasi Nasional berbasis SKKNI menghantarkan para peserta sertifikasi untuk menjadi profesional. “Bangsa Indonesia tidak boleh minder menghadapi persaingan global. Adanya pasar bebas tidak perlu ditakuti, melainkan harus bisa disikapi sebagai peluang yang menguntungkan,” ujarnya. (AN/YF)

Berita Terkait

Gandeng Startup Digital Kesehatan, Kominfo Meriahkan Pameran HKN 2017

Direktorat Pemberdayaan Industri Informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama den Selengkapnya

Cegah Sebaran Kanker Serviks, Kominfo Gelar Pemeriksaan dan Edukasi

Guna mencegah penyebaran kanker serviks, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan BPJS dan Dinas Kesehatan DKI melaksanaka Selengkapnya

Bersiap Transformasi Digital, Kominfo Cari Bakat Keamanan Siber Terbaik

Kementerian Komunikasi dan Informatika bergerilya mencari sumberdaya manusia tangguh gladiator muda bidang cyber security. Direktur Keaman Selengkapnya

Lindungi Konsumen, Kominfo Terapkan Validasi Nomor Seluler dengan NIK

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memberlakukan registrasi nomor pelanggan yang divalidasi dengan Nomor Induk K Selengkapnya

comments powered by Disqus