FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
14 06-2017

683

Kominfo Apresiasi Kerjasama Induk Sewa Infrastruktur Pasif Jaringan Telekomunikasi

Kategori Berita Kementerian | patr001

Jakarta, Kominfo - Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ismail menyambut baik Perjanjian Kerjasama Induk Sewa Infrastruktur Pasif Jaringan Telekomunikasi antara anggota Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) dengan PT. Jabar Telematika. “Kami menyambut baik ide ini agar bisa lebih cepat pembangunan infrastruktur broadband,” kata Ismail pada acara penandatanganan kerjasama di Ruang Ukir, Kantor  Pusat Kementerian Kominfo Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Menurut Dirjen Ismail, Kementerian Kominfo  senantiasa mendukung setiap upaya penyediaan layanan broadband kepada masyarakat. "Kami Kominfo hadir disini untuk membantu, ingin support, bukan malah membuat cost biaya tinggi dan lain sebagainya, bukan untuk membuat regulasi yang ga perlu. Kalau diperlukan pedoman-pedoman, kita buat,” tambahnya.

Ismail menjelaskan manfaat pedoman  yang disusun oleh Kementerian Kominfo. “Mungkin manfaatnya untuk aparat penegak hukum. Kalau sudah ada pedoman Bapak lebih mudah menunjukan bahwa ini loh aturan umum dari pemerintah pusat, teknis yang dimungkinkan seperti ini tapi bukan yang mengikat. Kita buat yang minimal-minimal sehingga ketika berhadapan dengan auditor, Bapak punya pegangan,” jelasnya.

Dirjen SDPPI, menyatakan regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Kominfo akan selalu diupayakan tidak memberatkan pelaku usaha dan pembuatannya pun akan melibatkan stakeholders. “Dengan adanya pedoman teknis dan sebagainya, Bapak-Bapak punya pegangan setidak-tidaknya dan itu kami buat seminimal mungkin tidak memberatkan dan tidak membuat kontraktor harus mengikuti suatu beban yang nantinya jadi berat. Ini akan dibuat secara konsensus,” katanya.

Mengenai isu tata kelola yang membicarakan hubungan banyak pihak, Ismail mengatakan bahwa setiap alternatif-alternatif perlu untuk ditampung. “Berbagai alternatif yang mungkin supaya kita bisa tampung sehingga nanti dari teman-teman di daerah punya pilihan-pilihan sesuai kondisi keuangan, APBD, dan sebagainya ” katanya.

Dirjen Ismail juga menekankan pihaknya akan selalu bekerjasama dengan asosiasi untuk menyusun berbagai pedoman teknis. “Kominfo akan hadir bekerja sama dengan asosiasi. Kami anggap ini sebagai input awal. Kami akan payungi untuk mensupport bisa diturunkan atau direplikasi ke daerah-daerah lain,” tandasnya. (PS)

Berita Terkait

Menkominfo Apresiasi Kerja Bersama Bangun Telekomunikasi dan Akses Internet

Menteri Rudiantara mengapresiasi kontribusi operator dalam perkembangan dan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan internet di Indones Selengkapnya

Gerakan Menuju Smart City, Kolaborasi Bangun Infrastruktur TIK Layanan Publik

Kementerian Kominfo mengajak perusahaan swasta dan organisasi nirlaba untuk berpartisipasi dalam Gerakan Menuju Smart City. Kerjasama itu ak Selengkapnya

Karakteristik Masyarakat Pengaruhi Efisiensi Industri Telekomunikasi

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menekankan pemerintah menginginkan terciptanya industri telekomunikasi yang efisien agar masya Selengkapnya

STMM MMTC Luluskan 273 Sarjana Siap Kerja di Industri Kreatif dan Komunikasi

Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) MMTC Yogyakarta menggelar wisuda terhadap 273 mahasiswa lulusan Program Strata 1 dan Program Diploma IV di Selengkapnya

comments powered by Disqus