FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    05 03-2015

    1912

    Menkominfo Wajibkan Pejabat Humas Memiliki 2 Akun Twitter

    Kategori Berita Kementerian | brs

    Menkominfo Wajibkan Pejabat Humas Memiliki 2 Akun TwitterJakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara meminta seluruh pejabat hubungan masyarakat (Humas)  di kementerian dan lembaga (K/L) untuk memiliki dan memanfaatkan akun Twitter dalam menjalankan tugas kehumasannya.

     

    “Di dunia yang sangat dinamis ini, sesuatu yang reachable itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat.  Kalau humas harus dua-duanya, akun (Twitter) kantor dan pribadi, dua-duanya harus jalan. Kepala humas harus punya, satu untuk urusan kantor, satu untuk pribadi artinya jabatan yang melekat,” kata Rudiantara pada acara Forum Tematik Kehumasan yang bertema Penguatan Kelembagaan Humas Pemerintah Pusat dan Daerah Untuk Mendukung Fungsi Goverment Public Relations (GPR) di Aula Geduang 3 Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (5/3).

     

    Selain memanfaatkan media konvensional, Menkominfo mengimbau para insan humas juga harus memanfaatkan teknologi media sosial .  Ia mengingatkan kalangan humas harus mengubah pola pendekatan kepada masyarat, yakni dari cara kuno ke modern yang lebih partisipasif.

     

    “Bukan jamannya lagi humas pemerintah berinteraksi dengan wartawan, menjaga hubungan dengan  redaktur. Gunakan teknologi untuk berkomunikasi secara efektif,” kata Rudiantara.

     

    Pada bagian lain Rudiantara mengingatkan adanya perubahan peran humas, dari sekadar memberikan pemahaman. Humas harus mengajak masyarakat menjadi bagian dari proses, sehingga ada jalinan dengan humas. Dengan demikian masyarakat akan merasa memiliki tanggung jawab, dan melakukan sharing kepedulian kita lebih banyak lagi.

     

    Humas Makin Penting

     

    Sebelumnya  Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno  menekankan pentingnya peran humas, terutama dalam membuat demokrasi kita berjalan lebih baik.

     

    Menurut Pratikno, demokrasi juga hidup dalam tubuh birokrasi. Makin demokratis suatu negara, makin  penting peran humas.

     

    “Demokrasi dalam artian bagaimana membangun hubungan dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Humas disini adalah satu menyampaikan apa yang akan dilakukan oleh pemerintah dan tentu saja pada saat yang sama mendengar apa yang diinginkan oleh masyarakat. Jadi, Humas merupakan pilar penting dari demokrasi dalam birokrasi,” kata Mensesneg.

     

    Mensesneg memberi contoh sebguah website, seperti setkab.go.id, yang berfungsi sebagai cerminan  karakter dari pemerintah.

     

    “Kehumasan itu mencakup hal yang sangat kaya, menjembatani 2 (dua) pihak, membangun publik trust.  Saya ingin humas itu seindah aslinya. Bukan hanya isi kebijakan tetapi juga karakte,” pinta Mensesneg.

     

    Forum Tematik Bakohumas itu antara lain dihadiri Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Komunikasi dan Informasi  Rudiantara, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto dan Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi, dan humas pemprov seluruh Indonesia.

     

    (WID/Humas Setkab/ES)

    Berita Terkait

    Menkominfo: Presiden Tekankan Dua Aspek Percepatan Transformasi Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, Presiden Joko Widodo menekankan dua aspek penting dalam melakukan percepatan Selengkapnya

    Menkominfo Minta Pemda Kampanyekan Pencegahan Covid-19

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate meminta seluruh Kepala Dinas Kominfo di pemerintahan daerah dan jajarannya untuk melakuka Selengkapnya

    PSE Eksisting Wajib Lakukan Pendaftaran Hingga Oktober 2020

    Berdasarkan PP No. 71 Tahun 2019 tentang PSTE, Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup publik maupun privat wajib melakukan pendaftara Selengkapnya

    Kominfo Dorong Operator Ciptakan Paket Harga Terjangkau

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mendorong operator seluler dapat menciptakan paket kuota dengan harga terjangkau oleh masyarakat kur Selengkapnya