FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    07 03-2015

    8022

    Pemerintah Akan Tingkat Transaksi E-Commerce

    Kategori Berita Kominfo | brs

    Pemerintah Akan Tingkat Transaksi E-CommerceJakarta, Kominfo -  Pemerintah akan meningkatkan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara mengatakan pemerintah akan meningkatkan transaksi perdagangan secara elekronik (e-commerce), sehingga pada 2016, transaksi e-commerce bisa mencapai angka US$20 miliar.

     

    “Oleh karena itu, harus diatur agar peraturan menteri terkait e-commerce saling terintegrasi."kata Menteri Kominfo Rudiantara di usai Luncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat TIK, di Kantor Kominfo, Jumat (6/3).

     

    Menurutnya, pihaknya akan membuat Roadmap dalam waktu 3-6 bulan ke depan, dan pemerintah menargetkan nilai transaksi e-commerce mencapai US$20 miliar dollar pada tahun 2016.

     

    Menteri Rudiantara mengungkapkan, transaksi e-commerce di Indonesia saat ini masih relatif rendah. Pada tahun 2014 nilai transaksi e-commerce baru mencapai angka US$12 miliar atau setara dengan Rp150 triliun.

     

    Padahal, lanjut Menkominfo, potensi e-commerce di Indonesia masih dapat dioptimalkan seperti halnya di negara Tiongkok yang transaksi perdagangan secara elektroniknya menembus angka Rp6.000 triliun. “Di Tiongkok tahun 2014, nilai transaksi e-commerce-nya tiga kali lipat APBN Indonesia,”ungkapnya.

     

    APBN Perubahan 2015 kurang lebih sebesar Rp 2.000 triliun. Artinya, nilai transaksi e-commerce Tiongkok pada tahun lalu sudah mencapai Rp 6.000 triliun. Dibandingkan dengan Tiongkok, nilai transaksi e-commerce Indonesia tahun lalu yang sebesar Rp 150 triliun berarti hanya 2,5 persennya saja.

     

    Ditambahkannya, pembahasan mengenai e-commerce melibatkan banyak kementerian dan lembaga karena menyangkut sejumlah isu di bidang logistik, infrastruktur, institusi keuangan dan sebagainya. Mengenai sistem pembayaran online, internal pemerintah masih mengkaji apakah regulasinya akan diperketat atau tidak."Apakah bebas seperti sekarang pakai kartu kredit. Lalu di Kementerian Perdagangan, apa diatur harus minta izin atau cukup mendaftar. Karena dari peraturan menteri lalu, itu dimudahkan hanya mendaftar," tuturnya.

     

    Rudiantara mengatakan pihaknya tengah menyusun beleid yang mewajibkan adanya sertifikasi bagi pelaku bisnis e-commerce. Rencananya, peraturan ini akan terbit pada pertengahan tahun ini. "kesuksesan Tiongkok dalam memanfaatkan transaksi "e-commerce" untuk mendorong sektor perdagangan bisa menjadi acuan penyusunan peta jalan sistem elektronik yang sedang disiapkan oleh pemerintah."katanya (yura)

    Berita Terkait

    Pemerintah Terus Tingkatkan Vaksinasi di Seluruh Wilayah

    Pemerimntah terus meningkatkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di seluruh wilayah, terutama di daerah-daerah dengan menyiapkan sejumlah merek Selengkapnya

    Jelang Nataru, Pemerintah Kuatkan Layanan Jaringan Internet

    Mengantisipasi meningkatnya kebutuhan akses internet pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang, pemerintah bekerja sama dengan berb Selengkapnya

    Pemerintah Antisipasi Penyebaran Covid-19 Varian Mu

    Pemerintah bergerak cepat mengantisipasi masuknya virus Covid-19 varian Mu ke tanah air dengan meningkatkan pengawasan di seluruh area pintu Selengkapnya

    Kelola Stok Vaksin, Menteri Johnny: Pemerintah Terapkan Transparansi dan Kontrol

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate menyatakan Pemerintah mengedepankan prinsip transparansi dan saling kontrol dalam mengelol Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA