FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    10 08-2015

    3948

    Kemkominfo: Internet Jadi Referensi Utama Mengakses Berita dan Informasi

    Kategori Berita Kementerian | andr010

    Internet Jadi Referensi Utama Mengakses Berita dan InformasiJakarta, Kominfo - Social media adalah media dengan konten yang dihasilkan berasal dari pengguna yang disebarkan melalui internet menggunakan teknologi yang mengedepankan keterlibatan (involvement), berbagi (sharing) dan kolaborasi (collaborating).

    Fakta seputar internet dan media sosial menyebutkan, 1 dari 3 keluarga dan relasi kita adalah pengguna internet, sementara 8 dari 10 menggunakan perangkat mobile/gadget untuk mencari informasi melalui internet.

    Demikian diungkapkan Plt. Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) Djoko Agung Harijadi dalam paparannya berjudul “Pemanfaatan Media Sosial untuk Meningkatkan Kinerja dan Pelayanan Informasi Publik” pada acara Pertemuan Jejaring Media Sosial di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Jakarta, Kamis (6/8).

    Saat ini, internet telah menjadi referensi utama untuk mengakses berita dan informasi. Media konvensional seperti koran, majalah, tabloid dan lainnya menjadi referensi paling akhir bagi para pencari informasi, kata Djoko.

    Djoko menambahkan, fakta seputar internet dan media sosial lainnya, juga menyebutkan 9 dari 10 pengguna internet memilih mencari informasi melalui sosial media, dan 80 persen dari pengguna internet di Indonesia memanfaatkan situs facebook untuk mencari informasi dan 20 persen lainnya memilih menggunakan twitter.

    Pemanfaatan sosial media ini bersifat transformatif yang artinya memiliki unsur inovasi, transparansi, kolaborasi dan partisipasi warga, paparnya.

    Selanjutnya, diuraikan pula oleh Djoko, bahwa, penetrasi internet di Indonesia dengan jumlah penduduk 252,4 juta sebesar 34,9 persen dengan jumlah pengguna internet sebanyak 88,1 juta orang.

    Pengguna internet tersebar di Di Jawa dan Bali sebanyak 52 juta, Sumatera 18,6 juta, Sulawesi 7,3 juta, Nusa Tenggara-Papua dan Maluku 5,9 juta, serta Kalimantan 4,2 juta, jelas Djoko.

    Djoko juga mengungkapkan, survey yang dilakukan oleh Kemkominfo dan UNICEF pada tahun 2013, menyebutkan ada 3 motivasi utama penggunaan internet oleh anak-anak dan remaja. “Ada tiga motivasi yakni mencari informasi, persahabatan dan hiburan,” kata Djoko.

    Di akhir paparannya, Djoko mengatakan, social media telah membentuk cara baru warga dalam berkomunikasi dan berkolaborasi. Social media juga menawarkan cara yang lebih cepat untuk publik berpartisipasi dalam pertukaran informasi melalui internet.

    Untuk itu, pemerintah tidak dapat bertahan dengan cara komunikasi konvensional jika ingin meraih perhatian dan dukungan publik. Pemerintah harus memanfaatkan social media secara produktif dan efektif untuk memberikan layanan informasi publik kepada masyarakat, pungkas Djoko (Aak).

    Berita Terkait

    Menkominfo Bicara Arti Penting Jadi Diplomat Digital

    Menteri Kominfo Johnny G. Plate menilai diplomat Indonesia perlu memandang penting peran kegiatan diplomasi era teknologi digital dan revol Selengkapnya

    Kominfo Terima Penghargaan Pengawasan Kearsipan

    Kementerian Komunikasi dan Informatika menerima penghargaan Hasil Pengawasan Kearsipan Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Tahun 2 Selengkapnya

    Kominfo-Kemenag Serah Terima Gedung Pusat TIK Nasional

    Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Kementerian Agama menjalin kesepakatan terkait alih status Barang Milik Negara (BMN) berupa N Selengkapnya

    Dirjen IKP: Revitalisasi MPN Sambut Peradaban Baru Sebarkan Informasi

    Dirjen IKP Kementerian Kominfo Widodo Muktiyo menilai, revitalisasi Monumen Pers Nasional (MPN) dalam rangka menyambut peradaban baru yang m Selengkapnya