FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    23 09-2015

    1564

    Jokowi Berharap Programer Ciptakan Aplikasi untuk Atasi Masalah Bangsa

    Kategori Sorotan Media | Indah Rahmayani

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo menilai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) akan mendorong transparansi di berbagai bidang, termasuk transparansi harga komoditas pangan yang menguntungkan semua pihak yang  terlibat.

    "Jangan sampai hanya menguntungkan satu pihak, apalagi sampai memonopoli keuntungan karena informasi yang asimetris," ujar Presiden Joko Widodo menerima panitia dan pemenang Hackaton Merdeka 2015 di Istana Negara, Selasa (22/9).

    Dalam pertemuan ini, Presiden mengapresiasi karya anak-anak muda yang berkarya di bidang TIK. Tapi, kata Presiden, pengembangan TIK harus sesuai dengan kebutuhan rakyat, mulai konsumen, petani, nelayan dan pedagang. Presiden juga meminta anak-anak muda para programer untuk terus berkarya.

    "Menghasilkan aplikasi-aplikasi untuk mengatasi masalah-masalah bangsa dan negara, untuk mensejahterakan rakyat," katanya.

    Presiden juga mendorong pengembangan e-Government dengan membangun sistem yang berbasis elektronik, mulai e-budgetting, e-catalog, dan lan lain. Di hadapan Presiden, para pemenang Hackaton Merdeka 2015 yang terdiri dari tim 5 kilogram, tim pasar laut, tim coding stelsel, tim alpha orio dan tim baculsoft memperagakan aplikasi TIK yang mereka ciptakan.

    Mereka tidak saja memperagakan bagaimana aplikasi itu bekerja, tetapi juga dampak dari aplikasi yang mereka buat. Seperti, pengelolaan dan monitor data harga komoditas pangan dan hasil laut secara realtime misalnya, selain mudah digunakan, juga sekaligus dapat melihat sentimen pasar. Lain lagi dengan aplikasi untuk membuat informasi harga komoditas pangan, yang menjawab kebutuhan masyarakat serta mendorong transparansi harga pasar dan menguntungkan semua pihak yang terlibat.

    Sementara itu, e-commerce membantu petani, nelayan, koperasi mendorong mereka melakukan transaksi komoditas melalui aplikasi digital. ‎Tampak hadir mendampingi Presiden, Menteri Perdagagan Thomas Lembong, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara  dan dari Kantor Staf Kepresidenan.

    Sumber : http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/umum/15/09/22/nv30h3354-jokowi-berharap-programer-ciptakan-aplikasi-untuk-atasi-masalah-bangsa

    Berita Terkait

    Kominfo Gelar Program Bangun Startup untuk Bantu Penanganan Corona

    Kementerian Komunikasi dan Informatika dan platform investasi dan inovasi TechStars bakal menggelar program membangun startup di enam sekto Selengkapnya

    Pemerintah Hadirkan Tausiah Ramadan dari Masjid Istiqlal Lewat TVRI dan RRI

    Memasuki Ramadan 1441 H, Pemerintah menghadirkan Tausiah bagi umat Islam agar beribadah di rumah di tengah pandemi virus corona jenis baru a Selengkapnya

    Menkominfo Paparkan Proyeksi Ekonomi Digital di Washington

    Washington DC: Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate memaparkan Indonesia diproyeksikan akan menjadi negara dengan ekonomi digi Selengkapnya

    Ini Program Kominfo Untuk Jembatani Startup Raih Pendanaan

    Kemenkominfo merancang Yayasan Next Indonesia Unicorn untuk menjembatani para startup potensial guna mendapatkan pendanaan (funding) dari pa Selengkapnya