FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
31 10-2016

2520

Panglima TNI: TNI Akan Kerahkan Apapun Untuk Menjaga Persatuan Bangsa

Kategori Artikel GPR | marroli

TNI akan mengerahkan apapun juga untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta menjaga kebhinekaan. Demikian ditegaskan Panglima TNIJenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada seluruh Prajurit TNI saat menghadiri Tour dan silaturahmi BPP Oi di GOR Heroik, Grup-1 Kopassus, Serang, Banten, Sabtu (30/10/2016).

Panglima TNI menyampaikan bahwa TNI akan selalu memegang teguh amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta selalu membela ideologi negara Pancasila dan Sebagai Bhayangkari negara dan bangsa Indonesia.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa Presiden RI sebagai Panglima Tertinggi TNI telah memberikan amanat pada TNI agar meneguhkan jati diri sebagai sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional serta memerintahkan TNI menempatkan diri sebagai perekat kemajemukan dan menjaga persatuan Indonesia.

“TNI tidak boleh tersekat-sekat dalam kotak suku, agama dan golongan. TNI adalah satu, yakni Tentara Nasional, yang bisa berdiri tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok, yang mempersatukan ras, suku, dan agama dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan”, Tutur Panglima TNI.

Panglima TNI menjelaskan bahwa Presiden RI telah memerintahkan agar TNI terus menjaga kebhinneka tunggal ika-an, agar Indonesia bisa menjadi bangsa majemuk yang kuat dan solid serta TNI harus terus berada dalam garda terdepan dalam mengelola dan menjaga bhineka tunggal ika.

“Sebagai alat negara, TNI tidak akan mentolerir gerakan-gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba bangsa dengan provokasi dan politisasi SARA, TNI akan menjadi garda terdepan untuk menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa”, Ungkap Panglima TNI.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menekankan kepada seluruh prajurit TNI agar selalu bersama rakyat untuk tidak ragu dalam menegakkan persatuan NKRI, “Tegakkan kesatuan Komando dan jangan ragu bertindak untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, Para panglima dan komandan titip prajuritmu mereka adalah anak anaku, pimpin mereka dengan segenap hati dan pikiranmu”, Terangnya.

Panglima TNI kembali mengingatkan bahwa Indonesia merupakan Negara yang berdasarkan hukum dan kepada masyarakat untuk selalu berfikir cerdas dalam rangka menjaga keutuhan baangsa, “Jadi kita adalah negara hukum, kita adalah negara berdasarkan Pancasila, siapapun yang bersalah serahkan kepada aparat hukum, Kepolisian Republik Indonesia, tunggu hasilnya, jangan semau-maunya sendiri, apapun dia, karena ada proses hukum” Ujarnya.

Panglima TNI mengatakan bahwa TNI selalu siap dalam rangka mengantisipasi segala upaya dan kegiatan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan keutuhan NKRI, “Saya sampaikan bahwa, TNI all out semua kekuatan kita siapkan, termasuk saya, TNI siap setiap saat , kapanpun siap 24 jam, Polri berada didepan, kita BKO kan pasukan kepada Polri”, Pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kasad Jenderal TNI Mulyono, Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, Wakasau Marsdya TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Pangkostrad Letjen TNI Edy Rahmayadi, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Muhammad Herindra, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Jaswandi, Para Asisten Panglima TNI, Danjen Kopassus dan Kapuspen TNI Brigjen TNI Wuryanto, S.Sos.

(Pusat Penerangan TNI dan Tim Komunikasi Pemerintah Kemkominfo)
sumber foto: Antara Foto 

Berita Terkait

Trade Expo Indonesia 2017 Dibuka, Kukuhkan Peran Indonesia Dalam Perdagangan Global

Pameran dagang skala internasional terbesar di Indonesia, Trade Expo Indonesia (TEI) 2017 resmi dibuka Presiden RI Joko Widodo hari ini, Rab Selengkapnya

Meriahkan Pekan Pancasila untuk Menjaga Jati Diri Bangsa

Selengkapnya

Presiden: Kebijakan Pemerataan Ekonomi Untuk Atasi Ketimpangan

Selengkapnya

Peran Bidang Datun Kejaksaan Dalam Mengawal Proyek Strategis Nasional

Selengkapnya

comments powered by Disqus