FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    05 07-2019

    572

    Kolaborasi Digital Indonesia dan Arab Saudi

    KategoriArtikel GPR | mth

    Untuk meresmikan #KolabDigitalSauNesia, hari ini MoU antara kedua negara sudah ditandatangani. Yups, babak baru dalam hubungan bilateral SauNesia pun dimulai!

    #KolabDigitalSauNesia bakal menghadirkan program-program pengembangan wirausaha muda di bidang teknologi digital. Kamu banget, nih! Investasi digital juga bakal makin kenceng loh, untuk makin meningkatkan peran ekonomi digital bagi kedua negara.

    Indonesia uga bakal berkolaborasi dengan Arab Saudi untuk mengembangkan riset Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence), Internet of Things (IoT), Robotika, Cloud Computing, Blockchain, dll.

    Kok seru banget sih? Ya dong, karena #KolabDigitalSauNesia ini juga bagian dari Visi 2030 Arab Saudi. Hmm… apa lagi tuh? Tunggu postingan Minfo selanjutnya ya...

    Nah, tadi Minfo udah janji nih mau kasih sharing soal Visi Arab Saudi 2030 kan…Yups, sebagai negara yang masih fokus pada sektor minyak, Arab Saudi ingin kasih perhatian lebih pada kewirausahaan di sektor digital. Mereka pun tertarik dengan pengalaman Indonesia dalam memanfaatkan potensi digital melalui #KolabDigitalSauNesia.

    Indonesia dianggap partner strategis untuk mencapai visi 2030 Arab Saudi. Kenapa? Salah satu alasannya karena yang SobatKom tau, Indonesia berpengalaman dalam pengembangan ekonomi digital. Salah satunya, ditandai dengan adanya unicorn-unicorn yang sudah sering SobatKom gunakan, seperti Gojek, Bukalapak, Tokopedia, Traveloka.

    Apalagi ya yang buat Arab Saudi tertarik Kolan Digital dengan Indonesia? Cek postingan selanjutnya ya....

    Selamat datang, era kolaborasi! SobatKom masih penasaran nggak, kenapa Arab Saudi memilih kolaborasi digital dengan Indonesia?

    Berawal dari cetusan ide di sela acara G20 tahun 2017 lalu, kini MoU  #KolabDigitalSauNesia sudah resmi ditandangani oleh menteri kedua negara. Arab Saudi tertarik kolaborasi karena Indonesia merupakan negara dengan internet economy terbesar di ASEAN dan menjadi “tanah air” bagi 3 unicorn dan 1 decacorn kurang dari 4 tahun.

    Minfo kasih contekan juga ya, kalau menurut laporan McKinsey 2018, ternyata ekonomi digital dapat mendorong terciptanya 26 juta pekerjaan baru di sektor UKM sebagai dampak perdagangan online pada 2022. Teknologi digital juga dipercaya dapat meningkatkan PDB sebesar $ 150 miliar dan menambah 3,7 miliar pekerjaan pada tahun 2025.

    Gimana SobatKom, sudah siap menyambut berbagai kesempatan dan peluang di era ini?

    Dari tadi Minfo kasih bocoran soal serba serbi #KolabDigitalSauNesia. Mungkin sampai sini ada yang pengen tau, apa sih manfaat kolaborasi digital ini buat kita masyarakat Indonesia ?

     

    Kolab Digital yang satu ini punya manfaat besar, yaitu peluang investasi pertukaran pengetahuan dari kedua negara dapat mendukung pengembangan ekonomi digital, yang mampu mendorong perkembangan UKM dalam negeri.

     

    Selain itu, kerjasama ini juga akan menguntungkan jamaah umrah Indonesia. Tau nggak sih, jamaah umrah kita jumlahnya terbesar kedua di dunia setelah Pakistan yang mencapai 1.017.651 orang loh. Di sisi lain, kita masih punya PR besar nih karena masih banyak masalah dan penyelewengan dana umroh oleh oknum agen travel.  Nah dengan adanya #KolabDigitalSauNesia ini akan ada Start Up Umrah atau Digital Umrah Experience yang digarap bareng kedua negara. Apa tuh? Yang penasaran simak info selanjutnya ya...

    Ngorolin soal manfaat #KolabDigitalSauNesia, khususnya untuk Umrah, minfo mau jelasin nih apa sih yang dimaksud Digital Umrah Experience? Seperti clue yang pernah Minfo kasih, kerjasama kedua negara ini juga bakal menghadirkan layanan Umrah generasi baru! Inovasi Umrah digital akan memudahkan jamaah Umrah dalam mengurus perjalanan serta melibatkan sektor UKM.

    Nah, penyelenggaraan Umrah bakal makin transparan, kamu nggak perlu kuatir sama penyelewengan dana oleh oknum travel, karena biaya Umrah dapat dibandingkan dan dipantau secara online. Kalau yang nggak mau repot ngatur perjalanan sendiri, masih bisa melalui travel yang pastinya akan memberikan layanan prima dengan harga kompetitif. Minfo doain ya, semua SobatKom di sini bisa pergi Umrah...

     

    Berita Terkait

    268 Penyandang Disabilitas Ikuti Diklat 3 in 1 Industri Garmen dan Alas Kaki

    Kementerian Perindustrian dan Kementerian Sosial merealisasikan kesepakatannya untuk memacu kompetensi para penyandang disabilitas agar dapa Selengkapnya

    Keluarga Sadar Gizi, Indonesia Sehat dan Produktif

    Harta yang paling berharga adalah keluarga, mutiara tiada tara adalah keluarga. Cuplikan lagu dari sebuah film nasional tersebut menggambark Selengkapnya

    Kongres Kebudayaan Indonesia: Berkepribadian Dalam Kebudayaan

    Sesuai dengan amanat konstitusi, negara wajib memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan ma Selengkapnya

    Bahasa Indonesia Perekat Kebangsaan

    Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Jusuf Kalla, didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, membuka Selengkapnya