FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
29 09-2017

392

Pembukaan Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 Ghz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 Ghz Tahun 2017 untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler

SIARAN PERS NO. 182/HM/KOMINFO/09/2017
Kategori Siaran Pers

Siaran Pers No. 182/HM/KOMINFO/09/2017
Tanggal 29 September 2017
Tentang
Pembukaan Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 Ghz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 Ghz Tahun 2017 Untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler

Bersama ini diberitahukan bahwa Menteri Kominfo telah menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 20 Tahun 2017 tentang Tata Cara Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz Tahun 2017 Untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler (unduh PM Kominfo No. 20 Tahun 2017).

Sebagai pelaksanaan terhadap PM Kominfo No. 20 Tahun 2017 tersebut, Ketua Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz Tahun 2017 Untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler menerbitkan PENGUMUMAN NOMOR : 1/TIMSEL/09/2017 TENTANG SELEKSI PENGGUNA PITA FREKUENSI RADIO 2.1 GHz DAN PITA FREKUENSI RADIO 2.3 GHz TAHUN 2017 UNTUK KEPERLUAN PENYELENGGARAAN JARINGAN BERGERAK SELULER (Unduh Pengumuman di sini).

Dengan pengumuman tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika secara resmi membuka Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz Tahun 2017 Untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler.

Seleksi ini bertujuan untuk menambah pita frekuensi radio bagi Penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler dalam meningkatkan kapasitas jaringan bergerak seluler dan mencapai target kecepatan minimal akses bergerak dalam Rencana Pitalebar Indonesia 2014-2019. Seleksi sebagaimana dimaksud juga bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi Penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler untuk meningkatkan kualitas layanan secara maksimal kepada pengguna jaringan bergerak seluler yang seluas-luasnya.

OBJEK SELEKSI:

  1. Pita frekuensi radio 2.1 GHz, yang terdiri dari 2 (dua) blok pita frekuensi radio, masing-masing dengan lebar pita frekuensi radio 5 MHz moda FDD yang berada pada rentang 1970–1975 MHz berpasangan dengan 2160-2165 MHz (Blok 11), dan rentang 1975-1980 MHz berpasangan dengan 2165–2170 MHz (Blok 12).
  2. Pita frekuensi radio 2.3 GHz, yang terdiri dari 1 (satu) blok pita frekuensi radio dengan lebar pita frekuensi radio 30 MHz moda TDD yang berada pada rentang 2300-2330 MHz.

KETENTUAN SELEKSI:

1. Seleksi hanya dapat diikuti oleh penyelenggara telekomunikasi yang telah memiliki Izin Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler

2. Seleksi dilaksanakan dengan menggunakan metode Sistem Gugur pada tahapan Evaluasi Administrasi, metode Sistem Penawaran Harga pada tahapan Lelang Harga, dan metode Sistem Penilaian pada tahapan Evaluasi Teknis (jika diperlukan).

3. Peserta Seleksi sebagaimana dimaksud hanya dapat memenangkan 1 (satu) blok objek seleksi pada pita frekuensi radio 2.1 GHz atau pita frekuensi radio 2.3 GHz.

4. Ketentuan lebih lanjut terkait dengan Seleksi dimaksud mengacu pada Dokumen Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz Tahun 2017

5. Dokumen seleksi dimaksud disiapkan untuk menjelaskan waktu pelaksanaan, persyaratan, prosedur, formulir dan aspek-aspek lain yang berkaitan dengan Seleksi untuk dipatuhi oleh Peserta Seleksi

6. Dokumen seleksi dapat diambil oleh calon peserta seleksi pada:

Hari/Tanggal      : Senin / 2 Oktober 2017

Waktu               : Pukul 10:00 – 12.00 WIB

Alamat              : Sekretariat Tim Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz dan Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz Tahun 2017 Untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler, Gedung Menara Merdeka Lantai 10, Jl. Budi Kemulyaan 1 No. 2, Jakarta Pusat 10110   

7. Pengambilan dokumen seleksi wajib menyertakan:

a. Salinan Izin Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler;

b. Surat Kuasa pengambilan Dokumen Seleksi yang ditandatangani oleh Direktur Utama atau direktur yang diberikan kewenangan berdasarkan anggaran dasar perusahaan di atas meterai; dan

c. Salinan kartu identitas (KTP atau SIM) pihak yang diberikan kuasa, dengan menunjukkan kartu identitas yang asli.

BIRO HUMAS

KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

Berita Terkait

Siaran Pers No. 254/HM/KOMINFO/12/2017 tentang Kominfo Gelar Simposium Peningkatan ICT Development Index Indonesia

Kementerian Kominfo menggelar Simposium Peningkatan ICT Development Index Indonesia dengan tema “Enhancing Stakeholders Collaboration to I Selengkapnya

Siaran Pers No. 253/HM/KOMINFO/12/2017 tentang Peresmian Desa Broadband Terpadu (DBT) Kawasan Panca Mandala Kab. Tasikmalaya

Badan Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, bekerja sama denga Selengkapnya

Siaran Pers No. 252/HM/KOMINFO/12/2017 tentang Sosialisasi Tiga Tahun Pemerintahan: Membangun Desa, Desa Membangun

Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Sosialisasi Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK dengan Selengkapnya

Siaran Pers No. 250/HM/KOMINFO/12/2017 tentang Konsultasi Publik RPM Kominfo mengenai Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi

Keputusan Menteri 21 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Jasa Telekomunikasi merupakan salah satu Peraturan Menteri yang sangat mendesak untu Selengkapnya

comments powered by Disqus