FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
08 05-2018

496

3 Poin Pertemuan Kominfo dengan Facebook, Diancam Take-down

Kategori Sorotan Media | Diani Hutabarat
@ VIVA Menkominfo Rudiantara

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara bersama Vice President Public PolicyFacebook Asia Pasific, Simon Milner membahas beberapa hal tentang permasalahan yang dihadapi platform tersebut.

Berikut ini tiga poin yang dibicarakan keduanya di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin 7 Mei 2018.

Penyalahgunaan Data

Dalam lanjutan penyalahgunaan 87 juta data pelanggan, Simon menyatakan bahwa pihaknya belum tahu kapan audit akan selesai. Sampai saat ini audit masih dipegang oleh Otoritas Inggris, yaitu Information Comissioner Office (ICO).

Namun, ia memastikan bahwa semua pihak akan langsung diberitahu jika ada selesai hasil investigasinya.

"Kami pasti akan memberitahu Kominfo dan Polri jika hasilnya sudah keluar. Semua orang yang berpotensi terkena dampak dari Cambridge Analytica akan kami informasikan secepatnya," kata dia.

Konten Negatif

Dalam pertemuan itu juga dibahas soal konten negatif yang ada di platform Facebook. Rudiantara menyatakan bahwa Facebook harus meningkatkan performanya dalam upaya menjauhkan platformnya dari sisi negatif.

© Disediakan oleh PT VIVA MEDIA Baru Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan di Security Operations Center.

Simon pun menyatakan kesanggupannya untuk memperbaiki konten yang ada di platformnya. Setiap tahun, ia mengklaim, terdapat peningkatan dalam perbaikan konten.

"Kami juga berbicara bagaimana orang Indonesia bisa mendapatkan pengalaman positif dalam memgakses konten-konten di Facebook, dan untuk memastikan bahwa kami membantu ekonomi negara ini untuk terus berlanjut," jelas Simon.

Kasus Rohingya dan Myanmar

Rudiantara juga membahas penggunaan Facebook terhadap masalah Rohingya dan Myanmar. Ia tak menginginkan jika hal tersebut juga terjadi di Indonesia.

"Isu ini jangan dilupakan. Saya tegaskan bahwa saya tidak punya keraguan untuk take-down kalau itu berurusan dengan provokasi yang bisa memecah-belah NKRI," tegas Rudiantara. (ren)

Berita Terkait

Netizen Keluhkan Facebook dan Instagram Error, Begini Reaksi Kominfo

JAKARTA, iNews.id - Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Ferdinandus Setu mengatakan pihaknya t Selengkapnya

Kementerian Kominfo Gandeng XL Kembangkan Wahana Belajar Digital 'Pojok Pintar Sisternet'

TRIBUNMANADO.CO.ID - Guna mendorong perempuan Indonesia agar lebih melek teknologi digital, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Selengkapnya

Masuki Industri 4.0, Kominfo Targetkan 20 Ribu Digital Talent di 2019

AKURAT.CO Minimnya talenta digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) lanjutkan program sertifikasi 'Digital Tal Selengkapnya

Pembayaran Digital Marak, Kominfo Sebut Akan Ada Seleksi Alam

Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) mengatakan akan terjadi seleksi alam dalam bisnis platform pem Selengkapnya