FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
08 05-2018

328

3 Poin Pertemuan Kominfo dengan Facebook, Diancam Take-down

Kategori Sorotan Media | Diani Hutabarat
@ VIVA Menkominfo Rudiantara

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara bersama Vice President Public PolicyFacebook Asia Pasific, Simon Milner membahas beberapa hal tentang permasalahan yang dihadapi platform tersebut.

Berikut ini tiga poin yang dibicarakan keduanya di Kantor Kominfo, Jakarta, Senin 7 Mei 2018.

Penyalahgunaan Data

Dalam lanjutan penyalahgunaan 87 juta data pelanggan, Simon menyatakan bahwa pihaknya belum tahu kapan audit akan selesai. Sampai saat ini audit masih dipegang oleh Otoritas Inggris, yaitu Information Comissioner Office (ICO).

Namun, ia memastikan bahwa semua pihak akan langsung diberitahu jika ada selesai hasil investigasinya.

"Kami pasti akan memberitahu Kominfo dan Polri jika hasilnya sudah keluar. Semua orang yang berpotensi terkena dampak dari Cambridge Analytica akan kami informasikan secepatnya," kata dia.

Konten Negatif

Dalam pertemuan itu juga dibahas soal konten negatif yang ada di platform Facebook. Rudiantara menyatakan bahwa Facebook harus meningkatkan performanya dalam upaya menjauhkan platformnya dari sisi negatif.

© Disediakan oleh PT VIVA MEDIA Baru Dirjen Aptika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan di Security Operations Center.

Simon pun menyatakan kesanggupannya untuk memperbaiki konten yang ada di platformnya. Setiap tahun, ia mengklaim, terdapat peningkatan dalam perbaikan konten.

"Kami juga berbicara bagaimana orang Indonesia bisa mendapatkan pengalaman positif dalam memgakses konten-konten di Facebook, dan untuk memastikan bahwa kami membantu ekonomi negara ini untuk terus berlanjut," jelas Simon.

Kasus Rohingya dan Myanmar

Rudiantara juga membahas penggunaan Facebook terhadap masalah Rohingya dan Myanmar. Ia tak menginginkan jika hal tersebut juga terjadi di Indonesia.

"Isu ini jangan dilupakan. Saya tegaskan bahwa saya tidak punya keraguan untuk take-down kalau itu berurusan dengan provokasi yang bisa memecah-belah NKRI," tegas Rudiantara. (ren)

Berita Terkait

Kemenkominfo Buka Pendidikan Tanpa Gelar

Bandung - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan lima perguruan tinggi negeri menggelar program pendidika Selengkapnya

Kementerian Kominfo Tetap Lanjutkan Iklan Jokowi di Bioskop

Jakarta - Pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo, Ferdinandus Setu, mengatakan, meski muncul Selengkapnya

Pertemuan IMF-World Bank di Bali Diharapkan Meriah seperti Asian Games

Selengkapnya

Kominfo Tak Terima Aduan Pencurian Data Facebook

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan tidak ada laporan yang masuk mengen Selengkapnya