FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    27 05-2018

    949

    Pastikan Palapa Ring Tengah Selesai 2018, Menkominfo Kunjungi Gelar Kabel Laut di Perairan Tateli, Minahasa

    SIARAN PERS NO. 117/HM/KOMINFO/05/2018
    KategoriSiaran Pers

    Siaran Pers No. 117/HM/KOMINFO/05/2018 

    Tanggal 27 Mei 2018

    Tentang 

    Pastikan Palapa Ring Tengah Selesai 2018, Menkominfo Kunjungi Gelar Kabel Laut di Perairan Tateli, Minahasa 

     

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan Palapa Ring Tengah akan dapat selesai September tahun ini. Hal itu disampaikannya dalam kunjungan ke Minahasa Sulawesi Utara untuk menyaksikan penggelaran kabel laut Perairan Tateli, Pineleng, Minahasa, Sulut, Jumat (25/05/2018) siang.

    "Ini ada kelambatan untuk Palapa Ring Tengah, sengaja saya datang agar ada kapal untuk memasang. Kalau tidak (datang) kapal tidak datang ke sini. Untuk memastikan semua selesai di akhir 2018, jadi Agustus bisa selesai, kemudian uji stabilitas sampai September," katanya di atas Kapal Nusantara Ekspress.

    Menteri Rudiantara secara khusus meminta bantuan Gubernur Sulawesi Utara untuk memastikan selesainya perizinan agar bisa mempercepat pemasangan kabel laut. "Kalau September selesai, saya serahkan ke Pak Gubernur, akan ada acara apa. Saya tidak minta anggaran dari pemda, tolong dipercepat perizinannya," pintanya khusus disampaikan kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang ikut hadir.

    Menteri Rudiantara menyatakan pembangunan Palapa Ring merupakan salah satu upaya pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam mewujudkan Nawacita ke-3.  "Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan," tandasnya. 

    Di Indonesia, Pemerintah membangun tol informasi melalui Palapa ring dalam bentuk pembangunan serat optik yang membentang ke seluruh Indonesia yang dibangun oleh operator telekomunikasi dan sebagian dibangun oleh pemerintah.

    Sebagai infrastruktur tulang punggung jaringan telekomunikasi broadband (pita lebar), Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu  Palapa Ring Paket Barat, Palapa RIng Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur. 

    Proyek Palapa Ring Paket Tengah akan menghubungkan 17 kota/kabupaten yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Maluku Utara dengan panjang kabel mencapai 2.700 km.  

    "Jika Palapa Ring selesai,  semua kabupaten di Indonesia akan terhubung dengan jaringan tulang punggung serat optik. Dengan demikian, layanan yang ada di Jawa dan daerah lain tidak memiliki gap yang besar," jelasnya. 

     

    Akses Broadband untuk Masyarakat

    Gubernur Olly Dondokambey menyatakan optimistis dengan proyek Palapa Ring Paket Tengah nantinya masyarakat Sulut bakal menikmati kualitas jaringan internet yang lebih baik dengan adanya akses broadband. "Nantinya tidak ada lagi jaringan internet yang terputus. Sehingga semua masyarakat bisa menggunakan internet dengan optimal," katanya. 

    Gubernur mengatakan kualitas jaringan internet yang optimal itu ditunjang dengan pemasangan kabel optik bawah laut.  "Kabel optik Palapa Ring Paket Tengah di Sulawesi Utara dipasang mulai dari Mokupa, Siau hingga Melonguane dan daerah lainnya," ujarnya.

    Direktur Utama LEN Telekomunikasi Indonesia Raden Wahyu Panca Gelora menyatakan Palapa Ring Tengah menyambungkan kabel telekomunikasi di darat dengan laut. "Ada BMHl, tempat koneksi dari kabel darat ke laut. Dari kabel operator eskisting kebetulan di Manado itu Telkom begitu seterusnya sampai ke Melonguane kemudian sampai Morotai. Selanjutnya yang sepotong juga menghubungkan Sulawesi Tengah dari Luwuk, dan Kendari Sulawesi Tenggara," jelasnya.

    Menurut Direktur LTI, untuk perizinan rute terakhir ke laut sudah clear, kapal bergerak terus untuk memasang kabel. "Ditargetkan 7 Agustus selesai untuk kapal. Sementara yang darat sudah selesai. Ini nanti kemungkinan cuaca buruk ya berdaa yidak ad

    Rencana kapal bergerak utk kerja 144 hari, sekarang sudah dikompresi jadi 74 hari," katanya.

    Untuk bisa mempersingkat pekerjaan itu maka diturunkan dulu Kapal PLJR untuk membersihkan jalur sebelum Kapal Nusantara Explorer memasang kabel. "Jadi pekerjaan teknis dilakukan dulu, untuk pengujiannya diakhir. Untuk masalah administratif dan perizinan nanti akan bekerja sama dengan BAKTI," jelasnya.

     

    Noor Iza

    Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo

    e-mail: humas@mail.kominfo.go.id

    Telp/Fax : 021-350402

    Berita Terkait

    Siaran Pers No.133/HM/KOMINFO/07/2019 tentang Konsultasi Publik RPM Kominfo mengenai Hasil Pemetaan Urusan Pemerintahan dan Nomenklatur Perangkat Daerah Bidang Komunikasi dan Informatika

    Dalam rangka reformasi regulasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melakukan simplifikasi regulasi bidang kominfo dengan meng Selengkapnya

    Siaran Pers No. 132/HM/KOMINFO/07/2019 tentang Kolaborasi Jadi Modal Utama Wujudkan Kebebasan Media

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan kerja sama yang kuat dan upaya kolaborasi menjadi modal utama kesuksesan dalam mew Selengkapnya

    Siaran Pers No. 131/HM/KOMINFO/07/2019 tentang Menkominfo Serukan Lawan Ancaman Kebebasan Media

    Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyatakan dukungan untuk kebebasan media dan awak jurnalis dalam menghadapi ancaman-ancaman d Selengkapnya

    Siaran Pers No. 130/HM/KOMINFO/07/2019 tentang Hadiri Global Conference on Media Freedom, Menkominfo Tegaskan Komitmen Indonesia Lindungi Insan Pers

    Indonesia telah membuat pencapaian demokratis yang mengesankan dalam beberapa tahun terakhir. Laporan Freedom House 2019 menunjukkan Indones Selengkapnya