FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
08 08-2018

602

Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Terus Berlangsung, Prioritas untuk Koordinasi dan Posko Pengungsian

SIARAN PERS NO. 166/HM/KOMINFO/08/2018
Kategori Siaran Pers

Siaran Pers No. 166/HM/KOMINFO/08/2018

Tanggal 8 Agustus 2018

Tentang

Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Terus Berlangsung, Prioritas untuk Koordinasi dan Posko Pengungsian

 

Pemulihan jaringan telekomunikasi khususnya base station (BS), pascagempa bumi 7.0 SR terus berlangsung berkembang sangat signifikan. Sejak Senin (5/8) hingga Rabu (8/8) siang hari ini sejumlah 639  base station telah pulih kembali dan beroperasi. Sementara masih terdapat 306 BS yang belum dapat digunakan dan dalam proses pemulihan operasional karena membutuhkan pasokan sumberdaya listrik.  

Sebagai informasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat, layanan telekomunikasi yang berjalan didukung dengan sejumlah 7.418 BS site 2G, 3G dan 4G. Semua layanan itu didorong bisa melayani kebutuhan komunikasi secara merata sampai ke pelosok. 

Kendala utama pemulihan base station adalah pasokan listrik dari PLN dan bahan bakar minyak untuk genset. Selain itu juga ada beberapa base station yang masih terisolir dan hanya bisa dijangkau dengan kendaraan yang terbatas. 

Namun demikian, operator seluler mengalihkan akses jaringan telekomunikasi ke base station terdekat agar bisa digunakan untuk melayani kebutuhan masyarakat.   Operator telekomunikasi juga terus melakukan mobilisasi genset dan baterei cadangan agar base station bisa digunakan kembali. 

Menteri Kominfo Rudiantara meminta Tim Kementerian dan operator telekomunikasi memberikan prioritas dukungan telekomunikasi dan pemulihan jaringan pada lokasi pos koordinasi dan tempat pengungsian.

Untuk mendukung dan memudahkan akses komunikasi di pos koordinasi (posko), dari sepuluh unit VSAT yang disediakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo, saat ini telah terpasang sembilan unit. 

Sesuai dengan kebutuhan lapangan, VSAT yang dalam rencana awal akan dipasang di Dusun Mentareng, saat ini dipasang di Posko Desa Obel-Obel. Sementara VSAT untuk kebutuhan Media Center dipindahkan ke Posko Sankareang yang lebih membutuhkan untuk kegiatan koordinasi, karena di Media Center yang terletak di Kantor Gubernur sudah ada akses internet.  

Satu VSAT yang rencananya dipasang di RSUD Mataram tidak jadi karena adanya gedung runtuh sehingga tidak memungkinkan proses instalasi.  Namun ada pemasangan VSAT baru di Posko Desa Khayangan.

Adapun dua VSAT di Posko Bayan dan Sambik Elen yang masih dilaporkan tidak bisa digunakan hari ini ditargetkan bisa digunakan kembali. Pagi ini Tim BAKTI Kominfo akan melakukan pengecekan dan perbaikan dengan menggunakan motor untuk menjangkau lokasi.

 

Noor Iza
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Fax : 021-350402
Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo


Berita Terkait

Siaran Pers No. 281/HM/KOMINFO/10/2018 tentang Konsultasi Publik RPM Perencanaan Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio pada Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz

Memperhatikan ketentuan Pasal 4 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit, yang Selengkapnya

Siaran Pers No. 280/HM/KOMINFO/10/2018 tentang Penyelenggara Pos yang Mendapat Sanksi Teguran Tertulis Ketiga dan Sanksi Teguran Melalui Website Ketiga

Kementerian Kominfo melakukan publikasi Sanksi Teguran Tertulis ketiga melalui Website terhadap penyelenggara pos (daftar nama terlampir) ya Selengkapnya

Siaran Pers No. 279/HM/KOMINFO/10/2018 Tentang Buka Keran Investasi Lewat NextIcorn Digital Paradise Weekend

Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar Konvensi Internasional Next Indonesia Unicorn (NextIcorn): Digital Paradises Weekend. Platf Selengkapnya

Siaran Pers No. 278/HM/KOMINFO/10/2018 Tentang Promosikan Upaya Menutup Kesenjangan dengan Inisiatif Ekonomi Digital

Ajang Pertemuan Tahunan IMF-WBG 2018 dimanfaatkan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara untuk mempromosikan upaya menutup kesen Selengkapnya