FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 09-2018

    957

    Indonesia Akan Jadi WEF Hub ASEAN Berikutnya

    SIARAN PERS NO. 218/HM/KOMINFO/09/2018
    KategoriSiaran Pers

    Siaran Pers No. 218/HM/KOMINFO/08/2018

    Tanggal 13 September 2018

    Tentang

    Indonesia Akan Jadi WEF Hub ASEAN Berikutnya

     

    Hanoi, Vietnam - Indonesia akan menjadi lokasi pertemuan World Economic Forum (WEF) Hub ASEAN berikutnya. Hal itu disampaikan oleh Founder & Executive Chairman of the WEF Klaus Schwab kepada Menteri Koordinator Bidang Kemartiman Luhut Panjaitan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam pertemuan yang berlangsung di sela WEF ASEAN, di Hanoi, Vietnam, Kamis (13/09/2018).

    "Semua menteri Indonesia aktif mempromosikan daya tarik ekonomi, pemerintahan yang terbuka dan manju serta potensi Indonesia yang lain. Akhirnya Profesor Klaus memutuskan untuk memilih Indonesia sebagai WEF Hub di ASEAN selanjutnya," jelas Menteri Kominfo Rudiantara usai pertemuan.

    Pengakuan positif itu tentu menggembirakan bagi Indonesia. "WEF akan mempersiapkan pengumuman resmi ini segera. Sementara tim teknis WEF dibentuk, tim ini akan segera dikerahkan untuk bekerja dengan rekan-rekan Indonesia yang dipimpin oleh Bpk Menko Luhut Panjaitan," jelas Rudiantara.

    Menurut Menteri Kominfo dalam multi-ministrial meeting itu Klaus memberikan pengakuan kepada Indonesia dalam WEF ASEAN sebagai negara yang dinamis dan menunjukkan perkembangan dalam pembangunan ekonomi digital.  "DIbuktikan dengan adanya 4 unicorn Indonesia dari 7 unicorn di ASEAN," kata Rudiantara.

    Bahkan Klaus Schwab mengakui kontribusi Indonesia dalam pertemuan WEF ASEAN. "Profesor Klaus memuji pidato Presiden Joko Widodo yang mengambil analogi Avengers. Ia menyebut hal itu menunjukkan pribadi yang menarik dari Presiden," ungkapnya.  

    Dalam pertemuan yang membahas beragam aspek ekonomi dan sosial, termasuk posisi Indonesia untuk pertemuan WEF selanjutnya.  Atas nama WEF, Klaus mengharapkan kehadiran Presiden Joko Widodo dalam pertemuan WEF di Davos, Philipina. 

    "Profesor Klaus mengharapkan Presiden Jokowi hadir dalam pertemuan di Davos pada Januari tahun depan. Ini membuktikan WEF memberikan posisi yang bagus diantara negara-negara anggota ASEAN," ungkap Rudiatara.

    Ferdinandus Setu
    Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
    e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
    Telp/Fax : 021-350402
    Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo

    Berita Terkait

    Siaran Pers No. 159/HM/KOMINFO/08/2019 tentang Pemblokiran Layanan Data di Papua dan Papua Barat Masih Berlanjut

    Selengkapnya

    Siaran Pers No. 156/HM/KOMINFO/08/2019 tentang Peluncuran e-Penyiaran untuk Layanan Sameday dan Versi Mobile

    Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Komisi Penyiaran Indonesia meluncurkan layanan e-Penyiaran yang memangkas waktu pemberian izi Selengkapnya

    Siaran Pers No. 155/HM/KOMINFO/08/2019 tentang Pemblokiran Layanan Data di Papua dan Papua Barat

    Untuk mempercepat proses pemulihan situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan sekitarnya.... Selengkapnya

    Siaran Pers No. 154/HM/KOMINFO/08/2019 tentang Pelambatan Akses di Beberapa Wilayah Papua Barat dan Papua

    Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan throttling atau pelambatan akses/bandwidth di beberapa wilayah Papua Barat dan Papua Selengkapnya