FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
09 02-2019

333

Presiden Tegaskan Jaminan Kemerdekaan Pers dan Berpendapat

Kategori Berita Pemerintahan | mth
Presiden Joko Widodo (keempat kiri) didampingi Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo (kelima kiri), Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara (keenam kiri), Gubernur Jawa Timur Soekarwo (ketiga kiri) dan Ketua PWI Atal Sembiring Depari (kedua kiri) serta Penanggung Jawab HPN 2019 Margiono (kiri) memukul tongtong alat musik Madura saat puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (9/2/2019). Perayaan HPN 2019 tersebut mengangkat tema 'Pers Menguatkan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Digital'. - (antarafoto)

Surabaya, Kominfo - Presiden Joko Widodo menegaskan, pemerintah menjamin prinsip kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat, kebebasan yang dipandu oleh tanggung jawab moral, kebebasan yang beretika dan bertata krama, dan kebebasan sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Pers dan Undang-Undang Penyiaran.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutan di Puncak Peringatan Hari Pers Nasional 2019, yang digelar di Grand City, Surabaya, Jatim, Sabtu (09/02/2019) pagi. 

Oleh karena itu, Presiden mengajak pers untuk terus meneguhkan jati dirinya sebagai sumber informasi yang akurat bagi masyarakat, meneguhkan jati dirinya mengedukasi masyarakat, meneguhkan jati dirinya untuk tetap melakukan kontrol sosial, untuk terus memberikan kritik-kritik yang konstruktif.

Presiden yang dalam kesempatan itu didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga mengingatkan, kalau pemerintah aktif dalam membangun well informed society hendaknya jangan terburu-buru itu dianggap sebagai sebuah kampanye atau pencitraan.

“Itu adalah bagian dari upaya untuk membentuk masyarakat yang sadar informasi,” tegas Presiden seraya berharap media menjadi amplifier atas informasi tentang pembangunan, termasuk kekurangan yang harus dibenahi bersama-sama.

Terima Penghargaan Kemerdekaan Pers

Sebelumnya dalam acara puncak peringatan Hari Pers Nasional 2019 itu, Presiden Jokowi menerima penghargaan Kemerdekaan Pers. Penghargaan ini diserahkan oleh Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo.

Penanggung jawab peringatan Hari Pers Nasional 2019 Margiono mengatakan, penghargaan Kemerdekaan Pers diberikan karena Presiden Jokowi dinilai sudah menjamin kebebasan pers, dan memiliki kepedulian terhadap perkembangan pers nasional.

“Biarkan ini keinginan dari kami untuk memberikan apresiasi kepada pejabat tertinggi negara karena tidak pernah mencederai kehidupan pers dan selalu mendukung kemerdekaan pers,” kata Margiono.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Menkominfo Rudiantara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menhub Budi K. Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, dan Ketua DPD RI Oesman Sapta.

Selain itu hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, para duta besar negara sahabat, tokoh pers Surya Paloh dan Chairul Tanjung, dan Ketua PWI Atal Depari.

Berita Terkait

Presiden ADB Apresiasi Perkembangan Ekonomi Indonesia

Sebelum berangkat menuju Pangkalan Militer Don Mueang untuk bertolak ke Jakarta, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk menerima kunju Selengkapnya

Presiden Hadiri Pembukaan KTT ke-34 ASEAN

Pada hari kedua kunjungan ke Bangkok, Thailand, Presiden Joko Widodo menghadiri Upacara Pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-34 ASEA Selengkapnya

Presiden Bahas Peningkatan Kerja Sama Perdagangan dan Investasi dengan PM Thailand

Presiden Joko Widodo bersama PM Thailand Prayut Chan-o-cha membahas tiga isu dalam pertemuan bilateral antara Indonesia dan Thailand di Hote Selengkapnya

Terobosan Investasi, Pemerintah Segera Pangkas Pajak Besar-Besaran

Pemerintah melakukan terobosan untuk meraih investasi dan meningkatkan ekspor sebanyak-banyaknya. Salah satu terobosan yang dilakukan adalah Selengkapnya