FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
17 03-2019

168

Wujudkan Pemilu Damai, Kominfo Minta Masyarakat Bijak Gunakan Media Sosial

Kategori Berita Kementerian | mth
Warga mengangkat poster bertulis penolakan terhadap hoaks jelang Pemilu 2019 saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (3/2/2019). Aksi tolak hoaks tersebut digelar untuk mewujudkan pesta demokrasi yang aman dan damai. - (antarafoto)

Malang, Kominfo - Pesta demokrasi tahun 2019 tinggal itungan hari. Banyak harapan dan rasa optimistisme masyarakat, agar penyelenggaraan Pemilu Serentak berjalan dengan damai.

Hal itu pula yang ditekankan Menteri Komunikasi dan  Informatika (Menkominfo), Rudiantara saat berbicara dalam acara Orasi Budaya bertajuk "Santun Bermedia untuk Pemilu Damai", di Gedung Kesenian Gajayana, Malang, Jawa Timur, Sabtu (16/03/2019) malam. 

Menteri Kominfo menegaskan, salah satu aspek krusial dalam menjaga kondusifitas Pemilu 2019, adalah tak menyebarkan hoaks. Dia meminta masyarakat membudayakan verifikasi informasi.  "Kita jauhi dan perangi (hoaks)," ujarnya. 

Menteri Rudiantara memberikan dukungan penuh dan mengapresiasi kepada berbagai macam organisasi, komunitas serta kelompok peduli Pemilu damai. Dia mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk merayakan pesta demokrasi dengan penuh rasa bangga terhadap bangsa dan negara.

"Di sini kita ikut orasi budaya tentang santun bermedia untuk pemilu damai. Saya titip kalau bermedia sosial Twitter, Facebook, Instagram itu cakupannya luas," jelasnya. 

Rudiantara mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dengan cara yang baik. Terlebih memasuki tahun politik seperti sekarang.  "Kadang-kadang satu budaya di suatu daerah belum tentu cocok di tempat yang lain, jadi menggunakan media sosial juga harus hati-hati,” tegas Menkominfo. 

Pesta demokrasi ini, kata Menteri Kominfo  sudah seharusnya dirayakan dengan nuansa yang damai, senang dan bahagia. Jangan sampai esensi dari kata ‘pesta’ justru dijadikan sebagai alat untuk konflik antar kelompok, dengan cara menyebarkan fitnah dan hoax. 

“Pesta demokrasi 17 April 2019  adalah pesta kita. Datangi (TPS) dengan hati yang senang, dengan fun. Kalau pesta biasanya kan bukan menyiapkan berantem tapi perut. Maka kita siapkan pemilu yang damai, itu pesan saya untuk teman-teman di kota Malang dan dimanapun berada di seluruh Indonesia,” ujar Rudiantara.  

Santun Bermedia untuk Pemilu Damai merupakan acara yang diselenggarakan Kaukus Media dan Pemilu. Kegiatan itu juga didukung oleh Direktorat Jenderal Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Kominfo, serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).**

Berita Terkait

Ngobrol Seputar Pemilu, Menkominfo Ajak Milenial Jangan Golput

Pemilu Serentak 2019 yang akan menentukan masa depan Indonesia lima tahun kedepan, tinggal menghitung jam. Menteri Menteri Komunikasi dan In Selengkapnya

Kawal Pemilu 2019, Kominfo Pantau Konten Media Sosial

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengambil peran untuk mengawal pelaksanaan Pemilu Serentak 2019. Salah satu tugas Kementerian Kominfo Selengkapnya

Menkominfo Ajak Masyarakat Gembira Sambut Pesta Demokrasi

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara Rudiantara mengajak masyarakat bergembira menyambut Pesta Demokrasi pada 17 April mendatang. M Selengkapnya

Program KlingKing Fun, Ajak Masyarakat Tidak Golput

Program KlingKing Fun menjadi salah satu cara pemerintah bersama dengan ratusan pengusaha Indonesia untuk meningkatkan partisipasi dalam mem Selengkapnya