FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    02 09-2019

    523

    Kominfo Gelar Siaran Digital Perdana di Perbatasan RI - Malaysia

    Kategori Sorotan Media | meit001

    TEMPO.CO, Nunukan - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara meluncurkan siaran digital di perbatasan Indonesia, salah satunya di Nunukan, Kalimantan Utara. Menurut dia, dengan langkah ini, masyarakat di perbatasan bisa mendapat siaran televisi dengan kualitas gambar yang mulus dan konten yang bagus.

    Selama ini, kebanyakan masyarakat di perbatasan masih menangkap siaran dari saluran analog. Misalnya, menggunakan parabola, televisi kabel atau siaran free tune air. "Nah kalau berpindah ke digital, kualitas gambarnya jauh lebih bagus, kalau yang analog kan ada semutnya, ini mulus, ini adalah tahap pertama digitalisasi," kata dia saat peluncuran di Nunukan, Sabtu, 31 Agustus 2019.

    Digitalisasi siaran televisi juga bisa membuat masyarakat di perbatasan dapat mengakses lebih banyak saluran televisi. Misalnya saja di Nunukan yang kini saluran digitalnya telah disiari tak hanya oleh saluran televisi pelat merah TVRI, namun juga saluran televisi swasta seperti Metro TV dan Trans TV.

    Rudiantara mengatakan, sudah banyak negara yang melakukan migrasi saluran televisi dari analog ke digital. Sementara, di Indonesia migrasi ini masih belum bisa dilakukan secara total dan masih dalam masa transisi. Salah satu kendalanya, adalah Revisi Undang-undang penyiaran yang belum kelar dan kini masih berada di Dewan Perwakilan Rakyat.

    Dalam kesempatan yang sama, Rudiantara juga memperkenalkan cara agar masyarakat bisa mengakses saluran digital tersebut. Yang pertama adalah dengan membeli televisi baru yang bisa menangkap siaran digital. Sementara, untuk masyarakat yang masih menggunakan televisi lawas, dapat menangkap siaran digital dengan Set Up Box.

    "Dengan demikian, kita bisa mempercepat implementasi di Indonesia," ujar Rudiantara. Ia berharap saluran televisi digital yang dipancarkan di Nunukan ini juga bisa sampai ke perbatasan Indonesia - Malaysia di Pulau Sebatik.

    Sebelumnya, dalam keterangan tertulis, Direktur Penyiaran Kemenkominfo, Geryantika Kurnia menuturkan Nunukan di Kalimantan Utara dipilih Kemkominfo sebagai program pertama Digitalisasi Perbatasan karena di kawasan itu belum memiliki fasilitas 4G seperti halnya di wilayah Pulau Jawa.

    Untuk mensukseskan Siaran Digital di perbatasan, Geryantika menuturkan saat ini di Nunukan telah tersedia fasilitas milik LPP TVRI yang berada di 17 titik. Selain mencoba siaran digital di perbatasan Kalimantan, pemerintah akan mencoba melakukan siaran digital di Batam yang berbatasan dengan Singapura dan Malaysia.

    Dalam catatan Geryantika bulan lalu Malaysia sudah bermigrasi dari siaran analog ke siaran digital sementara Indonesia meski telah siap, belum melakukan migrasi. Padahal kesiapan sarana dan prasarana siaran digital yang secara ekonomis telah siap seharusnya digunakan bersiaran oleh televisi swasta Indonesia.

    “Secara hitung-hitungan, biaya sewa Mux milik TVRI jauh lebih ekonomis dibandingkan jika televisi swasta melakukan produksi siaran analog. Selain itu untuk memperbanyak konten berkualitas, Kemkominfo mempermudah ijin konten digital,” tuturnya.

    Sumber : tempo.co

     

    Berita Terkait

    Kominfo Gelar 3 Program Pelatihan Digital secara Online

    Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kominfo) meluncurkan tiga program pelatihan bidang digital. Program-progam ini disebut bertujuan un Selengkapnya

    Kominfo dukung gerakan Bangga Buatan Indonesia

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan dukungan untuk gerakan Bangga Buatan Indonesia, untuk mendorong produk-produk lo Selengkapnya

    Kemenkominfo Tawarkan Beasiswa Pelatihan Digital Bagi 15.200 Peserta

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuka beasiswa bagi 15.200 peserta untuk mendapatkan pelatihan di Program Digital Ta Selengkapnya

    Kominfo Gelar Kolaborasi 54 Jam Cipta Solusi Startup Digital

    Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama penggerak ekosistem startup digital di Indonesia menggelar Global Online Startup Weekend Covi Selengkapnya