FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    05 09-2019

    365

    Menkominfo Apresiasi Google Cloud Kembangkan Data Center Tier 4 di Indonesia

    Kategori Berita Kementerian | adhi004
    Menteri Kominfo Rudiantara bersama Regional Director South East Asia Google Cloud Tim Synan dan Country Director Google Cloud Indonesia Megawaty Khie dalam Google Cloud Summit Indonesia, di JIC Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/9/2019) - (Sina)

    Jakarta, Kominfo - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengapresiasi pendirian data center Google Cloud yang akan tuntas pertengahan tahun 2020. Menurut Menteri Kominfo, keberadaan data center Google Cloud akan dapat memperbanyak data center Tier 4 di Indonesia. 

    "Pemerintah ingin melihat data center Tier 4 di negara ini. Mengingat hanya ada 20 lokasi data center Google di dunia. Kita jadi keluarga, hanya ada 20 lokasi di dunia yang menjadi data center dan di Indonesia salah satunya," ujar Rudiantara dalam sambutan Acara Google Cloud Summit Indonesia di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (5/9/2019).

    Menteri Kominfo menambahkan bahwa data center dengan keandalan tinggi tersebut sangat dibutuhkan untuk menarik perusahaan-perusahaan multinasional dan investasi asing agar mau masuk ke Indonesia.

    "Saya mengapresiasi Google yang akan membangun infrastruktur Google Cloud-nya di Indonesia mulai tahun 2020 karena banyak perusahaan terutama startup yang membutuhkan cloud dalam menjalankan bisnis mereka. Kita tidak bisa menghindari untuk menggunakan cloud services," jelasnya.

    Sesuai dengan sistem klasifikasi Uptime Institute untuk data center, terdapat empat kategori data center, mulai dari Tier 1 hingga Tier 4. Sistem klasifikasi itu menunjukkan kemampuan infrastruktur data center dalam hal kinerja operasional secara menyeluruh, terutama penilaian aksesibilitas atau uptime. 

    Tier 1 memiliki tingkat up time 99.671%, atau dalam setahun batas toleransi gangguan maksimal 28 jam. Tier 2 dilengkapi dengan genset sebagai persiapan saat ada pemadaman bergilir dari PLN. Adapun tingkat uptime 99.741%, atau hanya memiliki toleransi down selama 22 jam dalam setahun.

    Sementara Tier 3, memiliki lebih dari 1 sumber daya listrik dan jaringan (multi network link) sehingga syarat “no shutdown” dapat terpenuhi pada data center Tier 3. Dengan tingkat uptime 99.982% atau toleransi gangguan dalam setahun maksimal hanya 1.5 jam saja. Dan Tier 4  hanya memiliki toleransi down time 30 menit dalam setahun.

    Menteri Kominfo Rudiantara menjelaskan bahwa hingga saat ini hanya ada satu lokasi yang dapat digunakan untuk mendirikan data center tier 4 yaitu di Kabupaten Bekasi. Hal itu dikarenakan persyaratan untuk sebuah data center agar mendapat sertifikasi tier 4 adalah memiliki sumber listrik yang dipasok oleh 2 perusahaan listrik yang berbeda sehingga menyulitkan untuk dibangun di lokasi lain.

    "Kami tengah berusaha agar peraturan yang ada dapat diubah untuk mengakomodasi keberadaan data center Tier 4. Kita harus mengubah regulasi dalam sektor energi di negara ini agar kita bisa mempunyai datacenter Tier 4," katanya.

    Berkaitan dengan dengan perusahaan startup digital, Menteri Rudiantara menegaskan bahwa pemerintah mendukung keberadaan mereka dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk berkiprah di bidang ekonomi digital. "Kominfo mempunyai Program Gerakan Nasional 1000 Startup Digital dan Next Indonesian Unicorn untuk mendukung perkembangan startup sehingga mampu menjadi unicorn," jelasnya.

    Sementara Regional Director South East Asia Google Cloud Tim Synan menjelaskan bahwa Google Cloud memiliki peranan untuk membantu para perusahaan melakukan transformasi digital. "Kami memiliki visi yang jelas untuk membantu agar konsumen mampu menjalani proses transformasi digital mereka," kata Tim.

    Menurutnya banyak perusahaan menggunakan Google Cloud karena memiliki kecepatan dan kehandalan yang tinggi. Saat ini, perkembangan public cloud yang pesat juga akan membutuhkan banyak teknisi untuk menangani data center, untuk itu pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Kominfo melalui program Digital Talent Scholarship (DTS) untuk melakukan sertifikasi terhadap teknisi di bidang cloud.

    "Kami juga bekerja sama dengan Kemkominfo dalam DTS kita akan mensertifikasi 1000 teknisi," kata Tim Synan seraya mengharapkan Google Cloud dapat berperan dalam melakukan transformasi digital di Indonesia sesuai visi dari Menteri Rudiantara.

    Google Cloud kini menyediakan sertifikasi GCP dalam bahasa Indonesia, dimulai dengan Sertifikasi Associate Cloud Engineer yang saat ini juga ditawarkan oleh Digital Talent Scholarship dari Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi. Acara Google Cloud Summit Indonesia ini adalah yang ketiga kalinya diadakan di Indonesia.

    Acara ini yang dihadiri oleh ribuan peserta yang berasal dari eksekutif perusahaan dan para startup ini akan menghadirkan pembicara-pembicara dari berbagai perusahaan untuk membahas tentang teknologi-teknologi terkini terutama di bidang cloud services.


    Berita Terkait

    Menkominfo: Milenial Perlu Kenal Kemajuan Digital Indonesia

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, menjadi suatu keharusan bagi pemerintah untuk memperkenalkan kepada masyaraka Selengkapnya

    Menkominfo: Blokir Situs Bajakan untuk Hargai HAKI

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menegaskan pemblokiran situs yang memuat konten bajakan dilakukan untuk menghargai hak at Selengkapnya

    Menkominfo Minta Masyarakat Produktif Gunakan Internet

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate meminta masyarakat menggunakan internet untuk kegiatan produktif, salah satunya untuk Selengkapnya

    Kominfo Apresiasi Peluncuran Buku Cerita dari Sudut Istana

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mengapresiasi penerbitan buku berjudul “Cerita dari Sudut Istana, Kisah tentang Peristiwa dan Berit Selengkapnya