FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    18 10-2019

    244

    Raih Suara Terbanyak, Indonesia Kembali Terpilih Jadi Anggota Dewan HAM PBB

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    New York, Kominfo - Indonesia meraih 174 dari 193 negara anggota dalam pemilihan anggota Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) periode 2020-2022, yang berlangsung dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-74, di New York, Amerika Serikat (AS), Kamis (17/10/2019).

    “Indonesia kembali mendapat kepercayaan komunitas internasional untuk menjadi anggota Dewan HAM PBB periode 2020-2022. Untuk kelima kalinya, Indonesia akan kembali memberikan kontribusi nyata dalam pemajuan dan perlindungan HAM di tingkat global,” kata Wakil Tetap RI pada PBB, Dian Triansyah Djani, yang mengikuti sidang Majelis Umum PBB itu.

    Wakil Tetap RI di PBB itu menilai, suara terbanyak dan tertinggi di kawasan Asia Pasifik yang diperoleh Indonesia ini merupakan keberhasilan diplomasi Indonesia. Bagi Indonesia, menurut Wakil Tetap RI di PBB Dian Triansyah Djani, keanggotaan pada Dewan HAM PBB ini juga merupakan bentuk pemenuhan mandat konstitusi dan penegasan komitmen Indonesia dalam penerapan norma HAM global tidak hanya di tingkat global, melainkan juga di tingkat regional dan nasional.

    Selama masa kampanye, Indonesia mengusung tagline “A True Partner for Democracy, Development and Social Justice”. “Jelas sekali bahwa masyarakat internasional sangat menghargai rekam jejak Indonesia dan melihat demokrasi dan toleransi sebagai aset untuk berperan aktif di Dewan HAM PBB,” kata Dirjen Kerjasama Multilateral, Febrian Ruddyard.

    Keanggotaan Indonesia di Dewan HAM pada 2020 akan bersamaan dengan keanggotaan Indonesia di Dewan Keamanan PBB dimana Indonesia juga berkomitmen untuk membantu menjembatani kinerja kedua organ penting PBB tersebut. Indonesia akan memulai masa tugasnya di Dewan HAM mulai 1 Januari 2020, bersama negara-negara Asia Pasifik lainnya yakni Afghanistan, Bahrain, Bangladesh, Fiji, India, Nepal, Pakistan, Filipina, Qatar, Jepang, Korea Selatan, Marshall Islands.

    Negara lainnya yang terpilih dalam pemungutan suara di Sidang Majelis Umum PBB ke-74 ini adalah Libya, Mauritania, Sudan, Namibia, Jepang, Korea Selatan, Irak, Marshall Islands, Armenia, Polandia, Brasil, Venezuela, Jerman, Belanda. Dewan HAM PBB yang berkedudukan di Jenewa merupakan organ antarpemerintah di PBB yang terdiri atas 47 negara anggota PBB dan bertanggung jawab untuk memperkuat kemajuan dan perlindungan HAM di seluruh dunia, menangani situasi pelanggaran HAM serta membuat rekomendasi terkait hal tersebut.

    Sumber 

    Berita Terkait

    Perkembangan Demokrasi Indonesia Semakin Baik

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD mengatakan bahwa perkembangan demokrasi di Indonesia tidak terlalu buruk. Selengkapnya

    Wapres Berharap Rakornas Indonesia Maju Perkuat Kerjasama Pemerintah Pusat dan Pemda

    Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri mampu memperkua Selengkapnya

    Pelantikan Kabinet Indonesia Maju Berlangsung Sederhana dan Singkat

    Usai memperkenalkan para anggota Kabinet Indonesia Maju di teras depan Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara I Selengkapnya

    Presiden: Singapura Pahami Keinginan Indonesia Awasi Wilayah Udara Sendiri

    Presiden Joko Widodo mengemukakan, Indonesia menerima kerangka kerja untuk negosiasi Flight Information Region (FIR) yang disepakati oleh In Selengkapnya