FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    11 01-2020

    104

    BMKG: Sepekan ke Depan, Jabodetabek Hujan Intensitas Ringan

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau monitor citra satelit cuaca di gedung BMKG, Jakarta, Jumat (10/1/2020). BMKG memprakirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah Jabodetabek pada periode 9 hingga 12 Januari 2020. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo  - Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Indonesia.

    Deputi Bidang Metereologi BMKG, Mulyono R. Prabowo, hal itu karena gelombang atmosfer masih berada di Wilayah Indonesia bagian tengah dan timur yang mendukung peningkatan konsentrasi curah hujan. “Fenomena gelombang tropis yakni Kelvin Wave dan Rossby Ekuatorial berkontribusi signifikan pada pembentukan pola siklonik dan pertemuan,” kata Mulyono dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (11/01/2020).

    Khusus untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), Deputi Bidang Metereologi BMKG itu menyampaikan kondisi cuacanya secara umum pada tanggal 12 s.d. 14 Januari 2020 dinyatakan kondisi hujan berada pada kisaran intensitas ringan, terutama di wilayah Bogor, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Timur dan Tangerang terutama pada siang dan malam hari. 

    Sementara, pada tanggal 15 s.d. 18 Januari 2020, menurut Deputi Bidng Metereologi telah diidentifikasi terjadi peningkatan potensi hujan di periode ini dengan variasi intensitas hujan ringan hingga lebat terutama pada dini hari menjelang pagi, terutama di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Tangerang, dan sebagian Bogor.  “Kondisi hujan signifikan dapat terjadi kembali pada sore menjelang malam dan dini hari,” kata Mulyono.

    Sementara potensi curah hujan intensitas sedang hingga lebat pada periode tersebut berpotensi terjadi di selama tanggal 12 s.d. 14 Januari 2020 di Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

    Adapun pada periode 15 s.d. 18 Januari 2020 terjadi di kawasan Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

    BMKG juga memprediksi  potensi ketinggian gelombang laut di wilayah Indonesia hingga mencapai lebih dari 2.5 meter dapat terjadi di beberapa wilayah perairan sebagai berikut untuk sepekan kedepan, yaitu: Perairan selatan Jawa Tengah hingga P.Sumba, Laut Sawu, Perairan selatan P.Sawu – P.Rote, Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTT, dan Laut Natuna Utara.

    Deputi Bidang Metereologi BMKG Mulyono Prabowo mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin. “Selain itu, kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau agar selalu waspada,” tutur Mulyono.

    Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, yaitu melalui: call center 021-6546315/18; http://www.bmkg.go.id; follow media sosial @infoBMKG; atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

    Berita Terkait

    Presiden Minta Semua Duta Besar Jadi Duta Investasi

    Presiden Joko Widodo mengatakan, sesuai amanat konstitusi semua duta besar Indonesia adalah duta perdamaian. Tapi karena pemerintah fokus pa Selengkapnya

    Bekali Keterampilan, Perkuat Daya Saing Santri

    Pondok pesantren identik dengan pendidikan keagamaan yang kuat. Namun menghadapi era revolusi industri 4.0, para santri lulusan pondok pesan Selengkapnya

    Mendagri: Kesehatan Jadi Ukuran Keberhasilan Pembangunan

    Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut masalah kesehatan dan penanganannya merupakan ukuran keberhasilan sebuah pembangunan. Sebab, pe Selengkapnya

    Buatan Anak Bangsa, LRT Jabodebek Masuk Lintasan Harjamukti

    Menko Bidang Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan didampingi oleh Menteri Perhubungan Budi Karya memantau langsung prosesi pengangkatan kereta pe Selengkapnya