FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    13 01-2020

    287

    RI - Armenia Bahas Peningkatan Kerja Sama IT dan Fasilitas Bebas Visa Kunjungan

    Kategori Berita Pemerintahan | mth

    Abu Dhabi, Kominfo - Presiden Joko Widodo mengharapkan hubungan sejarah yang cukup lama antara Indonesia dan Armenia perlu didorong menjadi kerjasama yang saling menguntungkan. "Kami meminta agar kerja sama di bidang teknologi informasi (TI) dapat ditingkatkan dan menjadi salah satu prioritas kerja sama kedua negara," ujar Presiden dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Armenia, Armen Sarkissian, di Palace Suites, Hotel Emirates Palace, Abu Dhabi, Senin (13/01/2020) pagi.

    Dalam pertemuan itu Presiden telah mendengar bahwa industri teknologi informasi dan perusahaan rintisan berkembang cukup pesat di Armenia. “Industri start-up dan inovasi juga sedang berkembang di Indonesia dan masuk dalam 10 negara dengan jumlah unicorn terbanyak di dunia,” kata Presiden.

    Permintaan tersebut langsung disanggupi Presiden Armenia, Armen Sarkissian. “Tentu saja kami bersedia bekerja sama dengan Indonesia di bidang teknologi informasi. Bahkan pendidikan di kami telah berbasis teknologi informasi,” ujarnya.

    Presiden juga meminta agar Armenia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union). Free Trade Agreement ini sangat penting untuk memanfaatkan pasar besar Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia yang berjumlah sekitar 450 juta. Presiden menyampaikan,  pada Oktober tahun lalu Indonesia dan Komisi Ekonomi Eurasia telah menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) di Jakarta. “Ini langkah awal untuk memulai perundingan free trade agreement tersebut,” ucapnya.

    Sementara untuk meningkatkan hubungan people to people di antara kedua negara, Presiden meminta agar pemerintah Armenia memberikan fasilitas bebas visa bagi warga negara Indonesia. “Indonesia telah memberikan bebas visa untuk rakyat Armenia. Saya meminta pertimbangan agar Armenia juga dapat memberikan bebas visa bagi Indonesia. Saya yakin ini dapat mendekatkan hubungan people to people antara Indonesia dan Armenia,” kata Presiden.

    Menanggapi hal itu, Presiden Sarkissian menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjutinya. “Saya akan segera perintahkan pejabat yang berwenang untuk segera memproses bebas visa ini,” ucap Presiden Sarkissian.

    Dalam pertemuan itu Presiden Joko Widodo didampingi oleh Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis.

    Berita Terkait

    Pentingnya Kerja Sama Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Penanganan Covid-19

    Sinergi erat antara keduanya amat dibutuhkan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dari Covid-19 hingga ke daerah-daerah. Selengkapnya

    Cegah Covid-19 Makin Meluas dengan Kurangi Mobilitas dan Pembatasan Sosial

    Pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 yang lebih luas di tengah masyarakat menjadi hal yang paling utama. Selengkapnya

    Pemerintah Terus Tingkatkan Kapasitas dan Koordinasi Penanganan Covid-19

    “Karena itu, pemerintah juga sudah menambah sekarang ini rumah sakit, bukan hanya yang 132 tapi juga RS Swasta, RS BUMN, RS TNI/Polri,” Selengkapnya

    Mulai Jumat 20 Maret, Pemerintah Batasi Perlintasan Orang dari dan ke Indonesia

    Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan keterangan pers terkait sikap Pemerintah Republik Indonesia terhadap perlintasan orang dari d Selengkapnya