FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    07 02-2020

    75

    Pertahankan Heritage, Presiden: Renovasi Masjid Istiqlal Selesai Sebelum Ramadan

    Kategori Berita Pemerintahan | mth
    Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kiri), Menteri Agama Fachrul Razi (kiri), Mensesneg Pratikno (kanan), Direktur Utama PT Waskita Karya I Gusti Ngurah Putra (ketiga kiri) dan Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal Asep Saepudin (kedua kanan) meninjau renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, Jumat (7/2/2020). Presiden Joko Widodo berharap renovasi Masjid Istiqlal yang menggunakan anggaran sebesar Rp465 miliar itu dapat rampung pada April sehingga dapat digunakan maksimal saat Ramadhan dan Idul Fitri. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa renovasi Masjid Istiqlal sudah dimulai tahun yang lalu dan diharapkan sebelum Ramadan sudah selesai sehingga bisa dipakai.

    ”Ini adalah renovasi besar sejak 41 tahun yang lalu karena anggaran yang diperlukan untuk ini cukup gede, 475 miliar, yang itu dipakai untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, mengganti lighting, mengganti sound system, semuanya,” tutur Presiden usai meninjau proses renovasi Masjid Istiqlal, Provinsi DKI Jakarta, Jumat (07/02/2020).

    Perbaikan lainnya, lanjut Presiden, yakni menambah basement yang di depan ini, parkirnya basement-nya ditambah, sehingga nanti parkir tidak berada di area batas suci yang digunakan untuk salat. ”Sehingga memang juga pembangunan landscape di luar, jadi bukan hanya interior tapi eksterior semuanya dibangun. Sungai yang ada di lingkungan Istiqlal ini juga nanti akan semuanya diperbaiki sehingga tamannya menjadi lebih bagus lagi,” ujar Kepala Negara.

    Pada kesempatan tersebut, Presiden juga menjelaskan bahwa ada usulan untuk dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. ”Tadi sudah saya setujui,  sekalian. Sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi, tidak kelihatan berseberangan tapi silaturahmi terowongannya,” tambah Presiden ke-7 RI.

    Secara keseluruhan, Presiden melihat semua sudah kelihatan bersih, dipoles lantainya marmer, dindingnya marmer dipoles semua. ”Nanti sound-nya diganti, lighting-nya diganti, kemudian karpetnya diganti, tempat wudhu semuanya juga diperbaiki semuanya. Ini memang sebuah perbaikan total,” tambahnya.

    Proses penyelesaian secara menyeluruh, menurut Presiden, akan selesai pada bulan April 2020 sehingga saat salat Tarawih dapat digunakan. ”Memang banyak hal yang memang tidak bisa dikerjakan karena ini adalah heritage, ada warisan pusaka sehingga penggerjaannya memang hati-hati, harus hati-hati. Tidak boleh merusak, tidak boleh mengganti,” pungkas Presiden.

    Turut mendampingi Presiden dalam agenda peninjauan ini Menteri sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan Menteri Agama Fachrul Razi.

    Berita Terkait

    Protokol Kesehatan WHO Telah Dilalui, Presiden Minta Masyarakat Terima WNI dari Wuhan

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa proses protokol kesehatan dari World Health Organization (WHO) telah diikuti secara ketat bagi warga Selengkapnya

    MenpanRB Optimistis Reformasi Birokrasi Selesai 5 Tahun

    Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-Rebiro) Tjahjo Kumolo mengatakan terus mempercepat sistem reformasi bi Selengkapnya

    Dikoordinasikan oleh Menlu, Presiden Tegaskan Segera Evakuasi 243 WNI di Wuhan

    Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa kemarin (30/01/2020) sore telah diputuskan dalam Rapat Terbatas untuk segera mengevakuasi Warga Nega Selengkapnya

    Ucapkan Selamat Tahun Baru Imlek, Presiden: Semoga Kita Semua Makin Sejahtera

    Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2571 melalui akun media sosial yang diunggah hari ini, Sabtu (25/01/2019). Selengkapnya