FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    30 07-2020

    559

    Galang Solusi IoT untuk UMKM, Genjot Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi

    SIARAN PERS NO. 90/HM/KOMINFO/07/2020
    Kategori Siaran Pers

    Siaran Pers No. 90/HM/KOMINFO/07/2020

    Kamis, 30 Juli 2020

    Tentang

    Galang Solusi IoT untuk UMKM, Genjot Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi 

    Pemerintah mengembangkan kolaborasi dan kerja sama dengan ekosistem digital untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama Asosiasi Internet of Things (IoT) Indonesia tegah mengalang solusi berbasis IoT untuk yang dapat dimanfaatkan langsung oleh para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

    Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ismail mengatakan pemerintah bersedia menjembatani start up IoT atau makers IoT dengan pemangku kepentingan agar lebih dekat dengan pasar.

    “Kami bersedia untuk ketuk pintu, mau ke kementerian mana, BUMN mana, kami bersedia membantu makers IoT sehingga tidak hanya di tataran konsep, namun juga secara teknis agar IoT ini dapat memberikan solusi yang cepat bagi UMKM di Indonesia di tengah pandemi Covid-19 dan masa adaptasi kebiasaan baru ini,” ujarnya  dalam acara virtual Kelas Konsultasi IoT Device Makers Creation 2020, di Jakarta, Rabu (29/07/2020).

    Dirjen Ismail menekankan solusi IoT yang dapat langsung diaplikasikan di masyarakat menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, pengembangan IoT dapat diprioritaskan kepada pemberian solusi bagi UMKM, salah satunya melalui kegiatan IoT Makers Creation 2020 yang mengusung tema IoT for Resilience in The Face of Pandemics," jelasnya.

    "Covid-19 ini membuat kondisi jadi berubah, dan ada hal yang susah, namun di tengah kesusahan itu ada kesempatan. Solusi IoT saya yakin banyak manfaatnya karena didesain untuk dilakukan secara jarak jauh dan masif. Suatu teknologi yang solutif untuk membantu kita dalam konteks masalah Covid-19 dan membantu perekonomian nasional," tambahnya.

    Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia, Teguh Prasetya mengatakan ada tiga sektor IoT yang tumbuh pesat selama pandemi, yaitu kesehatan, pertanian, dan energi.

    "Pertama, digital healthcare ini dipaksa untuk tumbuh dengan demikian pesat, contohnya thermal detection yang sedang dibutuhkan oleh pasar ritel. Selanjutnya, remote monitoring di bidang pertanian juga tumbuh dengan pesat karena sulit mengirimkan orang sehingga data monitoring semuanya diambil dan dikirim dengan sensor-sensor IoT yang dibenamkan di sana," ujarnya.

    Teguh menambahkan bahwa peran asosiasi dan pemerintah saat ini saling bahu membahu sebagai fasilitator dan akselerator untuk mendorong kompetensi bidang IoT sesuai dengan visi ASIOTI untuk menciptakan ekosistem teknologi, khususnya inovasi IoT yang akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

    Group Head Enterprise Product and Marketing XL Axiata, Sharif Lukman Mahfoedz menjelaskan potensi IoT berkembang saat ini sangat besar selama solusi yang ditawarkan bisa menjawab kebutuhan perusahaan saat ini yang terbagi dalam tiga tahapan.

    Hal pertama, menurut Sharif berkaitan dengan solusi yang membantu perusahaan beroperasi secara efektif dan aman, karena bisnis harus bisa berjalan lancar di tengah era adaptasi kebiasaan baru dengan meningkatkan protokol kesehatan.

    “Kedua, solusi yang meningkatkan efisiensi karena perusahaan harus meningkatkan proses bisnis mereka untuk mengurangi biaya produksi, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan layanan,” ungkapnya.

    Ketiga, inovasi yang terukur dan inklusif karena semua sektor saat ini bermigrasi ke digital dan hal ini bisa dilakukan dengan menerapkan solusi IoT.

    "Banyak peluang menciptakan inovasi baru di tengah kebutuhan yang mendesak. Kami pun secara internal telah menerapkan berbagai solusi yang mendukung berjalannya kegiatan usaha dengan lebih efisien, aman, dan efektif," ujar Sharif.

    IoT Makers Creation merupakan kegiatan tahunan hasil kerja sama Kementerian Kominfo dengan Asosiasi IoT Indonesia. Tahun ini, IoT Makers Creation kembali digelar dengan kelas pelatihan dan kompetisi. Guna penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19, kelas pelatihan yang semula akan berlangsung di beberapa kota digantikan dengan kelas pelatihan dan konsultasi virtual.

    Kelas konsultasi merupakan kegiatan ketiga dari rangkaian IoT Makers Creation 2020. Selanjutnya, pada tanggal 12 Agustus akan dilaksanakan Kelas Konsultasi IoT Solutions Makers Creation 2020 IoT for Resilience in The Face of Pandemics dan Makers Creation 2020 IoT for Resilience in The Face of Pandemics: Kelas Konsultasi Bisnis dan Promosi IoT pada 26 Agustus mendatang.

    Ferdinandus Setu
    Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
    e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
    Telp/Fax : 021-3504024
    Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo
    website: www.kominfo.go.id

    Berita Terkait

    Siaran Pers No. 124/HM/KOMINFO/09/2020 tentang IoT Makers Creation 2020, Kominfo Apresiasi Solusi Lokal di Tengah Pandemi

    Kementerian Komunikasi dan Informatika mengapresiasi inovasi dan solusi lokal yang dikembangkan oleh peserta Internet of Things (IoT) Makers Selengkapnya

    Siaran Pers No. 123/HM/KOMINFO/09/2020 Tentang Menkominfo Apresiasi Peran Jurnalis Bangun Narasi Bangkit Melawan Covid-19 Lewat AJK 2020

    Jurnalis adalah salah satu garda terdepan dalam penanganan krisis pandemi Covid-19. Risiko yang ditanggungnya tak kalah dengan garda terdepa Selengkapnya

    Siaran Pers No. 122/HM/KOMINFO/09/2020 tentang Menkominfo Ajak Kembangkan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Digital

    Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengajak seluruh insan pos dan telekomunikasi serta ekosistem komunikasi dan informatika Selengkapnya

    Siaran Pers No. 121/HM/KOMINFO/09/2020 tentang Cerdaskan Bangsa, Kominfo Bangun Akses dan Dukung Program Kuota Data Internet

    Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan dukungan penuh pelaksanaan Kebijakan Bantuan Kuota Data Internet tahun 2020. Kebijakan it Selengkapnya