FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 02-2021

    120

    Presiden Instruksikan TNI dan Polri Dukung Penuh Kebijakan Penanganan Pandemi

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003

    Jakarta, Kominfo - Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pandemi Covid-19 dan dampak yang ditimbulkannya masih belum berakhir. Untuk itu, Kepala Negara meminta seluruh jajaran TNI dan Polri untuk terus aktif mendukung serta membantu penegakan kedisiplinan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

    “Saya perlu tegaskan bahwa krisis kesehatan akibat Covid-19 masih belum berakhir. Pertama, saya perintahkan kepada seluruh jajaran TNI dan Polri untuk terus aktif mendisiplinkan protokol kesehatan, mendisiplinkan 3M, dan aktif mendukung 3T,” ujar Presiden Presiden saat memberikan pengarahan kepada peserta Rapat Pimpinan TNI dan Polri Tahun 2021 yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/02/2021).

    Presiden juga menginstruksikan agar TNI dan Polri mendukung sekaligus mengupayakan agar penerapan pembatasan kegiatan masyarakat berskala mikro dapat berjalan dengan baik. Unit Babinsa yang dimiliki TNI dan Bhabinkamtibmas yang ada di Polri merupakan unit yang berada di tingkat desa sehingga kehadirannya amat diharapkan untuk menyukseskan kebijakan tersebut.

    “Kita harapkan semuanya bekerja terintegrasi. Kita harapkan rantai penularan Covid-19 cepat terputus dan krisis ini segera selesai,” ucapnya.

    Selain itu, Kepala Negara meminta Polri untuk turut mendukung pelaksanaan vaksinasi massal. Presiden mengatakan, vaksinasi massal tersebut dapat dilakukan di klaster-klaster tertentu yang dinilai memiliki aktivitas yang padat interaksi, seperti pasar, pusat layanan ekonomi, hingga ke perkampungan yang berada pada zona merah.

    Peran TNI dan Polri untuk memberikan dukungan dalam hal ini amat ditunggu mengingat kecepatan yang biasa ditunjukkan kedua pihak dalam merespons tiap kedaruratan yang muncul.

    Saat ini, pemerintah tengah mengupayakan agar 70 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 181,5 juta masyarakat dapat memperoleh suntikan dosis vaksin Covid-19 sesegera mungkin. Dengan target tersebut, diharapkan kekebalan komunal dapat terbentuk melalui proses vaksinasi massal secara gratis itu.

    “Saya juga minta TNI dan Polri mengawal distribusi pengamanan vaksin untuk menuju daerah-daerah,” imbuhnya.

    Adapun yang berkaitan dengan dampak pandemi dari sisi ekonomi, Presiden meminta agar TNI dan Polri turut serta berperan aktif dalam mendukung iklim usaha dan iklim investasi yang kondusif. Hal tersebut dikarenakan saat ini yang dibutuhkan adalah kesempatan kerja, peluang kerja, dan lapangan kerja yang banyak tergerus oleh pandemi Covid-19.

    “Perkokoh stabilitas politik dan keamanan, ini penting sekali. Berikan kepastian hukum. Karena, sekali lagi, iklim usaha itu, iklim investasi itu sangat penting karena akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi kita menjadi positif,” jelasnya.

    Berita Terkait

    Indonesia Ajak Perkuat Kerja Sama Internasional Pencegahan dan Penanggulangan Kejahatan

    Pemerintah Republik Indonesia mengajak negara anggota PBB untuk memperkuat kerja sama internasional pencegahan dan penanggulangan kejahatan. Selengkapnya

    Instansi Pembina Jabfung Wajib Lakukan Penyesuaian Substansi

    Menindaklanjuti transformasi jabatan struktural ke jabatan fungsional (jabfung), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Bir Selengkapnya

    Presiden: Pencegahan dan Mitigasi Kunci Utama Kurangi Risiko Bencana

    BNPB mencatat, dalam rentang waktu satu tahun dari Februari 2020 hingga Februari 2021, sedikitnya ada 3.253 bencana yang terjadi di Indonesi Selengkapnya

    Insentif Kendaraan Bermotor dan Properti Gairahkan Konsumsi dan Percepat Pemulihan Ekonomi

    Berbagai indikator tersebut menunjukkan peluang pemulihan ekonomi yang harus terus dijaga ritme akselerasinya. Untuk itu, Pemerintah memberi Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA