FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    19 07-2021

    344

    [HOAKS] Vaksinasi Covid-19 Merusak Genetika Tubuh dan Menyebabkan Kematian 2 Tahun Kemudian

    Kategori Hoaks | mth

    Penjelasan:

    Beredar sebuah pesan berantai pada platform WhatsApp yang menyebutkan bahwa setiap orang yang telah di vaksinasi Covid-19 akan meninggal dunia 2 Tahun kemudian. Selanjutnya, orang yang telah divaksin akan mengalami kerusakan genetik dan tidak bisa diselamatkan. Disebutkan pula bahwa Mahkamah Agung Amerika Serikat telah membatalkan vaksinasi Covid-19 secara massal disebabkan alasan tersebut.

    Faktanya, informasi pada pesan berantai tersebut bukan merupakan informasi resmi yang disampaikan pihak berwenang, seperti WHO. Klaim yang menyebutkan vaksin Covid-19 dapat merusak genetika adalah tidak benar, hal ini telah diklarifikasi oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 melalui situs resminya covid19.go.id yang mengatakan bahwa modifikasi genetik hanya bisa terjadi jika memasukkan DNA asing ke dalam inti sel manusia, sedangkan vaksin Covid-19 sama sekali tidak melakukan itu. Dilansir dari Cek Fakta medcom.id, terkait klaim yang menyebutkan Amerika Serikat membatalkan vaksinasi Covid-19 secara massal akibat vaksin di anggap tidak aman adalah hoaks. Pemerintah Amerika Serikat tidak mewajibkan vaksinasi universal dan Mahkamah Agung juga belum mempertimbangkan masalah ini.

    KATEGORI: HOAKS

    Link Counter:

    Berita Terkait

    [HOAKS] Video Satpam Uji Coba Air Keran dengan Alat Swab Antigen dan Hasilnya Positif

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Vaksin Covid-19 Mengandung Grafena Oksida

    Selengkapnya

    [HOAKS] Surat Edaran Mengatasnamakan Ditjen PHU Kementerian Agama

    Selengkapnya

    [DISINFORMASI] Barcode pada Vaksin Covid-19 Mengontrol Manusia sampai Mati

    Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA