FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    25 08-2021

    618

    PeduliLindungi Jaga Keamanan Masyarakat yang Beraktivitas di Luar Rumah

    Kategori Berita Pemerintahan | doni003
    Pengunjung melakukan pemindaian kode batang melalui aplikasi PeduliLindungi saat akan memasuki pusat perbelanjaan Grand Mall Solo di Jawa Tengah, Senin (23/08/2021). Pengelola mal mulai melakukan sosialisasi kepada pengunjung saat memasuki pusat perbelanjaan dengan syarat wajib menunjukkan hasil vaksinasi Covid-19 melalui aplikasi PeduliLindungi sebagai upaya mendukung program Pemerintah untuk pencegahan penyebaran Covid-19. - (antarafoto)

    Jakarta, Kominfo - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi segera diberlakukan pada sejumlah aktivitas masyarakat. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, hal ini menyusul diturunkannya level berbagai daerah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo baru-baru ini.

    Menurutnya aplikasi ini akan digunakan sebagai skrining kesehatan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah. Diketahui aplikasi PeduliLindungi dirancang pemerintah dan bisa diunduh pada penyedia layanan aplikasi smartphone. Aplikasi ini memiliki berbagai fitur yang menjaga keamanan pengguna dari bahaya COVID-19 hingga kebutuhan administrasi lainnya.

    Ujicoba pertama direncanakan pada pertandingan sepakbola Liga 1 yang akan digelar di provinsi ibukota DKI Jakarta. Pemerintah akan melakukan uji coba penerapan protokol kesehatan pada pertandingan sepakbola yang berlangsung pada 27 - 29 Agustus 2021 di DKI Jakarta sebanyak 3 pertandingan. Dan untuk mendukung pertandingan aman dari COVID-19, penonton tidak diperkenankan hadir langsung di stadion atau menggelar acara nonton bareng.

    "Untuk menjamin keamanan, seluruh pemain termasuk official, kru media dan staf pendukung wajib melakukan skrining kesehatan melalui sistem PeduliLindungi," Wiku dalam Keterangan Pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (24/08/2021). 

    Selain ini, penggunaan aplikasi ini juga akan diterapkan untuk skrining kesehatan kepada pegawai dan pengunjung yang masuk di sektor logistik, transportasi dan distribusi terutama yang bergerak pada kebutuhan pokok, makanan dan minuman serta penunjangnya termasuk hewan ternak dan peliharaannya, pupuk atau petro kimia semen dan bahan bangunan, konstruksi dan utilitas dasar. 

    "Sedangkan untuk sektor esensial akan menggunakan sistem ini setelah mendapat rekomendasi dari kementerian teknis pembinanya," pungkas Wiku.

    Berita Terkait

    PeduliLindungi Dapat Digunakan Pemegang Kartu Vaksin Luar Negeri

    Kementerian Kesehatan meluncurkan fitur baru pada aplikasi PeduliLindungi agar warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yan Selengkapnya

    Penanganan Pandemi Terus Membaik, Tidak Ada Provinsi Level 4 di Luar Jawa-Bali

    Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, meskipun periode Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Selengkapnya

    Tokoh Agama dan Masyarakat Papua Antusias Sambut PON XX

    Ketua Persatuan Gereja-Gereja Papua (PGGP), Pendeta MPA Maury menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan berharap PON bisa berlangsung ama Selengkapnya

    Aplikasi PeduliLindungi Aman, Dugaan Kebocoran Data pada Aplikasi e-HAC Yang Lama

    ''Dugaan kebocoran ini tidak terkait dengan aplikasi e-HAC yang ada di aplikasi PeduliLindungi, dan saat ini tengah dilakukan investigasi da Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA