FAQ  /  Tautan  /  Peta Situs
    15 11-2021

    72

    Kominfo Siapkan Tiga Agenda DEWG dalam Presidensi G20 2022

    Kategori DEWG-G20 | mth
    Menkominfo Johnny G. Plate, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dan Wamen Parekraf Angela Tanoesoedibjo dalam Rapat Koordinasi Media dan Komunikasi G20 di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (15/11/2021). - (Berto)

    Jakarta Pusat, Kominfo - Kementerian Komunikasi dan Informatika menyiapkan dukungan untuk Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022. Menteri Kominfo Johnny G. Plate menyatakan telah menyiapkan agenda dalam Digital Economy Working Grup (DEWG). 

    “Ada tiga agenda Kominfo, satu post covid recovery dan konektivitas, kedua literasi digital dan ketiga cross-border data flows with trust,” paparnya dalam Rapat Koordinasi Media dan Komunikasi G20 di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Senin (15/11/2021).

    Ketiga agenda itu menurut Menteri Johnny menjadi isu bahasan dalam Digital Economy Working Grup sesuai dengan tema Presidensi G20 Indonesia “Recover Together Recover Stronger”. 

    “Namun demikian, belum bisa memastikan apakah hal itu akan menjadi isu utama atau tidak karena masih membutuhkan pembahasan dari perwakilan negara anggota G20,” ungkapnya.

    Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, Menkominfo menekankan arti penting resiliensi dan daya tahan Indonesia di tengah pandemi Covid-19. 

    “Kalau ini jelas capaian-capaiannya, salah satu yang harus kita tahan saat ini jangan sampai terjadi gelombang ketiga (Covid-19). Karena itu memang pesan kuncinya resiliensi dan daya tahan di tengah pandemi,” tandasnya.

    Menurut Menteri Johnny, isu lainnya yang juga menjadi perhatian bersama terkait makna dan keuntungan dari Presidensi G20 adalah percepatan dan pemulihan di seluruh bidang, baik di sektor keuangan maupun non keuangan. 

    “Jadi sangat luas yang diminta oleh Presiden, sehingga ini barangkali yang menjadi perhatian kita terkait dengan pesan-pesan kunci. Maka kerja bersama kita yang harus kita atur disamping pekerjaan harian yang kita lakukan,” ujarnya.

    Dalam rapat tersebut, turut hadir Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko; Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; dan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara II, Kartika Wirjoatmodjo.  

    Sementara itu, Menteri Johnny didampingi Sekretaris Jenderal, Mira Tayyiba; Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Usman Kansong; Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, dan Staf Khusus Menkominfo Dedy Permadi.

    Estafet Presidensi G20

    Presiden Joko Widodo menerima estafet keketuaan atau presidensi G20 dari Italia saat penutupan KTT G20 Roma yang berlangsung di La Nuvola, Roma, Italia, Minggu (31/10/2021) lalu.

    Perdana Menteri Italia Mario Draghi secara simbolis menyerahkan palu kepada Presiden yang kemudian mengetukkan palu tersebut. Presiden menjelaskan presidensi G20 Indonesia akan mendorong upaya bersama untuk pemulihan ekonomi dunia dengan tema besar “Recover Together, Recover Stronger”. Pertumbuhan yang inklusif, people-centered, serta ramah lingkungan dan berkelanjutan, menjadi komitmen utama kepemimpinan Indonesia di G20.

    Presiden secara langsung mengundang para pemimpin dunia yang hadir untuk melanjutkan diskusi pada KTT G20 di Indonesia yang rencananya digelar di Bali pada 30 s.d. 31 Oktober 2022.

    Berita Terkait

    Tiga Isu Prioritas DEWG Presidensi G20 Indonesia 2022

    Isu prioritas ini berangkat dari pemahaman bahwa untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dari ekonomi digital perlu melibatk Selengkapnya

    Tentang Presidensi G20 Indonesia 2022

    Tema Presidensi G20 Indonesia 2022: "Recover Together, Recover Stronger". Melalui tema tersebut, Indonesia ingin mengajak seluruh dunia untu Selengkapnya

    SOROTAN MEDIA