FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
16 02-2017

3067

Pelatihan dan Sertifikasi Nasional Berbasis Standard Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) Bidang Informatika Tahun 2017

SIARAN PERS NO. 26/HM/KOMINFO/02/2017
Kategori Siaran Pers | noor.iza

SIARAN PERS KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

NO. 26/HM/KOMINFO/02/2017
Tentang
Pelatihan dan Sertifikasi Nasional Berbasis Standard Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) Bidang Informatika Tahun 2017

Dalam rangka memastikan kompetensi angkatan kerja muda di bidang Informatika, Kementerian Kominfo melalui Pusat Pengembangan Literasi dan Profesi SDM Informatika memfasilitasi kegiatan pelatihan dan sertifikasi angkatan kerja muda bidang Informatika. Pembuktian kompetensi SDM bidang Kominfo yang sesuai dengan SKKNI dilakukan dengan ujian sertifikasi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) bidang Kominfo di Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang menjadi mitra. Sertifikat kompetensi SKKNI dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Tujuan dilaksanakannya pelatihan dan sertifikasi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang informatika untuk meningkatkan kompetensi SDM bidang informatika di dunia industri informatika nasional pada khususnya, dan untuk bersaing di dunia internasional pada umumnya.
Manfaat bagi para peserta mendapatkan keahlian dibidangnya melalui uji kompetensi (sertifikasi). Kegiatan fasilitasi sertifikasi nasional diselenggarakan dalam bentuk pemberian materi pengantar sebagai bahan penyegaran kembali terhadap topik yang akan diujikan, dan kemudian dilanjutkan dengan ujian sertifikasi.
Angkatan kerja muda bidang Informatika yang akan ikut serta dalam pelatihan dan sertifikasi sebanyak 75 orang dengan kualitas minimal lulusan D1, D2 dan D3 yang saat ini belum bekerja dan tidak sedang melanjutkan pendidikan.
1. Lulusan SMK : Nilai Akhir rata-rata minimal 70 dari skala 100 ( Baik )
2. Lulusan D1/D2/D3 : Index Prestasi Kumulatif ( IPK ) 3.00 dari skala 4.00 (Baik)

Untuk bulan Februari akan diadakan di 2 (dua) kota antara lain:
1. Kota Palembang (22 s/d 24 Februari 2017). CP Bapak Jarwo Telp: 021-3846189
Dengan bidang keahlian: Junior Programer / Junior Web Programmer, Network Technician dan/atau Junior Office Operator
2. Kota Banjarmasin (28 Februari s/d 02 Maret 2017). CP Bapak Achmad Yansyuru, Telp: 021-3846189
Dengan bidang keahlian: Operator Komputer Junior, Desain Grafis Junior dan/atau Junior Programer

Kegiatan ini bekerjasama dengan LSP ( Lembaga Sertifikasi Profesi ) LSP TIK http://www.lsptik.or.id kategori P 3.
Pendaftaran kepesertaan langsung di Website LSP masing-masing sesuai dengan lokasi kota yang dijadikan TUK ( Tempat Uji Kompetensi ) atau ke Pusat Pengembangan Literasi dan Profesi SDM Informatika, Kementerian Kominfo Jln.Merdeka Barat No.9 Gedung Belakang Lantai 4 atau membuka https://litprofinformatika.kominfo.go.id atau telp dan fax ke 021-3846189.

Jakarta, Februari 2017
Plt Kepala Biro Humas
Noor Iza
*
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo (Noor Iza, email :nooriza@kominfo.go.id) (HP.0811.978.1518 tel fax :021-3504024)

Berita Terkait

Siaran Pers No. 131/HM/KOMINFO/08/2017 Tanggal 20 Agustus 2017 tentang Sekolah Tinggi Multimedia Berhasil Menyelenggarakan Multimedia Training Course for Pacific Countries

Direktorat Kerjasama Teknik, Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Multimedia (STMM) “MMTC” Yogyakarta telah menyel Selengkapnya

Siaran Pers No. 129/HM/KOMINFO/08/2017 Tentang 1.100 Peserta Akan Mengikuti Kontes Born to Protect pada 19 Agustus 2017

Ajang Pemenuhunan SDM Cybersecurity dengan skill dan kapabilitas yang baik digelar pada Sabtu besok 19 Agustus 2017 yaitu Born To Protect un Selengkapnya

Siaran Pers No. 127/HM/KOMINFO/08/2017 tentang Menteri Kominfo Meresmikan 17 BTS Wilayah 3T Berfitur 4G dari Pulau Alor

Selengkapnya

Siaran Pers No. 124/HM/KOMINFO/08/2017 tentang Program Kompetisi Nasional Born to Protect di 10 Kota Indonesia

BORN TO PROTECT adalah sebuah program dengan aktifitas terpadu untuk menjaring gladiator-gladiator muda di bidang Cyber security yang dihara Selengkapnya

comments powered by Disqus