FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
13 12-2018

139

Jadikan Bonus Demografi Keunggulan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

SIARAN PERS NO. 315/HM/KOMINFO/12/2018
Kategori Siaran Pers

Siaran Pers No. 315/HM/KOMINFO/12/2018

Kamis, 13 Desember 2018

Tentang

Jadikan Bonus Demografi Keunggulan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia


Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia memiliki keunggulan di berbegai sektor, salah satunya peningkatan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan akan menjadi negara ekonomi terbesar di dunia. Secara khusus, Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya mendorong pertumbuhan eksosistem Internet of Things (IoT) sebagai untuk mendukung pengembangan potensi bonus demografi itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kominfo Rudiantara saat menjadi Keynote Speaker sekaligus meresmikan kegiatan Gathering IoT Goes to Market dan Musyawarah Nasional (Munas) ke-1 Asosiasi IoT Indonesia di Auditorium Menara Merdeka, Jakarta, Kamis (13/12/2018).

“Kita punya kesempatan yang besar, kita bicara ke depannya pada tahun 2020 dan seterusnya, Indonesia memiliki kesempatan menjadi negara ekonomi terbesar di dunia mengalahkan negara seperti Jepang, tahun 2045 kita nomor lima dan tahun 2050 kita bisa berada di nomor empat,” kata Rudiantara.

Rudiantara menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi tersebut berdasarkan bonus demografi masyarakat Indonesia yang dapat membantu meningkatkan daya saing di bidang ekonomi. Bonus demografi tersebut, menurut Rudiantara harus dimanfaatkan untuk menjawab kesejahteraan masyarakat.

“Kenapa target pertumbuhan ekonomi kita akan naik terus, karena kita punya bonus demografi, jumlah masyarakat Indonesia yang jauh lebih banyak dari negara-negara lain, jadi kalau mau ekonomi kita baik, kita manfaatkan populasi kita,” jelas Rudiantara.

Menurut Menteri Kominfo,untuk menuju persaingan global khususnya di bidang ekonomi, peran pemerintah salah satunya melalui Kemkominfo tidak hanya sebagai regulator tapi juga sebagai fasilitator dan akselerator.

“Ini bagian dari memfasilitasi berbagai ekosistem dalam pemerintahan, mulai dari jajaran Dirjen dan bawahannya, bahkan perannya juga untuk mengakselerasi. Jadi sebagai regulator pindah menjadi fasilitator dan juga sebagai akselerator. Tiga peran ini harus berjalan bersama,” ujar Rudiantara.

Pemerintah memfasilitasi dan menyiapkan sumberdaya manusia atau ekosistem sebagai fasilitator dan juga akselerator untuk mengembangkan semua sektor yang dimiliki. Menteri Rudiantara mencontohkan upaaya pemerintah untuk menumbuhkembangkan ekosistem IoT.

“Ini semua harus berubah dan waktunya kita gunakan untuk memfasilitasi dan mengakselerasi, salah satunya melaui IoT ini, caranya adalah pemerintah memfasilitasi dan memperdayakan ekosistem, tanpa ekosistem yang kuat juga tidak akan berjalan dengan baik,” tutup Rudiantara.

Rudiantara berharap dengan adanya IoT akan dapat dimanfaatkan untuk berbagai sektor maupun perusahaan yang membutuhkan teknologi digital.  

“Mudah-mudah IoT kita bisa berjalan lancar, pemanfaatannya untuk sektor-sektor dan berbagai macam aplikasi yang kita miliki agar kedepannya dalam setiap pelaksanannya sangat membutuhkan teknologi ini untuk kita berdayakan,” ungkap Rudiantara.

Saat ini, Kementerian Kominfo tengah menyiapkan sejumlah regulasi yang akan menjadi pedoman bagi pemanfaatan teknologi IoT dan aplikasinya di Indonesia. Dalam waktu dekat regulasi itu agar pemanfaatan teknologi IoT dapat memberikan nilai tambah dalam kehidupan sehari-hari.** 

Ferdinandus Setu
Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo
e-mail: humas@mail.kominfo.go.id
Telp/Fax : 021-3504024
Twitter @kemkominfo FB: @kemkominfo IG: @kemenkominfo
website: www.kominfo.go.id


Berita Terkait

Siaran Pers No. 15/HM/KOMINFO/01/2019 tentang Bangun Infrastruktur Tol Informasi dari Pinggiran dengan Skema KPBU

Menteri Sri Mulyani Indrawati menyatakan pembangunan jaringan kabel serat optik untuk akses internet cepat Palapa Ring menjadi bukti nyata p Selengkapnya

Siaran Pers No. 14/HM/KOMINFO/01/2019 tentang Menkominfo dan Menkeu Akan Uji Coba Jaringan Palapa Ring Tengah untuk Layanan Pajak dan Kesehatan

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kepulauan Sa Selengkapnya

Siaran Pers No. 13/HM/KOMINFO/01/2019 tentang Bukukan Pendapatan Rp2,9 T, BAKTI Jadi BLU Terbesar Kedua

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) tercatat sebagai Badan Layanan Umum (BLU) dengan pendapatan terbesar kedua pada tah Selengkapnya

Siaran Pers No. 12/HM/KOMINFO/01/2019 Tentang Pembatasan Hak Akses Rekaman Telekomunikasi Wujud Pengakuan dan Perlindungan Hak Pribadi

Pemerintah menyatakan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi telah memberikan pengakuan dan perlindungan atas hak pribadi. Selengkapnya