FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
10 11-2017

130

Tutup Konten Porno di WhatsApp, Polisi Surati Kementerian Komunikasi dan Informatika

Kategori Sorotan Media | Evita Devega

"Kepolisian sudah berkomunikasi dengan Kemenkominfo. Kami menyurati konten konten porno itu untuk didelete," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017).

Aplikasi WhatsApp menjadi sorotan akhir-akhir ini karena muncul konten pornografi. Konten tersebut meresahkan warga karena konten tersebut sangat menganggu dan tidak pantas untuk dilihat.

 

Kepolisian mengaku sedang menyelidiki untuk mencari tahu siapa orang pertama yang mengunggah GIF porno tersebut ke WastsApp.

 

"Penyidik masih bekerja, siapa sih yang mengunggah, mengupload (sehingga) semua orang bisa mengakses itu," imbuhnya.

 

Argo mengimbau, pihaknya ingin agar konten itu tak disebar luaskan, karena dikhawatirkan bisa dilihat oleh anak-anak di bawah umur.

 

"Kami berharap agar upload itu, jangan dishare ke temen temen atau ke mana mana. Jangan sampai kalau kita share kemana-mana, ada yang melihat itu," tukasnya.

Sumber: https://news.okezone.com/read/2017/11/06/337/1809283/tutup-konten-porno-di-whatsapp-polisi-surati-kementerian-komunikasi-dan-informatika

Berita Terkait

Beasiswa S2 Luar Negeri Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2018

Kementerian Komunikasi dan Informatika memanggil pemuda-pemudi terbaik tanah air untuk mengikuti Seleksi Beasiswa Pendidikan S2 Luar Negeri Selengkapnya

120 Ribu Situs Porno akan Dihapus Kemenkominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bakal mengeksekusi konten-konten negatif yang terjaring AIS. Selengkapnya

RI Tawarkan Proyek Satelit Komunikasi ke 100 Calon Investor

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menawarkan proyek Satelit Multifungs Selengkapnya

Ini kinerja Kominfo di bidang Pos dan Informatika

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Ditjen PPI) telah menghasi Selengkapnya