FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
10 11-2017

357

Tutup Konten Porno di WhatsApp, Polisi Surati Kementerian Komunikasi dan Informatika

Kategori Sorotan Media | Evita Devega

"Kepolisian sudah berkomunikasi dengan Kemenkominfo. Kami menyurati konten konten porno itu untuk didelete," ujar Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017).

Aplikasi WhatsApp menjadi sorotan akhir-akhir ini karena muncul konten pornografi. Konten tersebut meresahkan warga karena konten tersebut sangat menganggu dan tidak pantas untuk dilihat.

 

Kepolisian mengaku sedang menyelidiki untuk mencari tahu siapa orang pertama yang mengunggah GIF porno tersebut ke WastsApp.

 

"Penyidik masih bekerja, siapa sih yang mengunggah, mengupload (sehingga) semua orang bisa mengakses itu," imbuhnya.

 

Argo mengimbau, pihaknya ingin agar konten itu tak disebar luaskan, karena dikhawatirkan bisa dilihat oleh anak-anak di bawah umur.

 

"Kami berharap agar upload itu, jangan dishare ke temen temen atau ke mana mana. Jangan sampai kalau kita share kemana-mana, ada yang melihat itu," tukasnya.

Sumber: https://news.okezone.com/read/2017/11/06/337/1809283/tutup-konten-porno-di-whatsapp-polisi-surati-kementerian-komunikasi-dan-informatika

Berita Terkait

10 to 90 Jadi Pola Komunikasi di Dunia Maya

Jakarta - London School of Public Relations (LSPR) Jakarta melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarak Selengkapnya

Telepon Disadap dan Chat di WhatsApp Dipantau Pemerintah, Hoaks atau Fakta

Di media sosial dan aplikasi banyak beredar pesan berantai yang mengatakan segala aktivitas pengguna ponsel akan disadap dan dipantau oleh B Selengkapnya

Begini Kondisi Terakhir Pemulihan Layanan Telekomunikasi Pasca Gempa di Lombok

Kementerian Komunikasi dan Informatika bersama operator telekomunikasi terus melakukan pemantauan dan pemulihan jaringan telekomunikasi di P Selengkapnya

Gempa Lombok, Penyedia Komunikasi Data Pasang Antena Penerima Sinyal

Gempa bumi yang menggetarkan Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 5 Agustus dan Kamis, 9 Agustus 2018, turut membuat penyedia komunikas Selengkapnya