FAQ  /   Tautan  /   Peta Situs
27 04-2018

387

Umumkan Data Rekonsilasi Kartu Prabayar, Ombudsman Apresiasi Kominfo

Kategori Sorotan Media | Diani Hutabarat
Anggota Ombudsman Republik Indonesia Ahmad Alamsyah Saragih - Antara/Reno Esnir

Bisnis.com, JAKARTA – Ombudsman mengapresiasi langkah Kementerian Komunikasi dan Informatika yang telah mengeluarkan rekonsilasi data registrasi kartu prabayar. Data yang dikeluarkan tersebut merupakan hasil rekonsilasi Dukcapil dan operator telekomunikasi.

Alamsyah Saragih, Komisioner Ombudsman, mengatakan langkah registrasi dan pembenahan data rekonsilasi jumlah kartu prabayar yang dilakukan oleh Kominfo sudah benar dan sesuai dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Ombudsman.

Menurutnya, data rekonsilasi yang dikeluarkan oleh Kominfo tersebut sudah sesuai dengan kenyataan.

"Ombudsman sangat mengapresiasi langkah transparansi yang dilakukan oleh Kominfo. Pengumuman data rekonsilasi itumembuktikan Menkominfo sudah sesuai dengan prinsip dan asas keterbukaan informasi yang diamanahkan dalam UU. Keterbukaan informasi dan penyampaian data yang benar merupakan penerapan good government di pemerintah," ujarnya dalam keterangan resmi pada Kamis (26/04/2018).

Alamsyah berharap menjelang 1 Mei yang menjadi rengat waktu terakhir rekonsilasi data registrasi prabayar, Kominfo dapat terus secara periodik menginformasikan perkembangan data pelanggan kepada masyarakat. Tujuannya agar kepercayaan publik terhadap Kominfo dan industri telekomunikasi nasional menjadi lebih baik lagi.

"Ombudsman mendukung langkah Kominfo untuk melakukan transparansi informasi khususnya dalam hal registrasi prabayar. Itu merupakan salah satu tugas Kominfo yaitu sebagai government public relation," ujar Alamsyah.

Dia melanjutkan memang dalam data rekonsilasi yang dikeluarkan oleh Kominfo tersebut menunjukkan adanya penurunan jumlah pelanggan prabayar operator telekomunikasi. Namun, penurunan jumlah pelanggan tersebut adalah suatu yang wajar.

"Dengan adanya registrasi prabayar yang benar, efisiensi industri dapat tercapai. Sekarang seluruh stakeholder telekomunikasi harus diajak untuk memikirkan bisnis telekomunikasi kedepannya. Jangan terus berkutak-katik pada peningkatan jumlah pelanggan," tambahnya.

 

Sumber: Bisnis.com

Berita Terkait

Registrasi Kartu Prabayar Sehatkan Industri Telekomunikasi

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika, Ferdinandus Setu, menyampaikan, ke Selengkapnya

Operator-Dealer Tak Taat Regulasi Prabayar Pasti Dicokok Bareskrim

JAKARTA - Meski Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) sudah mengeluarkan Surat Edaran BRTI No 01 tahun 2018 dan Surat Ketetapan BRT Selengkapnya

Mulai Awal 2019, Pelanggar Registrasi Kartu SIM Prabayar Akan Diblokir

Komisioner Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), I Ketut Prihadi Kresna Murti mengatakan bahwa masih banyak pelanggaran registrasi Selengkapnya

Gunakan Data Tidak Benar saat Registrasi Kartu SIM Prabayar, Siap-siap Nomor Diblokir Awal 2019

Nomor kartu SIM prabayar seperti Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Smartfren, Tri, hingga Axis akan diblokir jika ketahuan melanggar ketentuan Selengkapnya